Studi UPN Veteran Jawa Timur: QRIS Mendorong Transaksi dan Penjualan UMKM Surabaya


Gambar dibuat oleh AI


SURABAYA — Penggunaan QRIS dan kemudahan pembayaran digital terbukti berkaitan positif dan signifikan dengan peningkatan penjualan UMKM di Surabaya. Temuan tersebut berasal dari penelitian Fanny Ananda Pratiwi dan Muslimin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, yang diterbitkan pada 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaruh QRIS terhadap penjualan tidak hanya berlangsung secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan volume transaksi.

Temuan ini menjadi penting di tengah semakin luasnya penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas ekonomi. Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), metode pembayaran yang cepat dan praktis bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan pelanggan, tetapi juga dapat memengaruhi intensitas transaksi dan kinerja penjualan.

QRIS Mengubah Cara UMKM Melayani Pelanggan

QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan standar pembayaran berbasis kode QR yang dikembangkan Bank Indonesia. Satu kode QRIS dapat digunakan untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang terhubung dengan penyedia jasa pembayaran resmi.

Bagi UMKM, sistem tersebut dapat mengurangi ketergantungan pada uang tunai, menghilangkan kebutuhan menyediakan uang kembalian, serta membantu pencatatan transaksi secara digital. Artikel Pratiwi dan Muslimin menempatkan kemudahan transaksi dan volume transaksi sebagai bagian penting dari hubungan antara digitalisasi pembayaran dan pertumbuhan penjualan.

Surabaya menjadi lokasi yang relevan karena merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan di Jawa Timur. Dalam konteks tersebut, penggunaan pembayaran digital dapat membantu pelaku usaha menghadapi konsumen yang semakin terbiasa menggunakan perangkat digital untuk melakukan pembayaran.

Penulis juga mencatat bahwa penelitian sebelumnya memberikan hasil yang belum sepenuhnya seragam. Sebagian penelitian menemukan bahwa QRIS meningkatkan efisiensi transaksi dan kepuasan pelanggan, sementara penelitian lain menunjukkan bahwa penggunaan pembayaran digital tidak selalu secara otomatis meningkatkan penjualan. Kondisi tersebut membuat peran volume transaksi menjadi penting untuk diperiksa.

Penelitian Melibatkan 126 Pelaku UMKM

Pratiwi dan Muslimin menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Responden dipilih dari pelaku UMKM di Surabaya yang telah menggunakan QRIS setidaknya selama enam bulan.

Sebanyak 126 responden memenuhi kriteria dan digunakan dalam analisis. Responden berasal dari pelaku UMKM yang menjadi mitra E-PEKEN Surabaya dan telah menerapkan QRIS dalam aktivitas transaksi sehari-hari. Data dikumpulkan melalui kuesioner.

Data kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Sederhananya, metode tersebut digunakan untuk melihat hubungan beberapa faktor secara bersamaan, termasuk pengaruh langsung QRIS dan kemudahan transaksi terhadap penjualan serta pengaruh tidak langsung melalui volume transaksi.

Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa indikator yang digunakan untuk mengukur QRIS, kemudahan transaksi, volume transaksi, dan peningkatan penjualan memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas dalam model penelitian.

QRIS Menjadi Faktor Kuat dalam Meningkatkan Volume Transaksi

Salah satu temuan paling menonjol adalah posisi QRIS dalam meningkatkan volume transaksi.

Analisis menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume transaksi UMKM. Artinya, semakin tinggi penggunaan QRIS dalam kegiatan usaha, semakin tinggi pula aktivitas transaksi yang tercatat dalam model penelitian.

Nilai f-square memperlihatkan bahwa QRIS memiliki pengaruh sebesar 0,377 terhadap volume transaksi, sementara kemudahan transaksi memiliki nilai 0,327. Dalam model yang digunakan peneliti, QRIS menjadi variabel dengan pengaruh paling kuat terhadap volume transaksi.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa manfaat QRIS bagi UMKM tidak berhenti pada tersedianya pilihan pembayaran. Ketika pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis, hambatan dalam proses pembelian dapat berkurang sehingga transaksi dapat berlangsung lebih sering.

Kemudahan Pembayaran Juga Mendorong Penjualan

Selain penggunaan QRIS, kemudahan transaksi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM di Surabaya. Penulis menjelaskan bahwa proses pembayaran yang sederhana dapat menciptakan pengalaman pembelian yang lebih nyaman dan membuka peluang terjadinya pembelian ulang.

Kemudahan tersebut juga berpengaruh terhadap volume transaksi. Ketika pelanggan dapat menyelesaikan pembayaran tanpa prosedur yang rumit, waktu pelayanan dapat menjadi lebih singkat sehingga pelaku usaha memiliki peluang melayani lebih banyak transaksi dalam periode yang sama.

Dengan demikian, QRIS dan kemudahan transaksi memiliki dua jalur penting: keduanya dapat berhubungan langsung dengan peningkatan penjualan sekaligus meningkatkan volume transaksi yang kemudian berkontribusi terhadap penjualan.

Volume Transaksi Menjadi Penghubung Utama

Penelitian ini memberikan perhatian khusus pada volume transaksi sebagai variabel perantara.

Hasil analisis menunjukkan bahwa volume transaksi memediasi pengaruh penggunaan QRIS terhadap peningkatan penjualan. Hal yang sama juga ditemukan pada hubungan antara kemudahan transaksi dan peningkatan penjualan.

Dengan kata lain, QRIS dapat membantu meningkatkan aktivitas transaksi, dan peningkatan aktivitas tersebut kemudian berhubungan dengan pertumbuhan penjualan.

Model penelitian menjelaskan 58,5 persen variasi peningkatan penjualan, sedangkan 41 persen variasi volume transaksi dapat dijelaskan oleh variabel yang digunakan dalam model. Sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.

Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa keberhasilan digitalisasi pembayaran tidak cukup diukur dari apakah UMKM sudah memiliki QRIS. Yang tidak kalah penting adalah apakah fasilitas tersebut benar-benar digunakan dan mampu meningkatkan aktivitas transaksi.

Implikasi bagi UMKM dan Ekonomi Digital

Bagi pelaku UMKM, hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan pembayaran digital ke dalam kegiatan operasional sehari-hari. QRIS tidak hanya perlu tersedia, tetapi juga perlu diperkenalkan kepada pelanggan agar penggunaannya semakin optimal.

Penulis juga merekomendasikan penguatan infrastruktur pembayaran, stabilitas jaringan, keamanan transaksi, serta edukasi literasi keuangan digital. Langkah tersebut dinilai penting agar semakin banyak UMKM dapat memanfaatkan pembayaran digital secara berkelanjutan.

Fanny Ananda Pratiwi dan Muslimin dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menempatkan volume transaksi sebagai mekanisme penting yang menjelaskan bagaimana digitalisasi pembayaran dapat berhubungan dengan peningkatan kinerja penjualan UMKM. Temuan mereka menunjukkan bahwa kemudahan pembayaran memiliki nilai ekonomi ketika benar-benar mendorong lebih banyak aktivitas transaksi.

Namun, hasil ini tidak berarti QRIS menjadi satu-satunya faktor yang menentukan pertumbuhan UMKM. Penelitian hanya mencakup pelaku UMKM di Surabaya dan menggunakan data pada satu periode. Faktor lain seperti literasi digital, kepercayaan konsumen, strategi promosi, dan akses internet tidak dianalisis secara mendalam.

Profil Penulis

Fanny Ananda Pratiwi merupakan penulis dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, dengan kajian pada penggunaan QRIS, kemudahan transaksi digital, volume transaksi, dan kinerja penjualan UMKM.

Muslimin merupakan penulis dan corresponding author dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Bidang kajian dalam artikel ini berkaitan dengan pembayaran digital, aktivitas transaksi, dan kinerja UMKM.i.

Sumber Penelitian

Judul: The Effect of QRIS Usage and Transaction Convenience on Increasing MSME Sales in Surabaya Through Transaction Volume as an Intervening Variable
Penulis: Fanny Ananda Pratiwi dan Muslimin
Afiliasi: Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Jurnal: International Journal of Finance and Business Management (IJFBM)
Tahun: 2026
Volume: 3, Nomor 3
Halaman: 333–352
DOI: https://doi.org/10.59890/ijfbm.v4i3.11
Website Jurnal: https://journalijfbm.my.id/index.php/ijfbm/index

Posting Komentar

0 Komentar