Beberapa Solusi untuk Mengembangkan Sumber Daya Manusia Berkualitas Tinggi dalam Konteks Percepatan Industrialisasi di Vietnam


Ilustrasi by AI 

Ho Chi Minh- Vietnam menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi sebagai fondasi utama dalam mempercepat industrialisasi dan memperkuat daya saing nasional. Strategi ini dibahas secara mendalam oleh Nguyen Thi Diep, akademisi dari Hoa Sen University, dalam artikel ilmiah yang terbit pada 2026 di International Journal of Applied and Advanced Multidisciplinary Research.

Artikel tersebut menyoroti bagaimana Vietnam, di tengah globalisasi dan Revolusi Industri 4.0, menghadapi tantangan serius dalam menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi juga unggul secara kualitas. Temuan ini menjadi penting karena Vietnam sedang menikmati bonus demografi—jumlah penduduk usia produktif yang besar—yang dapat menjadi kekuatan ekonomi jangka panjang jika dikelola dengan tepat.

Bonus Demografi dan Tantangan Kualitas

Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam tumbuh cepat sebagai basis manufaktur dan industri baru di Asia Tenggara. Arus investasi asing meningkat, terutama di sektor industri pengolahan, elektronik, dan teknologi. Namun, menurut Diep, pertumbuhan ekonomi yang pesat ini menuntut kualitas tenaga kerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan era sebelumnya.

SDM berkualitas tinggi tidak hanya diukur dari tingkat pendidikan formal. Artikel ini menegaskan bahwa tenaga kerja unggul adalah mereka yang memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi, keterampilan profesional yang relevan, kreativitas, etika kerja, serta kesiapan bekerja dalam lingkungan global dan multikultural. Tanpa kombinasi tersebut, industrialisasi berisiko terjebak pada sektor bernilai tambah rendah.

Bagaimana Kajian Ini Dilakukan

Alih-alih mengandalkan survei lapangan tunggal, Diep menggunakan pendekatan kajian kebijakan dan analisis komparatif. Berbagai dokumen pemerintah, data statistik nasional, serta literatur akademik internasional dianalisis untuk memetakan kondisi aktual SDM Vietnam dan tantangan struktural yang dihadapi.

Pendekatan ini memungkinkan penulis melihat pengembangan SDM sebagai sebuah sistem yang saling terkait antara pendidikan, pasar kerja, kebijakan negara, dan dinamika ekonomi global. Dengan cara ini, artikel tidak hanya menggambarkan kondisi Vietnam, tetapi juga menempatkannya dalam konteks internasional.

Temuan Utama: Kesenjangan Pendidikan dan Industri

Salah satu temuan kunci dalam artikel ini adalah adanya kesenjangan nyata antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia usaha. Meskipun proporsi tenaga kerja terlatih di Vietnam terus meningkat, kualitas dan kesesuaian keterampilan masih menjadi persoalan utama.

Beberapa poin penting yang disoroti antara lain:

  • hanya sekitar 30 persen lulusan perguruan tinggi yang langsung memenuhi kebutuhan pekerjaan,

  • penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, masih rendah,

  • keterampilan nonteknis seperti komunikasi, kerja tim, dan pemecahan masalah belum optimal,

  • distribusi tenaga kerja terampil antarwilayah masih timpang.

Kondisi ini berdampak pada produktivitas nasional yang masih tertinggal dibandingkan negara-negara maju di kawasan Asia.

Mengapa SDM Berkualitas Sangat Menentukan

Artikel ini menekankan bahwa SDM berkualitas tinggi memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi. Tenaga kerja terampil mampu meningkatkan produktivitas, mempercepat adopsi teknologi, dan mendorong inovasi industri. Selain itu, ketersediaan SDM unggul menjadi faktor penting bagi investor asing dalam menentukan lokasi investasi.

Diep juga menunjukkan bahwa SDM berkualitas memperkuat kemampuan Vietnam dalam menyerap dan mengembangkan teknologi impor. Tanpa tenaga ahli yang memadai, transfer teknologi hanya akan berhenti pada tahap penggunaan, bukan penguasaan atau pengembangan lanjutan.

Tantangan Besar: Brain Drain dan Keterampilan Digital

Selain kesenjangan keterampilan, artikel ini menyoroti fenomena brain drain. Banyak lulusan terbaik dan tenaga ahli memilih bekerja di luar negeri atau di perusahaan multinasional karena peluang karier dan insentif yang lebih menarik. Kondisi ini mengurangi kapasitas inovasi nasional dan mempersempit basis talenta domestik.

Tantangan lain adalah keterbatasan tenaga kerja dengan keterampilan teknologi maju, seperti kecerdasan buatan, analitik data, dan teknologi digital. Padahal, sektor-sektor inilah yang menjadi tulang punggung industri masa depan.

Rekomendasi Kebijakan: Pendidikan, Industri, dan Negara Harus Sejalan

Artikel ini menawarkan sejumlah solusi strategis yang dinilai realistis. Reformasi pendidikan menjadi agenda utama, terutama dengan menggeser kurikulum ke arah berbasis kompetensi dan praktik. Pendidikan vokasi dan pelatihan teknis perlu diperkuat agar lulusan siap masuk dunia kerja.

Kolaborasi antara universitas dan industri juga dipandang krusial. Dunia usaha diharapkan terlibat aktif dalam penyusunan kurikulum, penyediaan program magang, dan pelatihan bersama. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis.

Selain itu, peningkatan penguasaan bahasa asing dan keterampilan nonteknis harus menjadi prioritas lintas jenjang pendidikan. Pemerintah juga perlu merancang kebijakan yang mampu menarik dan mempertahankan talenta berkualitas, termasuk melalui lingkungan kerja yang mendukung inovasi dan pengembangan karier.

Relevansi Lebih Luas

Meski berfokus pada Vietnam, temuan artikel ini relevan bagi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, yang menghadapi tantangan serupa. Bonus demografi, transformasi digital, dan tuntutan industri global menuntut investasi jangka panjang pada kualitas manusia, bukan hanya pembangunan fisik.

Pesan utama artikel ini tegas: tanpa SDM unggul, industrialisasi cepat tidak akan berkelanjutan.

Profil Penulis

Nguyen Thi Diep adalah akademisi di Hoa Sen University, Vietnam. Bidang keahliannya mencakup pengembangan sumber daya manusia, kebijakan pendidikan, dan strategi tenaga kerja dalam konteks industrialisasi dan globalisasi.

Sumber Penelitian

Diep, Nguyen Thi. (2026). Some Solutions for Developing High-Quality Human Resources in the Context of Accelerated Industrialization in Vietnam. International Journal of Applied and Advanced Multidisciplinary Research, Vol. 4 No. 1, hlm. 39–50.
ISSN-E: 3026-2437

Posting Komentar

0 Komentar