Mindfulness Digital dan Growth Mindset Dorong Inovasi Dosen di Era Kampus Digital

Ilustrasi by AI

Tangerang- Dosen manajemen di Tangerang Selatan semakin mampu berinovasi di tengah tekanan digital berkat kemampuan mengelola teknologi secara sadar dan pola pikir berkembang. Temuan ini disampaikan oleh Nopi Oktavianti, Ima Amaliah, dan Nunung Nurhayati dari Universitas Pamulang dalam riset yang dipublikasikan Januari 2026 di International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE). Studi ini penting karena menunjukkan bahwa inovasi dosen tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan psikologis dalam menghadapinya.

Percepatan digitalisasi di perguruan tinggi telah mengubah cara dosen mengajar, meneliti, dan berkolaborasi. Di satu sisi, teknologi membuka peluang kreativitas dan efisiensi. Namun di sisi lain, dosen menghadapi kelelahan digital, banjir informasi, dan batas kerja yang makin kabur. Kondisi inilah yang mendorong peneliti menyoroti dua faktor kunci: mindfulness digital dan growth mindset.

Mindfulness digital merujuk pada kemampuan individu untuk menggunakan teknologi secara sadar, terkontrol, dan seimbang. Sementara itu, growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan dapat terus berkembang melalui proses belajar dan pengalaman. Kedua faktor ini dinilai krusial untuk menjaga perilaku kerja inovatif dosen di lingkungan kampus yang serba digital.

Penelitian ini dilakukan pada delapan dosen manajemen dari beberapa perguruan tinggi di Tangerang Selatan. Data dikumpulkan antara September hingga Desember 2025 melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas akademik daring, serta analisis dokumen pembelajaran dan riset. Pendekatan kualitatif digunakan agar peneliti dapat menangkap pengalaman nyata dosen dalam menghadapi tuntutan digital sehari-hari.

Hasil penelitian 

Hasil menunjukkan tiga temuan utama. 

  • Pertama, mindfulness digital membantu dosen menjaga fokus dan kestabilan emosi saat bekerja dengan teknologi. Dosen yang sadar akan kebiasaan digitalnya cenderung membatasi gangguan, mengatur waktu layar, dan lebih tenang menghadapi aktivitas daring yang padat. 
  • Kedua, growth mindset mendorong dosen untuk terus belajar dan tidak takut mencoba hal baru. Kegagalan dalam menggunakan teknologi justru dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan hambatan. 
  • Ketiga, kombinasi mindfulness digital dan growth mindset menciptakan perilaku kerja inovatif yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan metode pembelajaran digital, kolaborasi riset, hingga penerapan ide-ide baru di kampus.

Menurut Nopi Oktavianti dari Universitas Pamulang, inovasi dosen akan lebih bertahan lama ketika kesadaran digital dan motivasi belajar berjalan seimbang. Mindfulness membantu dosen mengelola tekanan teknologi, sementara growth mindset memberi dorongan untuk terus bereksperimen dan beradaptasi dengan perubahan.

Temuan Penelitian

ini membawa implikasi penting bagi dunia pendidikan tinggi. Perguruan tinggi disarankan tidak hanya fokus pada pelatihan teknis penggunaan teknologi, tetapi juga mengembangkan program penguatan psikologis dosen. Pelatihan mindfulness digital dan pembelajaran berbasis growth mindset dinilai dapat meningkatkan daya adaptasi, kreativitas, dan daya saing institusi pendidikan di era transformasi digital.

Bagi pembuat kebijakan dan pengelola kampus, riset ini menjadi pengingat bahwa inovasi akademik tidak lahir dari teknologi semata. Faktor manusia—terutama cara dosen berpikir dan mengelola dirinya di ruang digital—menjadi fondasi penting bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Profil Penulis

  • Nopi Oktavianti, M.M. - Universitas Pamulang 
  • Ima Amaliah, M.M. - Universitas Pamulang 
  • Nunung Nurhayati, M.M. -  Universitas Pamulang 

Sumber Penelitian

Oktavianti, N., Amaliah, I., & Nurhayati, N. (2026). Digital Mindfulness and Growth Mindset on Innovative Work Behavior of Management Lecturers in South Tangerang. International Journal of Business and Applied Economics, Vol. 5 No. 1, hlm. 205–214.

 DOI: 10.55927/ijbae.v5i1.561

URL: https://nblformosapublisher.org/index.php/ijbae 


Posting Komentar

0 Komentar