Pengoperasian Sistem Penghargaan dan Sanksi yang Adil Mampu Tingkatkan Kinerja Pegawai Melalui Motivasi Intrinsik
Sistem reward (penghargaan) dan punishment (sanksi/hukuman) yang diterapkan secara adil dan transparan terbukti secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai melalui penguatan motivasi intrinsik di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan
Latar Belakang dan Relevansi
Sebagai lembaga penelitian terdepan di sektor kelapa sawit, PPKS Medan sangat bergantung pada produktivitas dan kualitas kerja para pegawainya
Di sisi lain, apresiasi organisasi seperti bonus dan insentif dinilai belum memadai oleh 66,7% pegawai, sedangkan 56,7% merasa sanksi administratif kurang adil
Metodologi Penelitian
Penelitian eksplanatori ini melibatkan 124 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari total populasi 180 pegawai di PPKS Medan
Variabel yang diukur mencakup:
- Reward: Insentif, tunjangan, pengakuan/penghargaan, dan peluang pengembangan karir
. - Punishment: Teguran lisan, teguran tertulis, sanksi administratif, dan tindakan disiplin berat
. - Motivasi Intrinsik: Otonomi kerja, kompetensi, dan keterikatan (relatedness)
. - Kinerja Pegawai: Kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, kerja sama tim, dan tanggung jawab
.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4
Temuan Utama Penelitian
Hasil analisis struktural menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan bernilai positif dan signifikan secara statistik ($p < 0,05$)
- Pengaruh Langsung Reward: Penerapan sistem penghargaan yang efektif meningkatkan kinerja pegawai secara signifikan ($\beta = 0,259; t = 2,849$) serta memberikan dorongan yang sangat kuat terhadap motivasi intrinsik ($\beta = 0,672; t = 13,799$)
. - Pengaruh Langsung Punishment: Tindakan kedisiplinan yang adil dan proposional terbukti meningkatkan kinerja pegawai ($\beta = 0,346; t = 5,329$) dan menguatkan motivasi intrinsik ($\beta = 0,432; t = 7,078$)
. - Peran Motivasi Intrinsik: Dorongan dari dalam diri pegawai berkontribusi langsung pada peningkatan kinerja ($\beta = 0,416; t = 4,424$)
. - Efek Mediasi: Motivasi intrinsik terbukti memediasi hubungan antara reward terhadap kinerja ($\beta = 0,279; t = 4,028$) maupun punishment terhadap kinerja ($\beta = 0,180; t = 4,228$)
. - Kapasitas Prediksi: Kombinasi reward dan punishment mampu menjelaskan 61,5% varians motivasi intrinsik, sementara ketiganya secara bersama-sama mampu menjelaskan 61,0% varians kinerja pegawai
.
Secara khusus, reward merupakan prediktor paling dominan dalam membentuk motivasi intrinsik pegawai, sedangkan punishment secara langsung memberikan pengaruh paling kuat terhadap penegakan kinerja pegawai
Implikasi dan Dampak Nyata
Penelitian ini membawa implikasi praktis yang penting bagi manajemen institusi riset, dunia industri, dan pengambil kebijakan SDM
"Pengembangan motivasi intrinsik merupakan mekanisme psikologis yang sangat krusial. Efektivitas dari sistem penghargaan dan kedisiplinan organisasi akan berdampak jauh lebih maksimal terhadap kinerja pegawai apabila mampu menyentuh dorongan intrinsik di dalam diri mereka," ungkap Lutfi Hafiz Harahap, Ritha F. Dalimunthe, dan Amlys Syahputra Silalahi dari Universitas Sumatera Utara
Profil Penulis
- Lutfi Hafiz Harahap, S.E., M.M.: Peneliti dan alumni Program Magister Manajemen Universitas Sumatera Utara (USU), berfokus pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dan Perilaku Organisasi
. - Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, S.E., M.Si.: Guru Besar dan Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), memiliki keahlian di bidang Manajemen Strategis, Kewirausahaan, dan Manajemen SDM
. - Dr. Amlys Syahputra Silalahi, S.E., M.Si.: Dosen dan peneliti senior di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), berfokus pada bidang Manajemen Keuangan dan Metodologi Penelitian Manajemen
.
Informasi Sumber Penelitian
- Judul Artikel: The Influence of Reward and Punishment on Employee Performance: The Mediating Role of Intrinsic Motivation at the Oil Palm Research Center in Medan
- Nama Jurnal: Indonesian Journal of Economic & Management Sciences (IJEMS), Vol. 4, No. 3, 2026, Halaman 1527–1546
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.55927/ijems.v4i3.77 - URL Resmi:
https://journalijems.my.id/index.php/ijems/index

0 Komentar