Pengaruh Tingkat Pendapatan terhadap Pola Gaya Hidup Masyarakat (Studi Kasus pada Pengunjung Kafe Kota Lhokseumawe)

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Medan - Pengaruh Pendapatan terhadap Gaya Hidup: Kafe Bukan Lagi Sekadar Tempat Nongkrong. Penelitian yang dilakukan oleh Putri Humaira, Yosie Gabriela Panjaitan, Lestari Sihite, dan Siti Maisyarah dari Universitas Senior Medan dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 9 Tahun 2026 menyoroti bahwa pergeseran fungsi kafe modern yang kini menjelma menjadi ruang sosial strategis bagi masyarakat perkotaan.

Pergeseran Tren Konsumsi di Kawasan Perkotaan

Aktivitas masyarakat perkotaan saat ini mengalami transformasi yang cukup signifikan dalam hal pengeluaran dan pemanfaatan waktu luang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pengeluaran nonmakanan masyarakat di Kota Lhokseumawe terus merangkak naik dan bahkan melampaui biaya pengeluaran untuk kebutuhan makanan pokok. Kondisi ini mencerminkan bahwa alokasi finansial warga kini semakin beragam, mencakup kebutuhan hiburan, rekreasi, hingga penguatan jejaring sosial. Di sisi lain, kafe di wilayah tersebut tidak lagi dipandang semata-mata sebagai tempat makan atau minum. Ruang publik ini telah bertransformasi menjadi area multifungsi tempat warga berkumpul, berdiskusi, bekerja jarak jauh, hingga menunaikan tugas akademis maupun profesional. Fenomena ini menunjukkan bahwa kebiasaan mengunjungi kafe telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas modern yang didukung oleh stabilitas ekonomi individu.

Metode Pendekatan Kuantitatif
Untuk mengukur hubungan antara kondisi finansial dan gaya hidup secara objektif, tim peneliti menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan skala Likert kepada 101 responden yang memenuhi kriteria sebagai pengunjung kafe di Kota Lhokseumawe. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis menggunakan program pengolahan statistik SPSS 25. Serangkaian uji prasyarat seperti uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas dilakukan guna memastikan keakuratan model regresi linier sederhana yang digunakan dalam menarik kesimpulan ilmiah.

Temuan Utama Penelitian
Hasil analisis data membuktikan adanya hubungan yang kuat serta berdampak positif antara variabel tingkat pendapatan dan pola gaya hidup masyarakat:

  • Dampak Positif yang Signifikan: Analisis statistik menunjukkan nilai $t$ hitung sebesar 11,142 dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05 ($p < 0,05$), yang mengonfirmasi bahwa hipotesis hubungan positif tersebut terbukti kuat.
  • Persamaan Regresi: Berdasarkan uji regresi linier sederhana, diperoleh koefisien regresi sebesar 0,529. Hal ini berarti setiap peningkatan satu satuan pada tingkat pendapatan akan mendongkrak kecenderungan pola gaya hidup positif sebesar 0,529 satuan.
  • Besaran Pengaruh Finansial: Nilai koefisien determinasi ($R^2$) tercatat sebesar 0,556. Angka ini menjelaskan bahwa tingkat pendapatan menyumbang pengaruh sebesar 55,6% terhadap variasi pola gaya hidup pengunjung kafe, sementara 44,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar model penelitian.
Implikasi dan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Temuan riset ini memberikan implikasi luas bagi berbagai sektor, mulai dari pelaku industri kuliner hingga literasi keuangan masyarakat. Bagi para pelaku usaha kafe, pemahaman mendalam mengenai karakteristik konsumen berdasarkan tingkat pendapatan dapat membantu dalam merancang strategi pemasaran, penetapan harga, serta penyediaan fasilitas yang sesuai dengan daya beli target pasar. Bagi masyarakat luas, hasil penelitian ini menjadi pengingat penting untuk menerapkan manajemen keuangan yang bijak. Peningkatan pendapatan sebaiknya diiringi dengan pengelolaan finansial yang terukur agar tidak memicu pola konsumsi berlebihan yang mengabaikan kebutuhan prioritas. Ke depannya, para peneliti merekomendasikan agar studi lanjutan turut melibatkan variabel pendukung lain seperti literasi keuangan, lingkungan sosial, dan pengaruh media sosial guna memperkaya pemahaman mengenai perilaku konsumsi perkotaan.

Profil Peneliti
Putri Humaira – Sarjana Sains dari Universitas Senior Medan, memiliki keahlian dan fokus riset di bidang ekonomi perilaku serta pola gaya hidup masyarakat.
Yosie Gabriela Panjaitan – Sarjana Sains dari Universitas Senior Medan, aktif meneliti dinamika sosial kuantitatif dan tren konsumsi masyarakat perkotaan.
Lestari Sihite – Sarjana Sains dari Universitas Senior Medan, berfokus pada kajian ilmu ekonomi terapan dan pembangunan wilayah.
Siti Maisyarah – Sarjana Sains dari Universitas Senior Medan, memiliki spesialisasi dalam analisis perilaku konsumen dan studi pengembangan komunitas.

Sumber Penelitian
Putri Humaira, Yosie Gabriela Panjaitan, Lestari Sihite, Siti Maisyarah. The Effect of Income Level on People's Lifestyle Patterns (Case Study on Visitors to Lhokseumawe City Cafes). Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 9, hlm. 1889-1902
DOI : https://doi.org/10.55927/fjas.v5i9.116
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

Posting Komentar

0 Komentar