Peran Pelaporan ESG dalam Meningkatkan Transparansi Laporan Keuangan dan Mitigasi Risiko Korporat

Ilustrasi by AI

Abisetyo Arrozaq Wijaya dan Trinandari Prasetya Nugrahanti dari Perbanas Institute, Indonesia, mengkaji peran pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam meningkatkan transparansi laporan keuangan serta mitigasi risiko perusahaan pada tahun 2026. Hasil riset ini sangat penting untuk membantu perusahaan, investor, dan regulator menghadapi ketidakpastian ekonomi melalui integrasi sistem pelaporan keuangan yang transparan dan berkelanjutan.

Praktik bisnis modern sering kali menghadapi kendala berupa ketidaktransparanan laporan keuangan, praktik manajemen laba, serta kesenjangan informasi antara manajemen dan pemangku kepentingan. Laporan keuangan konvensional sering kali belum cukup komprehensif untuk menjelaskan risiko jangka panjang perusahaan, sehingga pelaporan non-keuangan berbasis ESG menjadi solusi strategis.

Studi ini menerapkan metode ulasan literatur sistematis (systematic literature review) dengan menelaah 22 artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2021 hingga 2026.

Temuan utama dari penelitian ini mencakup:

  • Pelaporan ESG terbukti efektif meningkatkan transparansi laporan keuangan dan menekan kesenjangan informasi di pasar.
  • Pengungkapan aspek ESG memperkuat kepercayaan investor serta mendongkrak ketahanan perusahaan terhadap risiko pasar dan ekonomi.
  • Perusahaan yang menerapkan pengungkapan ESG secara kuat memiliki kualitas laporan keuangan yang lebih tinggi, nilai perusahaan yang stabil, serta manajemen risiko yang proaktif.
  • Penerapan prinsip ESG memperkuat tata kelola perusahaan (corporate governance) dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Menurut Abisetyo Arrozaq Wijaya dan Trinandari Prasetya Nugrahanti dari Perbanas Institute, pelaporan ESG bukan sekadar instrumen kepatuhan administratif, melainkan strategi fundamental untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar keuangan. Implementasi ini memberikan dampak luas bagi dunia usaha dan regulator dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih akuntabel dan berkelanjutan.

Profil Penulis:

  • Abisetyo Arrozaq Wijaya – Peneliti di Perbanas Institute, Indonesia.
  • Trinandari Prasetya Nugrahanti – Peneliti dan akademisi di Perbanas Institute, Indonesia.

Sumber Penelitian:

Posting Komentar

0 Komentar