BAGUIO – Kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi kini menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang cepat. Sebuah studi ilmiah terbaru pada tahun 2026 yang disusun oleh Rizza Joy Quitaleg, Leny O. Estacio, dan Kristina G. Velasco dari University of Baguio mengevaluasi efektivitas berbagai kegiatan pengembangan karir dan penempatan kerja yang diselenggarakan oleh pihak universitas dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir
Tuntutan kualifikasi di pasar kerja modern mendorong perguruan tinggi untuk tidak hanya memberikan pendidikan akademis, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan perencanaan karier jangka panjang. Tanpa bimbingan yang tepat, lulusan perguruan tinggi sering kali menghadapi keraguan dalam menentukan arah karier atau mengalami ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki dengan kebutuhan industri. Pusat Bimbingan dan Pengembangan Mahasiswa (CCSD) bersama berbagai fakultas di University of Baguio merancang berbagai intervensi karir untuk menjawab tantangan tersebut.
Untuk mengukur dampak dari program-program tersebut, para peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif-kuantitatif dengan melibatkan 656 mahasiswa tingkat akhir dari periode kelulusan Desember 2023 dan Juni 2024
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengembangan karir yang disediakan universitas terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa, dengan nilai rata-rata keseluruhan mencapai tingkat efektivitas yang tinggi
Analisis tematik terhadap masukan mahasiswa menghasilkan dua tema utama untuk perbaikan program, yaitu perluasan potensi pertumbuhan dan peningkatan keterampilan spesifik
Implikasi dari temuan ini sangat bermakna bagi pengelola perguruan tinggi, perancang kebijakan pendidikan, dan dunia industri. Penelitian ini membuktikan bahwa program pengembangan karir yang terstruktur dan responsif merupakan investasi strategis dalam mencetak lulusan yang kompetitif dan siap kerja. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan mendorong universitas untuk terus mengintegrasikan tren pekerjaan masa depan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan, ke dalam kurikulum bimbingan karir serta memperluas promosi kegiatan agar jangkauannya semakin merata.
Penelitian ini dilakukan oleh Rizza Joy Quitaleg, Leny O. Estacio, dan Kristina G. Velasco yang terafiliasi dengan University of Baguio, Filipina
Profil Penulis:
Rizza Joy Quitaleg, Leny O. Estacio, Kristina G. Velasco (University of Baguio)
Sumber Penelitian:
Judul Artikel: A Look into the Career and Placement Activities of the University of Baguio
Jurnal: East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR), Vol. 5, No. 9, 2026, hal. 3671-3684
DOI:
Link Jurnal:
0 Komentar