Kejuaraan Daerah (Kejurda) Funakoshi Karate Piala Danlanud Soewondo menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor membangun generasi muda di Sumatera Utara

Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Funakoshi Karate Piala Danlanud Soewondo


FORMOSA NEWS- Medan — Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Funakoshi Karate Piala Danlanud Soewondo menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, TNI Angkatan Udara melalui Lanud Soewondo, serta sejumlah dinas terkait dalam upaya pembinaan generasi muda melalui olahraga dan pendidikan karakter.

Kejurda yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Basket Sioux, Lanud Soewondo, Medan, Sabtu – Minggu (7 -  8 Februari 2026), dibuka langsung oleh Komandan Lanud Soewondo Tiopan Hutapea & Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Kegiatan ini diikuti oleh 415 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Sumut, yang mayoritas berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Gubernur Bobby Nasution menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pertahanan, serta perangkat dinas menjadi kunci dalam menciptakan ruang pembinaan yang menyentuh aspek fisik, mental, dan karakter generasi muda.

“Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kerja bersama. Kejuaraan olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang pendidikan karakter, kedisiplinan, dan kesiapan mental generasi muda,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen mendukung kegiatan pembinaan olahraga yang terintegrasi dengan sektor pendidikan dan kepemudaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Komandan Lanud Soewondo Tiopan Hutapea menegaskan bahwa Lanud Soewondo membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami percaya pembinaan generasi muda membutuhkan peran bersama. Melalui kejuaraan ini, Lanud Soewondo bersinergi dengan Pemprov Sumut dan dinas terkait untuk menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan saling menghormati,” kata Tio.

Dukungan terhadap kejuaraan ini juga datang dari perangkat daerah yang hadir, seperti Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Dinas Pendidikan Sumut, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, yang turut berperan dalam pembinaan atlet pelajar, dukungan program kepemudaan, hingga penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Sumut juga menyatakan akan menambah hadiah bagi para juara di sejumlah kelas pertandingan. Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari peserta dan ofisial sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap prestasi dan motivasi atlet muda.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengda Funakoshi Sumut, H. Ahmad Deni, S.E., S.Pd., M.Si., M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari Lanud Soewondo, Pemprovsu dan semua pihak yang turut berpartisipasi. Ia berharap ajang ini dapat menjadi benteng positif bagi remaja untuk menghindari perilaku negatif seperti aksi begal dan tawuran.

"Melalui karate, kita bentuk karakter generasi muda yang tangguh dan mandiri. Saya berpesan kepada seluruh karateka, tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan penuh martabat," ujar Ahmad Deni.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sumut Mahfullah, serta Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga.

Penulis: Parlin Marbun

Posting Komentar

0 Komentar