Kualitas Produk, Harga, dan Lokasi Terbukti Mempengaruhi Keputusan Konsumen di Puncak Kapuas

Ilustrasi by AI

Pontianak - Kualitas produk, harga, dan lokasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Puncak Kapuas Restaurant, Sanggau. Temuan tersebut diperoleh Gugun Hendrawan dan Helman Fachri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak, melalui penelitian kuantitatif terhadap 100 konsumen restoran. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS) Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 ini menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut secara bersama-sama menjelaskan 65,9 persen variasi keputusan pembelian konsumen.

Persaingan Kuliner Mendorong Restoran Memahami Pilihan Konsumen

Puncak Kapuas Restaurant merupakan usaha kuliner yang menyajikan makanan khas daerah dan menu keluarga di Kabupaten Sanggau. Restoran yang telah beroperasi sejak 2013 tersebut berada di Dusun Penyeladi Hulu dan dikelola oleh Fitriani bersama 15 karyawan.

Persaingan bisnis kuliner di kawasan tersebut semakin meningkat. Data yang digunakan peneliti mencatat terdapat delapan restoran pesaing yang terdaftar di sekitar wilayah operasional Puncak Kapuas pada 2025. Secara lebih luas, Kabupaten Sanggau memiliki 227 usaha restoran dan penyedia makanan yang terdaftar pada tahun yang sama.

Tekanan persaingan juga terlihat dari penurunan penjualan Puncak Kapuas Restaurant. Penjualan tercatat sebesar Rp417 juta pada 2023, kemudian turun menjadi Rp371,2 juta pada 2024 dan kembali menurun menjadi Rp328,3 juta pada 2025. Penurunan tersebut masing-masing mencapai 10,98 persen pada 2024 dan 11,56 persen pada 2025.

Restoran ini menyediakan 15 menu makanan dan 13 menu minuman. Harga makanan berada pada kisaran Rp10.000 hingga Rp50.000, sedangkan minuman dijual dengan harga Rp5.000 hingga Rp15.000. Kondisi tersebut membuat kualitas makanan, tingkat harga, serta kemudahan lokasi menjadi aspek penting yang dapat dipertimbangkan konsumen sebelum melakukan pembelian.

Melibatkan 100 Konsumen Puncak Kapuas

Hendrawan dan Fachri menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melihat hubungan antara kualitas produk, harga, lokasi, dan keputusan pembelian. Data utama diperoleh melalui kuesioner kepada konsumen, sedangkan data pendukung berasal dari informasi mengenai pesaing, menu, harga, serta penjualan Puncak Kapuas Restaurant.

Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden harus berusia minimal 18 tahun dan telah melakukan pembelian di Puncak Kapuas Restaurant sedikitnya dua kali. Jumlah tersebut ditetapkan setelah perhitungan kebutuhan sampel menghasilkan minimal 96 responden.

Kuesioner menggunakan skala lima tingkat, mulai dari sangat setuju hingga sangat tidak setuju. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Peneliti juga melakukan pengujian validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan multikolinearitas sebelum menguji hipotesis.

Hasil pengujian menunjukkan instrumen yang digunakan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Dengan demikian, data dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh ketiga faktor terhadap keputusan pembelian konsumen.

Kualitas Produk Berpengaruh Signifikan

Kualitas produk menjadi salah satu faktor yang terbukti memengaruhi keputusan konsumen. Hasil uji statistik menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,144 dengan nilai t sebesar 2,048 dan signifikansi 0,043.

Angka tersebut berada di bawah batas signifikansi 0,05. Artinya, semakin baik kualitas produk yang diterima konsumen, semakin besar kecenderungan mereka mengambil keputusan untuk membeli.

Dalam penelitian ini, kualitas produk dikaitkan dengan beberapa aspek, termasuk kenyamanan, daya tahan, kualitas bahan, terbebas dari cacat atau kegagalan, serta konsistensi. Bagi restoran, konsistensi kualitas menjadi penting karena konsumen mengharapkan pengalaman yang relatif dapat diandalkan setiap kali melakukan pembelian.

Harga Juga Menentukan Keputusan Pembelian

Harga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai koefisien regresinya sebesar 0,255, dengan t sebesar 2,067 dan nilai signifikansi 0,041.

Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen tidak sekadar melihat nominal harga. Mereka juga mempertimbangkan keterjangkauan, kesesuaian harga dengan kualitas produk, daya saing harga, serta manfaat yang diterima.

Dalam situasi ketika konsumen memiliki banyak pilihan tempat makan, persepsi mengenai kesesuaian antara harga dan manfaat menjadi semakin penting. Peneliti menilai strategi harga Puncak Kapuas perlu tetap memperhatikan nilai yang dirasakan konsumen agar mampu bersaing dengan restoran lain.

Lokasi Terbukti Memengaruhi Konsumen

Lokasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan. Hasil analisis menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,232, t sebesar 2,253, dan nilai signifikansi 0,027.

Penelitian mengukur lokasi melalui aspek tempat, area parkir, aksesibilitas, visibilitas, dan infrastruktur. Restoran yang mudah dijangkau dan memberikan kenyamanan bagi konsumen cenderung lebih dipertimbangkan ketika konsumen memilih tempat makan.

Temuan ini menjadi semakin relevan karena Puncak Kapuas beroperasi di tengah persaingan dengan sejumlah restoran lain. Menurut Hendrawan dan Fachri, kondisi lingkungan bisnis tersebut membuat kemudahan akses dan kenyamanan lokasi menjadi bagian penting dalam keputusan konsumen.

Tiga Faktor Menjelaskan 65,9 Persen Keputusan Pembelian

Ketika kualitas produk, harga, dan lokasi dianalisis secara bersama-sama, ketiganya terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai F sebesar 8,566 dengan signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan berhubungan dengan keputusan konsumen.

Kekuatan hubungan tersebut juga tergolong sangat kuat, dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,812. Sementara itu, nilai R² sebesar 0,659 menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, dan lokasi mampu menjelaskan 65,9 persen variasi keputusan pembelian. Sebanyak 34,1 persen sisanya berkaitan dengan faktor lain yang tidak masuk dalam model penelitian.

Bagi pengelola Puncak Kapuas Restaurant, hasil ini memberikan gambaran bahwa mempertahankan kualitas makanan saja tidak cukup. Harga perlu disesuaikan dengan nilai yang dirasakan konsumen, sementara akses dan kenyamanan lokasi juga perlu diperhatikan.

Hendrawan dan Fachri menyimpulkan bahwa ketiga aspek tersebut perlu dikelola secara terpadu untuk memperkuat pertimbangan konsumen dalam memilih Puncak Kapuas Restaurant di tengah meningkatnya persaingan bisnis kuliner.

Peneliti juga merekomendasikan penelitian berikutnya memasukkan faktor lain seperti kualitas pelayanan, promosi, citra merek, kepuasan konsumen, suasana restoran, dan pengalaman pelanggan. Perluasan objek dan lokasi penelitian juga disarankan agar hasil penelitian mengenai keputusan pembelian di sektor kuliner memiliki cakupan yang lebih luas.

Profil Penulis

Gugun Hendrawan — penulis sekaligus corresponding author, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak. Gelar akademik dan bidang keahlian khusus tidak dicantumkan dalam artikel sumber.

Helman Fachri — penulis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak. Gelar akademik dan bidang keahlian khusus tidak dicantumkan dalam artikel sumber.

Sumber Penelitian

Judul: Analysis of the Effect of Product Quality, Price, and Location on Consumer Purchase Decisions at Puncak Kapuas Restaurant in Sanggau
Penulis: Gugun Hendrawan dan Helman Fachri
Jurnal: International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS)
Volume: 4, Nomor 4, 2026, halaman 581–596
DOI: https://doi.org/10.59890/ijefbs.v4i4.29
URL: http://journalijefbs.my.id/index.php/ijefbs
Afiliasi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Posting Komentar

0 Komentar