Kolaborasi Kampus dan Peternak Dongkrak Produktivitas Lebah Trigona di Padangsidimpuan

 Gambar: Dosen dan mahasiswa melakukan survey dilokasi
Padangsidempuan: Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan peternak lebah berhasil meningkatkan produktivitas lebah madu Trigona itama hingga 30 persen di Farm Madu Barokah, Kelurahan Pijorkoling, Padangsidimpuan Tenggara. Program ini digagas oleh Ari Ashari Harahap bersama tim dari Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dan Universitas Graha Nusantara, serta dipublikasikan pada Januari 2026 dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB).

Kegiatan tersebut mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik budidaya di lapangan. Hasilnya tidak hanya meningkatkan volume produksi madu, tetapi juga memperbaiki kualitas panen dan mendorong kemandirian peternak berbasis kelestarian lingkungan. Model kolaborasi ini dinilai penting karena mampu menjembatani kesenjangan antara riset kampus dan kebutuhan nyata masyarakat.

Budidaya Tradisional Jadi Tantangan Utama

Lebah Trigona itama atau lebah kelulut memiliki potensi ekonomi tinggi dan cocok dibudidayakan di wilayah tropis. Namun, sebagian besar peternak di pedesaan masih menggunakan metode konvensional, dengan tingkat sanitasi sarang dan teknik panen yang terbatas. Kondisi tersebut membuat produktivitas madu belum optimal.

Tim pengabdian melihat bahwa persoalan utama bukan pada keterbatasan alam, melainkan minimnya transfer inovasi dari perguruan tinggi ke peternak. Karena itu, kolaborasi dosen, mahasiswa, dan peternak dirancang sebagai pendekatan pemberdayaan berbasis praktik langsung.

Pendampingan Lapangan dan Teknologi Sederhana

Program dijalankan melalui pendekatan aksi lapangan. Dosen berperan sebagai penyedia inovasi dan penguat landasan ilmiah, mahasiswa menjadi penghubung transfer teknologi, sementara peternak bertindak sebagai pelaksana sekaligus penguji efektivitas di lapangan.

Pendampingan dilakukan mulai dari pemetaan kondisi awal, identifikasi kendala teknis, hingga penerapan teknologi tepat guna. Salah satu inovasi utama adalah modifikasi sarang lebah dengan sistem topping, serta penggunaan alat panen vakum untuk menjaga higienitas madu.

Hasil Nyata di Lapangan

Kolaborasi ini menghasilkan sejumlah capaian penting, antara lain:

  • Produktivitas koloni meningkat sekitar 30 persen.
  • Aktivitas lebah meningkat hingga 45 persen setelah modifikasi sarang.
  • Risiko fermentasi madu menurun berkat sistem panen yang lebih higienis.
  • Kualitas madu lebih stabil dengan cita rasa yang konsisten.
  • Peternak mulai menerapkan standar sanitasi dalam pengemasan madu.

Menurut Ari Ashari Harahap dari Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana akan efektif jika disertai pendampingan intensif dan komunikasi yang mudah dipahami peternak.

Manfaat bagi Masyarakat dan Pendidikan

Bagi peternak, program ini berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi dan pengelolaan usaha madu secara berkelanjutan. Sementara itu, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis, keterampilan komunikasi sosial, serta pemahaman nyata tentang permasalahan masyarakat.

Model ini juga mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong pembelajaran di luar kelas. Tim peneliti menilai pendekatan serupa dapat diterapkan pada komoditas pertanian dan peternakan lainnya.

Profil Singkat Penulis

  • Ari Ashari Harahap -Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Aisyah Nurmi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Muharram Fajrin Harahap -Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Msy.Nurhalimah-Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Anugrah Sri Widiasyih- Universitas Graha Nusantara

Sumber Penelitian

Harahap, A.A., Nurmi, A., Harahap, M.F., Nurhalimah, M., & Widiasyih, A.S. (2026).
Kolaborasi Dosen–Mahasiswa–Peternak dalam Pengembangan Budidaya Lebah Madu Trigona itama di Farm Madu Barokah.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB), Vol. 5 No. 1, Januari 2026, hlm. 57–62.
DOI: 10.55927/jpmb.v5i1.585
URL: https://nblformosapublisher.org/index.php/jpmb

Posting Komentar

0 Komentar