Bogor – Sebuah penelitian terbaru mengungkap strategi
efektif untuk meningkatkan kreativitas guru pada sekolah menengah kejuruan
(SMK) swasta di Kabupaten Bogor. Studi yang dilakukan oleh Ade Mulyana Aripin bersama tim peneliti lainnya ini menyoroti
pentingnya budaya organisasi, kepemimpinan transformasional, literasi ICT,
serta motivasi berprestasi sebagai faktor utama yang menentukan kreativitas
guru di era pendidikan digital saat ini.
Penelitian yang melibatkan 261 guru ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan analisis jalur dan teknik SITOREM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap peningkatan kreativitas guru. Literasi ICT tercatat sebagai faktor paling dominan, disusul motivasi berprestasi, kepemimpinan transformasional, dan budaya organisasi.
Sumber Ilustrasi : AL-Generated Image
Strategi peningkatan yang direkomendasikan meliputi
penguatan kemampuan pemecahan masalah, peningkatan kepercayaan diri, inovasi
pembelajaran, kestabilan budaya kerja, serta keterampilan guru dalam
menciptakan dan mengevaluasi media berbasis teknologi. Temuan ini diharapkan
dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan dalam
merancang program pengembangan guru yang lebih terarah dan sesuai tuntutan era
Revolusi Industri 4.0.
Penelitian ini juga menegaskan perlunya peningkatan dukungan kepemimpinan sekolah serta pengembangan lingkungan kerja yang kondusif bagi kreativitas. Ke depan, peneliti merekomendasikan studi lanjutan dengan cakupan lebih luas dan pendekatan campuran untuk memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kreativitas guru di berbagai konteks pendidikan.
0 Komentar