CIMAHI – Keputusan Generasi Z di lingkungan perkotaan untuk menggunakan layanan pinjaman online kini tidak lagi semata-mata didorong oleh tingkat pemahaman finansial, melainkan lebih kuat dipengaruhi oleh tuntutan gaya hidup konsumtif. Sebuah studi ilmiah terbaru pada tahun 2026 yang disusun oleh Tiara Fani Anti dan Novi Susyani dari Universitas Jenderal Achmad Yani menguji pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap keputusan penggunaan pinjaman online di Kota Cimahi, serta mengukur peran locus of control sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengambil kebijakan keuangan dan pendidik bahwa program edukasi finansial tidak cukup hanya mengajarkan teori keuangan, tetapi juga harus menyasar manajemen perilaku konsumsi anak muda.
Kemudahan akses teknologi keuangan digital melalui aplikasi di ponsel pintar telah memperluas jangkauan layanan pembiayaan bagi masyarakat, khususnya kelompok usia muda. Namun, fenomena lonjakan nilai penyaluran pinjaman online di Jawa Barat yang mencatatkan angka tertinggi di Indonesia memicu munculnya berbagai persoalan sosial dan ekonomi, mulai dari risiko gagal bayar hingga kasus jeratan utang akibat transaksi impulsif. Di Kota Cimahi, tingginya populasi produktif usia 18 hingga 25 tahun menjadikan generasi muda sebagai sasaran utama berbagai platform layanan pinjaman berbasis aplikasi. Kondisi ini melatarbelakangi perlunya analisis empiris untuk memahami faktor utama yang mendorong keputusan mereka berutang secara digital.
Untuk menjawab persoalan tersebut, para peneliti melakukan studi kuantitatif yang menggabungkan analisis deskriptif dan konfirmatori. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probabilitas melalui pendekatan purposive sampling yang melibatkan 170 responden Generasi Z di Kota Cimahi yang memiliki pengalaman bertransaksi menggunakan aplikasi pinjaman online. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hipotesis pengaruh langsung dan peran pemoderasi.
Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap keputusan menggunakan pinjaman online, yang berarti semakin tinggi tingkat pemahaman finansial seseorang, maka semakin rendah kecenderungannya untuk mengambil pinjaman digital. Sebaliknya, gaya hidup terbukti memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan dalam mendorong keputusan penggunaan pinjaman online. Pengaruh variabel gaya hidup ditemukan jauh lebih dominan dibandingkan dengan literasi keuangan.
Temuan menarik lainnya dari penelitian ini mengungkapkan bahwa locus of control atau tingkat keyakinan seseorang terhadap kendali atas hidupnya sendiri tidak terbukti secara signifikan memoderasi pengaruh literasi keuangan maupun gaya hidup terhadap keputusan berutang. Hal ini mengindikasikan bahwa persepsi kendali diri secara psikologis tidak memperkuat ataupun memperlemah dorongan gaya hidup serta pemahaman finansial dalam pengambilan keputusan kredit digital pada Generasi Z di Kota Cimahi. Kemudahan transaksi digital satu klik dan tekanan tren sosial di media sosial terbukti lebih menentukan tindakan mereka di lapangan dibandingkan keyakinan kontrol internal.
Implikasi dari temuan ini sangat krusial bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan. Program literasi keuangan yang dirancang untuk generasi muda disarankan untuk mengintegrasikan panduan praktis pengelolaan gaya hidup digital dan mitigasi belanja impulsif. Selain pengawasan terhadap platform pinjaman ilegal, regulasi yang mengatur batas kemampuan pinjam berbasis analisis perilaku konsumsi anak muda menjadi langkah nyata untuk mencegah jebakan utang berkelanjutan di masa depan.
Penelitian ini dilakukan oleh Tiara Fani Anti dan Novi Susyani yang terafiliasi dengan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Indonesia.
Profil Penulis:
Tiara Fani Anti, Novi Susyani (Universitas Jenderal Achmad Yani)
Sumber Penelitian:
Judul Artikel: The Influence of Financial Literacy and Lifestyle on the Decision to Use Online Loans with Locus of Control as a Moderating Variable among Generation Z in Cimahi City
Jurnal: International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR), Vol. 4, No. 9, 2026, hal. 2161-2178
DOI: https://doi.org/10.55927/ijsmr.v4i9.158
Link Jurnal: https://journalijsmr.my.id/index.php/ijsmr
0 Komentar