Transparansi Gaji dan Kepercayaan pada Atasan Terbukti Tingkatkan Kinerja Karyawan, Studi Ungkap
JAKARTA, FORMOSA NEWS — Keterbukaan informasi mengenai proses penentuan gaji di perusahaan terbukti mampu meningkatkan kinerja karyawan secara signifikan melalui peningkatan rasa keadilan prosedural
Penelitian ini disusun oleh akademisi dari Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Halu Oleo, yaitu Nurwati, Arsyat, Hartini Yuliati, Amaliyana Tendriawaru Anas, dan Ryan Pratama Mandala Putra
Urgensi Transparansi Kompensasi di Sektor Jasa Modern
Dunia industri modern menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan
Kondisi tersebut berdampak langsung pada motivasi dan loyalitas kerja
Ringkasan Metodologi Penelitian
Untuk menguji hubungan antarvariabel secara ilmiah, tim peneliti Universitas Halu Oleo menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional
- Perbankan dan Keuangan
- Telekomunikasi
- Ritel Modern
- Konsultan Bisnis
Semua responden yang berpartisipasi telah bekerja minimal 12 bulan dan memiliki atasan langsung
Temuan Utama Penelitian
Hasil analisis struktural menunjukkan beberapa temuan kunci yang membuktikan pentingnya transparansi kompensasi dan peran kepemimpinan
- Transparansi Gaji Meningkatkan Keadilan Prosedural ($\beta = 0,483, p < 0,001$): Keterbukaan mengenai kriteria dan formula penetapan gaji membuat karyawan menilai bahwa prosedur perusahaan berjalan secara objektif dan konsisten
. - Keadilan Prosedural Memprediksi Kinerja Karyawan ($\beta = 0,521, p < 0,001$): Karyawan yang merasakan keadilan dalam prosedur perusahaan terdorong untuk memberikan kontribusi kinerja yang lebih tinggi
. - Peran Mediasi Penuh dari Keadilan Prosedural (Efek Tak Langsung $= 0,252$): Transparansi gaji tidak secara otomatis meningkatkan kinerja, melainkan harus membentuk persepsi keadilan prosedural terlebih dahulu di pikiran karyawan
. - Penguat dari Kepercayaan pada Atasan ($\beta = 0,287, p < 0,001$): Kepercayaan pada atasan berfungsi sebagai penguat (amplifier)
. Pada kelompok dengan kepercayaan tinggi pada atasan, dampak transparansi gaji terhadap keadilan prosedural melonjak hingga $\beta = 0,682$, dibandingkan kelompok dengan kepercayaan rendah ($\beta = 0,284$) .
Implikasi Praktis dan Dampak Dunia Kerja
Temuan dari para peneliti Universitas Halu Oleo ini memberikan arah kebijakan yang jelas bagi para praktisi sumber daya manusia, pimpinan perusahaan, dan pembuat kebijakan
Selain itu, manajemen tidak boleh menjadikan tingkat kepercayaan yang rendah sebagai alasan untuk menunda transparansi
"Transparansi gaji dan kepercayaan pada atasan merupakan dua penggerak yang saling melengkapi dalam organisasi," jelas Dr. Nurwati dan tim peneliti dari Universitas Halu Oleo
Profil Singkat Penulis
- Nama Lengkap: Dr. Nurwati, S.E., M.Si.
- Afiliasi: Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
- Bidang Keahlian: Manajemen Sumber Daya Manusia, Perilaku Organisasi, dan Manajemen Kompensasi
Sumber Resmi Penelitian
- Judul Artikel: Pay Transparency, Procedural Justice, and Employee Performance: The Moderating Role of Supervisor Trust
- Penulis: Nurwati, Arsyat, Hartini Yuliati, Amaliyana Tendriawaru Anas, dan Ryan Pratama Mandala Putra
- Jurnal: International Journal of Contemporary Sciences (IJCS), Vol. 4, No. 6, 2026, hal. 1785–1802
- DOI / Link Resmi:
https://doi.org/10.55927/qsabfd72 URL Jurnal: https://journalijcs.my.id/index.php/ijcs

0 Komentar