Perubahan perilaku belanja masyarakat dalam beberapa tahun terakhir membuat usaha ritel tradisional menghadapi tantangan yang semakin besar. Kehadiran minimarket berjaringan, supermarket, hingga platform belanja digital membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan. Dalam kondisi tersebut, toko tradisional tidak lagi cukup hanya menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga harus mampu memberikan pengalaman berbelanja yang memuaskan.
Kondisi tersebut menjadi latar belakang penelitian di Toko Sampoerna Retail Community (SRC) Nesya, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana. Sebagai bagian dari jaringan SRC, toko ini telah menerapkan berbagai strategi pemasaran untuk mempertahankan pelanggan di tengah persaingan dengan ritel modern. Penelitian ini mengkaji bagaimana strategi tersebut memengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Pada aspek produk, konsumen menilai toko menyediakan kebutuhan sehari-hari secara lengkap dengan kualitas yang baik. Sebanyak 75 persen responden menyatakan produk yang tersedia sudah lengkap, 80 persen menilai produk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara 87 persen menganggap kualitas produk yang dijual sudah baik. Kelengkapan stok dan variasi barang membuat konsumen lebih mudah memenuhi kebutuhannya dalam satu lokasi belanja.
Dari sisi harga, penelitian menemukan bahwa Toko SRC Nesya menetapkan harga yang kompetitif dan disesuaikan dengan daya beli masyarakat sekitar. Beberapa produk bahkan dijual lebih murah dibandingkan toko pesaing, seperti minyak goreng, gula, mi instan, hingga produk kebutuhan rumah tangga lainnya. Strategi harga tersebut dinilai meningkatkan persepsi nilai yang diterima konsumen sehingga mendorong mereka untuk tetap berbelanja di toko tersebut.
Sementara itu, pada aspek promosi, penelitian menemukan bahwa kegiatan pemasaran masih didominasi oleh promosi langsung, komunikasi dari mulut ke mulut, dan program promosi dari jaringan SRC. Meskipun cara tersebut dinilai mampu menjaga hubungan dengan pelanggan, pemanfaatan media digital masih sangat terbatas. Sebanyak 60 persen responden bahkan menilai promosi yang dilakukan belum cukup efektif, sehingga peneliti melihat masih terdapat peluang besar untuk memperluas pemasaran melalui media sosial dan platform digital.
Aspek pelayanan menjadi salah satu keunggulan utama Toko SRC Nesya. Konsumen memberikan penilaian positif terhadap keramahan, kesopanan, kecepatan pelayanan, serta kemampuan karyawan dalam memberikan informasi. Sebanyak 90 persen responden menyatakan karyawan bersikap ramah dan sopan, sedangkan 95 persen menyebut harga yang dibayarkan sesuai dengan harga yang tertera. Pelayanan yang baik dinilai mampu membangun kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan sehingga mendorong pembelian ulang.
Penelitian juga menunjukkan bahwa 88 persen konsumen kembali berbelanja karena kebutuhan sehari-hari, sedangkan sekitar 50 persen responden membandingkan produk terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli. Mayoritas konsumen merasa puas terhadap kualitas produk, harga, maupun pelayanan yang diterima sehingga bersedia kembali berbelanja dan merekomendasikan toko kepada keluarga maupun tetangga.
Menurut para penulis, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan secara terpadu mampu menciptakan nilai bagi konsumen sekaligus membantu usaha ritel tradisional bertahan di tengah ekspansi ritel modern. Namun demikian, mereka juga menekankan bahwa pengembangan pemasaran digital masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dilakukan agar jangkauan pasar semakin luas dan daya saing usaha meningkat.
Temuan ini memberikan pelajaran penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor ritel tradisional. Kelengkapan produk, harga yang sesuai dengan kemampuan konsumen, serta pelayanan yang ramah terbukti masih menjadi faktor utama dalam membangun loyalitas pelanggan. Di sisi lain, pemanfaatan media digital dapat menjadi strategi pelengkap untuk menjangkau konsumen baru tanpa meninggalkan kekuatan utama ritel tradisional, yaitu kedekatan hubungan dengan pelanggan.
Profil Singkat Penulis
Anggi Yuliani merupakan penulis utama dari Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung. Penelitian ini disusun bersama Robi Santoso dan Diki Angga Hendrawan, yang berasal dari program studi dan fakultas yang sama. Ketiganya memiliki fokus kajian pada bidang kewirausahaan, strategi pemasaran, pengembangan UMKM, serta bisnis ritel.
Sumber Penelitian
Yuliani, A., Santoso, R., & Hendrawan, D. A. (2026). Marketing Strategy Analysis to Increase Consumer Purchasing Decisions at the Sampoerna Retail Community (SRC) Nesya Store in Muara Jaya Village, Sukadana District. Indonesian Journal of Entrepreneurship & Startups (IJES), Volume 4, Nomor 2, halaman 119–130.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijes.v4i2.16920
URL : https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijes/index
0 Komentar