LA TRINIDAD — Keberhasilan integrasi Sistem Manajemen Pembelajaran atau Learning Management System di perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas teknologi, melainkan oleh persepsi para pengajar terhadap manfaat nyata platform tersebut dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Norman D. Patiang dari Benguet State University mengungkapkan bahwa manfaat yang dirasakan dan niat berperilaku merupakan dua faktor paling berpengaruh yang mendorong dosen fisika untuk memanfaatkan platform digital secara konsisten. Kajian yang mengambil lokasi di wilayah Benguet dan Kota Baguio ini memberikan panduan penting bagi pimpinan perguruan tinggi dalam merancang strategi transformasi digital yang lebih efektif di tingkat departemen.
Latar belakang penelitian ini berakar dari fenomena umum di dunia pendidikan tinggi, di mana investasi besar pada sistem manajemen pembelajaran sering kali hanya berakhir sebagai sarana administrasi formal tanpa dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan mengajar. Pembelajaran fisika yang melibatkan konsep abstrak, visualisasi representatif, serta simulasi laboratorium membutuhkan dukungan fitur digital yang interaktif. Namun, efektivitas penggunaan fitur-fitur tersebut sangat bergantung pada keyakinan dan kesiapan para dosen dalam mengintegrasikannya ke dalam kurikulum harian.
Metodologi penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif-korelasional dengan mengaplikasikan kerangka kerja Technology Acceptance Model. Penelitian ini melibatkan 37 dosen yang mengajar mata kuliah fisika di delapan perguruan tinggi di wilayah Benguet dan Kota Baguio pada tahun akademik 2023–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui survei daring yang mengukur lima konstruk utama, yaitu persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, sikap terhadap penggunaan, niat berperilaku, dan penggunaan aktual, serta didukung pengukuran tingkat hambatan yang dialami pengajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dosen terhadap manfaat sistem dan tingkat penggunaan aktual berada pada kategori sedang yang cenderung kuat dan signifikan secara statistik. Fungsi yang paling banyak dimanfaatkan oleh para dosen adalah distribusi materi perkuliahan, akses konten, serta efisiensi administrasi seperti pengurangan penggunaan kertas. Sementara itu, hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat terbukti positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa sistem yang mudah dioperasikan akan membuat pengajar lebih mudah melihat nilai guna teknologi tersebut.
Korelasi terkuat dalam riset ini ditemukan antara persepsi manfaat dengan niat berperilaku, serta antara niat berperilaku dengan penggunaan aktual sistem secara nyata. Pengajar yang meyakini bahwa platform digital dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran menunjukkan komitmen serta frekuensi penggunaan sistem yang jauh lebih tinggi. Sebaliknya, hambatan terbesar yang dirasakan oleh para dosen berasal dari faktor organisasional, khususnya kurangnya komitmen komunal dari civitas akademika dalam mendukung proses transformasi digital di kampus.
Implikasi dari penelitian ini memberikan arah kebijakan yang jelas bagi pengelola perguruan tinggi dan pengembang teknologi pendidikan. Institusi pendidikan disarankan untuk tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis pengoperasian aplikasi, tetapi juga wajib memberikan demonstrasi konkret mengenai cara memanfaatkan fitur digital untuk memecahkan masalah pembelajaran spesifik pada disiplin ilmu fisika. Dukungan kepemimpinan yang konsisten, penyediaan fasilitas yang memadai, serta pendampingan sejawat menjadi syarat mutlak agar sistem manajemen pembelajaran dapat diintegrasikan secara berkelanjutan.
Profil Penulis
Norman D. Patiang, Benguet State University
Sumber Penelitian
Judul Artikel: Physics Teachers' Perspectives on the Use of Learning Management Systems: A Technology Acceptance Model Study in Benguet and Baguio City
Nama Jurnal: International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR)
Tahun Publikasi: 2026
DOI: https://doi.org/10.55927/ijsmr.v4i9.159
URL Resmi: https://journalijsmr.my.id/index.php/ijsmr
0 Komentar