Kunci Peningkatan Menulis Siswa: Persepsi Literasi Digital yang Positif

Ilustrasi by AI

Keterampilan menulis teks eksposisi di kalangan siswa sekolah menengah sangat dipengaruhi oleh bagaimana mereka memandang dan memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar. Hal tersebut diungkapkan oleh tim peneliti dari Universitas Indraprasta PGRI Jakarta yang dipimpin oleh Dewi Suci Frihartini bersama rekan-rekannya, yang mengkaji hubungan antara persepsi literasi digital dan kemampuan menulis siswa di SMP Negeri Kota Bekasi pada Maret hingga April 2026. Penelitian ini menjadi krusial di tengah tantangan era pembelajaran berbasis teknologi, di mana siswa dituntut tidak hanya mahir menggunakan gawai, tetapi juga mampu mengolah informasi secara kritis guna menghasilkan karya tulis yang terstruktur dan berbobot.

Transformasi digital telah mengubah cara pelajar mengakses informasi, memunculkan kebutuhan mendesak akan kompetensi literasi digital yang komprehensif. Meski dikelilingi oleh limpahan informasi digital, kemampuan menulis teks eksposisi—yang menuntut penalaran logis, penyusunan gagasan terstruktur, serta bukti akurat—masih menunjukkan variasi yang cukup tajam di lapangan. Pandangan atau persepsi siswa terhadap literasi digital memegang peranan vital karena membentuk motivasi serta strategi belajar mereka dalam memanfaatkan sumber daring secara efektif.

Untuk menguji hubungan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Melalui teknik random sampling, terpilih sebanyak 63 siswa dari populasi 627 siswa kelas 8 di SMP Negeri 8 Bekasi dan SMP Negeri 30 Bekasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur persepsi literasi digital serta tes tertulis untuk menilai keterampilan menulis teks eksposisi yang mencakup empat dimensi utama: struktur teks, isi, kebahasaan, dan teknik penulisan. Data kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana setelah melewati uji prasyarat normalitas, heteroskedastisitas, and linearitas.

Hasil analisis statistik membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan antara persepsi literasi digital terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji-t, diperoleh nilai t-hitung sebesar 5,359 dengan signifikansi di bawah 0,05 ($0,000$), yang berarti semakin positif persepsi siswa terhadap literasi digital, semakin tinggi pula tingkat keterampilan menulis mereka. Secara matematis, persamaan regresi linear yang terbentuk adalah $Y = 12,258 + 0,382X$, di mana setiap kenaikan satu poin pada persepsi literasi digital akan mendongkrak skor keterampilan menulis sebesar 0,382. Siswa yang memiliki pandangan yang baik terhadap literasi digital terbukti lebih mampu mengakses sumber belajar, membandingkan data secara akurat, serta merumuskan ide tulisan secara logis.

Temuan ini memberikan implikasi pedagogis yang kuat bagi dunia pendidikan, khususnya dalam merancang strategi pembelajaran Bahasa Indonesia. Integrasi literasi digital perlu dioptimalkan di ruang kelas agar siswa tidak sekadar menjadi konsumen informasi pasif, melainkan mampu mentransformasikannya menjadi kompetensi akademik yang produktif. Sekolah dan tenaga pendidik didorong untuk memanfaatkan perangkat digital secara terarah guna memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kualitas penulisan argumen peserta didik.

Profil Singkat Penulis:

  • Dewi Suci Frihartini – Dosen dan peneliti di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta dengan keahlian di bidang pendidikan bahasa dan sastra.
  • Ajeng Tirta Mulyana – Peneliti dan akademisi di bidang pendidikan bahasa dari Universitas Indraprasta PGRI Jakarta.
  • Yanti – Staf pengajar dan peneliti bidang pendidikan di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta.
  • Lina Damayanti – Peneliti pendidikan bahasa dan sastra di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta.
  • Eko Oktafinarti – Akademisi dan peneliti di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta.

Sumber Penelitian:

  • Judul Artikel: Pengaruh Persepsi Literasi Digital terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksposisi pada Siswa SMP Negeri di Bekasi
  • Nama Jurnal: Journal of Language Development and Linguistics (JLDL)
  • Tahun Publikasi: 2026
  • DOI: https://doi.org/10.55927/jldl.v5i2.16627

Posting Komentar

0 Komentar