Penelitian ini dilakukan oleh Veronika Nugraheni Sri Lestari dari Universitas Dr. Soetomo, bekerja sama dengan Budiyanto dan Triyonowati dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia
Mengapa Sidoarjo Terus Tergenang?
Sidoarjo menghadapi tantangan geografis dan teknis yang kompleks. Setiap musim hujan, mulai dari bulan Oktober hingga April, wilayah ini kerap terendam banjir akibat kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia
Veronika dan timnya mencatat bahwa sistem drainase di Sidoarjo sangat rumit, melibatkan saluran irigasi dan bendungan pengatur level air
Metodologi: Menggali Data dari Lapangan
Untuk merumuskan solusi yang tepat, para peneliti menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif
Instansi yang dilibatkan dalam pengumpulan data ini antara lain:
- Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo
. - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan Sidoarjo
. - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas
.
Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman untuk memastikan bahwa prosedur yang dihasilkan benar-benar valid dan aplikatif di lapangan
Tiga Pilar Prosedur Operasional Standar (SOP) Banjir
Hasil penelitian ini merekomendasikan sebuah Standar Operasional Prosedur (SOP) terpadu yang dibagi menjadi tiga fase kritis
Dampak dan Manfaat bagi Masyarakat
Implementasi SOP ini diharapkan dapat menghilangkan tumpang tindih peran antarlembaga yang selama ini menghambat efisiensi
Bagi masyarakat Sidoarjo, keberadaan SOP ini berarti respon darurat yang lebih cepat dan transparan. Selain itu, keterlibatan komunitas dalam menjaga kebersihan saluran drainase menjadi bagian integral dari sistem ini, guna mencegah sumbatan sampah yang sering kali menjadi penyebab utama banjir
Profil Penulis
Veronika Nugraheni Sri Lestari adalah seorang akademisi dan peneliti di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya. Ia memiliki fokus keahlian dalam bidang manajemen publik dan kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas institusi dalam menangani krisis dan bencana lingkungan
Referensi Penelitian:

0 Komentar