Kegiatan Car Free Day (CFD) terbukti bukan sekadar ruang rekreasi perkotaan, melainkan katalisator ekonomi penting yang efektif menekan kerentanan finansial rumah tangga nelayan tradisional di wilayah pesisir. Studi terbaru yang dilakukan oleh Tri Yoga Sujatmiko, Tri Frida Suryati, Ratna, Supriadi, dan Muh Ridwan Hayadin dari Universitas Muhammadiyah Mamuju ini mengungkap bagaimana akses ruang publik tanpa sewa serta diversifikasi pekerjaan berdampak langsung pada ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di Mamuju, Sulawesi Barat
Tantangan Ekonomi Musiman dan Jeratan Utang Pesisir
Sektor kelautan dan perikanan merupakan pilar utama perekonomian di Kabupaten Mamuju, yang mendukung puluhan ribu nelayan tradisional
Metodologi Pendekatan Kuantitatif Regresi Berganda
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif asosiatif dengan melibatkan 80 responden yang terdiri atas pelaku usaha mikro pesisir, istri nelayan, serta keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang aktif berdagang di koridor Jalan Arteri Manakarra
Temuan Utama: Peran Sentral Akses Ruang Publik Tanpa Sewa
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa model regresi secara bersama-sama mampu menjelaskan 56,2% varians dalam mitigasi kerentanan finansial rumah tangga pesisir ($F = 32,472, p < 0,001$)
- Akses Ruang Tanpa Sewa: Variabel ini memberikan pengaruh positif terbesar terhadap penurunan kerentanan finansial ($t = 5,912, p < 0,001$), di mana penghapusan biaya sewa toko komersial secara drastis mendongkrak margin keuntungan bersih pelaku usaha mikro
. - Pendapatan Car Free Day: Pendapatan dari kegiatan mingguan ini terbukti signifikan ($t = 5,216, p < 0,001$) dalam memperkuat likuiditas rumah tangga dan membantu pembentukan tabungan darurat
. - Diversifikasi Pekerjaan (Moonlighting): Keterlibatan keluarga ASN dan anggota rumah tangga pesisir dalam pekerjaan ganda turut memberikan pengaruh positif yang signifikan ($t = 4,384, p < 0,001$) guna meredam tekanan ekonomi akibat penurunan pendapatan tangkapan ikan
.
Implikasi Kebijakan dan Penguatan Jaring Pengaman Sosial
Inkubasi spasial inkremental melalui pemanfaatan infrastruktur jalan raya publik terbukti berfungsi secara optimal sebagai katup pengaman ekonomi (economic safety valve)
Profil Penulis
- Nama Lengkap: Tri Yoga Sujatmiko, Tri Frida Suryati, Ratna, Supriadi, Muh Ridwan Hayadin
- Afiliasi Universitas: Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia
- Bidang Keahlian: Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Publik, dan Ekonomi Regional Pesisir
Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: Car Free Day Spatial Market Access and Moonlighting in Mitigating Coastal Household Financial Vulnerability
- Nama Jurnal: International Journal of Integrated Science and Technology (IJIST)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI / URL Resmi:
https://doi.org/10.59890/ijist.v4i9.62
0 Komentar