Kualitas Rumah dan Harga Berpengaruh pada Keputusan Konsumen Membeli Hunian di Serdam Residence

Ilustrasi by AI

Pontianak - Kualitas produk dan harga menjadi dua pertimbangan penting yang berpengaruh terhadap keputusan konsumen membeli rumah di Serdam Residence Borneo Khatulistiwa Raya, Pontianak. Temuan tersebut berasal dari penelitian Chairullah dan Samsuddin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak, yang diterbitkan pada 2026 dalam International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas rumah dan harga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, meskipun keduanya hanya menjelaskan 16,1 persen variasi keputusan konsumen.

Temuan ini penting bagi pengembang perumahan karena keputusan membeli rumah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan konsumen membayar, tetapi juga bagaimana konsumen menilai kualitas dan manfaat rumah yang ditawarkan.

Persaingan Perumahan Mendorong Pengembang Menawarkan Nilai Lebih

Sektor perumahan memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas ekonomi, terutama pembangunan, tenaga kerja, pendapatan, dan pengeluaran masyarakat. Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap hunian, konsumen juga menghadapi semakin banyak pilihan rumah dengan spesifikasi, fasilitas, dan harga yang berbeda.

Kondisi tersebut terlihat di Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan data DPD APERSI Kalimantan Barat yang dikutip dalam artikel, terdapat delapan pengembang perumahan yang beroperasi di wilayah tersebut, termasuk PT Arfiz Karya Tritama sebagai pengembang Serdam Residence Borneo Khatulistiwa Raya.

Serdam Residence menawarkan rumah tipe 36 dengan sejumlah spesifikasi material bangunan dan fasilitas tambahan. Beberapa material yang disebutkan dalam artikel antara lain semen Tiga Roda, baja Krakatau Steel, keramik Mulia, kabel Supreme, pipa Rucika, sanitasi TOTO, serta atap metal Kencana.

Pengembang juga menawarkan sejumlah kemudahan pembelian, seperti uang muka mulai sekitar Rp1 juta, pembebasan biaya BPHTB, biaya balik nama sertifikat gratis, carport, pagar, serta garansi perbaikan setelah serah terima rumah.

Di sisi lain, harga rumah tipe 36 mengalami perubahan. Data perusahaan menunjukkan harga meningkat dari Rp177 juta pada 2023 menjadi Rp182 juta pada 2024 dan tetap pada angka tersebut pada 2025. Pada periode yang sama, total penjualan perusahaan turun dari Rp27,081 miliar pada 2023 menjadi Rp13,468 miliar pada 2024 dan Rp11,102 miliar pada 2025.

Namun, Chairullah dan Samsuddin menegaskan bahwa data tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa kenaikan harga secara langsung menyebabkan penurunan penjualan. Penurunan penjualan berlangsung dalam kondisi persaingan dengan pengembang lain, sehingga terdapat kemungkinan faktor lain yang turut berperan.

Melibatkan 100 Konsumen Serdam Residence

Chairullah dan Samsuddin menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat hubungan antara kualitas produk, harga, dan keputusan pembelian rumah.

Data utama diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada konsumen Serdam Residence Borneo Khatulistiwa Raya. Sebanyak 100 konsumen dipilih sebagai responden menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan responden berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Kualitas produk diukur melalui aspek fitur, kualitas kinerja, daya tahan, dan keandalan. Sementara itu, harga dilihat tidak hanya dari nominal harga rumah, tetapi juga diskon, potongan atau manfaat tambahan, jangka waktu pembayaran, serta ketentuan kredit.

Keputusan pembelian konsumen mencakup proses mengenali kebutuhan, mencari informasi, mengevaluasi pilihan, menentukan pembelian, hingga perilaku setelah pembelian.

Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Pengujian instrumen menunjukkan seluruh 45 pernyataan dalam kuesioner valid dan reliabel. Analisis juga menunjukkan tidak terdapat masalah normalitas, linearitas, maupun multikolinearitas yang mengganggu model penelitian.

Kualitas Rumah Berpengaruh Signifikan terhadap Keputusan Pembelian

Hasil analisis menunjukkan kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen membeli rumah.

Nilai koefisien regresi kualitas produk sebesar 0,171 dengan tingkat signifikansi 0,013. Nilai tersebut berada di bawah batas signifikansi 0,05, sehingga hubungan tersebut dinyatakan signifikan.

Artinya, semakin baik konsumen menilai kualitas rumah, semakin kuat pula kecenderungan keputusan mereka untuk membeli. Dalam konteks Serdam Residence, konsumen dapat mempertimbangkan spesifikasi bangunan, material yang digunakan, fasilitas seperti carport dan pagar, serta garansi perbaikan setelah serah terima.

Chairullah dan Samsuddin dari Universitas Muhammadiyah Pontianak menjelaskan bahwa karakteristik fisik dan keandalan rumah menjadi informasi konkret bagi konsumen ketika membandingkan satu hunian dengan pilihan lainnya.

Harga Juga Memengaruhi Keputusan Konsumen

Harga juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Koefisien regresinya sebesar 0,202 dengan tingkat signifikansi 0,025.

Temuan ini perlu dipahami secara tepat. Pengaruh positif tersebut bukan berarti semakin mahal harga rumah, semakin besar keinginan konsumen untuk membeli. Dalam penelitian ini, harga mencakup persepsi konsumen terhadap harga dan berbagai ketentuan pembelian yang menyertainya.

Dengan demikian, konsumen mempertimbangkan apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas, manfaat, serta kemudahan pembayaran yang diperoleh.

Fasilitas seperti uang muka relatif rendah, pembebasan BPHTB, dan gratis balik nama sertifikat menjadi bagian dari pertimbangan finansial konsumen ketika mengevaluasi penawaran rumah.

Kualitas dan Harga Berpengaruh Secara Bersamaan

Ketika diuji secara bersama-sama, kualitas produk dan harga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai F hitung mencapai 9,323, lebih besar dibandingkan F tabel 3,09, dengan signifikansi 0,000.

Kekuatan hubungan kedua variabel dengan keputusan pembelian berada pada kategori sedang, dengan nilai korelasi 0,402.

Namun, penelitian juga menemukan bahwa kualitas produk dan harga hanya mampu menjelaskan 16,1 persen variasi keputusan pembelian konsumen. Sebanyak 83,9 persen lainnya berada di luar model penelitian.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas dan harga memang penting, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan keputusan seseorang membeli rumah.

Chairullah dan Samsuddin menyebutkan sejumlah faktor lain yang berpotensi berperan, seperti lokasi, aksesibilitas, fasilitas, promosi, kualitas pelayanan, kemudahan pembiayaan, dan citra perusahaan. Faktor-faktor tersebut belum diuji secara empiris dalam penelitian ini sehingga tidak dapat disebut sebagai temuan penelitian.

Implikasi bagi Pengembang dan Konsumen

Bagi PT Arfiz Karya Tritama, hasil penelitian memberikan gambaran bahwa peningkatan kualitas bangunan perlu berjalan beriringan dengan penetapan harga dan skema pembelian yang dianggap sesuai oleh konsumen.

Pengembang tidak cukup hanya menawarkan rumah dengan harga kompetitif. Kualitas material, spesifikasi bangunan, fasilitas, keandalan produk, serta layanan setelah serah terima juga perlu dipertahankan agar nilai yang diterima konsumen sesuai dengan harapan.

Bagi konsumen, temuan ini memperlihatkan pentingnya melihat pembelian rumah secara menyeluruh. Harga yang terlihat murah belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila tidak sebanding dengan kualitas dan manfaat yang diterima. Sebaliknya, harga yang lebih tinggi dapat dipertimbangkan apabila kualitas, fasilitas, dan ketentuan pembeliannya memberikan nilai yang sesuai.

Penelitian ini juga membuka peluang untuk kajian berikutnya dengan cakupan responden dan wilayah yang lebih luas. Peneliti menyarankan agar penelitian mendatang memasukkan variabel tambahan seperti lokasi, promosi, kualitas pelayanan, citra perusahaan, kepercayaan, fasilitas, serta faktor sosial.

Profil Penulis

Chairullah merupakan penulis penelitian ini dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak. Ia menjadi corresponding author dalam artikel yang diterbitkan pada 2026.

Samsuddin merupakan penulis kedua dan juga berafiliasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Artikel yang diberikan tidak mencantumkan gelar akademik maupun bidang keahlian spesifik masing-masing penulis. Karena itu, informasi tersebut tidak ditambahkan di luar data sumber.

Sumber Penelitian

Judul: The Effect of Product Quality and Price on Consumers’ Decisions to Purchase Houses at Serdam Residence Borneo Khatulistiwa Raya, PT. Arfiz Karya Tritama, Pontianak
Penulis: Chairullah dan Samsuddin
Afiliasi: Faculty of Economics and Business, Universitas Muhammadiyah Pontianak
Jurnal: International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS)
Volume: 4, Nomor 4
Tahun: 2026
Halaman: 531–546
DOI: 10.59890/ijefbs.v4i4.30
Situs jurnal: International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS)

Posting Komentar

0 Komentar