Relevansi di Tengah Krisis Ekologi Global
Di tengah ancaman kerusakan lingkungan, eksploitasi alam, dan perubahan iklim global, berbagai pihak kini berpaling pada pengetahuan ekologis tradisional untuk menemukan solusi yang berkelanjutan
Metodologi Sederhana dan Komprehensif
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain reflektif-interpretatif berbasis studi interkultural
- Analisis Hermeneutik: Menginterpretasikan simbol, ritual, dan narasi budaya-agama yang menyertai pelaksanaan Sasi
. - Analisis Fenomenologi: Memahami pengalaman iman dan kehidupan sehari-hari masyarakat Halmahera sebagai sebuah realitas yang hidup
. - Filsafat Kebudayaan: Membaca implikasi etis, makna spiritual, serta realitas mikroekonomi Sasi di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi
.
Temuan Utama Penelitian
Integrasi Sasi ke dalam peribadatan gereja mengubah tradisi adat menjadi ruang spiritualitas ekologis dan etika sosial yang nyata
- Fungsi Sosio-Ekologis: Sasi menetapkan jeda waktu atau larangan sementara untuk memanen hasil laut dan darat—seperti ikan, kelapa, dan hasil hutan—guna memberikan kesempatan bagi alam untuk memulihkan ekosistemnya
. - Reinterpretasi Teologis: Masuknya ajaran Kristiani mereinterpretasi tradisi Sasi dari ritual kosmologis leluhur menjadi bentuk rasa syukur dan ketaatan kepada Pencipta, di mana menjaga alam dimaknai sebagai tugas memelihara ciptaan Tuhan
. - Harmoni Antarumat Beragama: Masyarakat non-Kristiani, termasuk warga Muslim di Halmahera, menghormati Sasi sebagai mekanisme pelestarian alam yang positif
. Sebagian keluarga Muslim bahkan berpartisipasi saat masa panen dengan menyerahkan sebagian hasil panen ke gereja untuk didoakan oleh pendeta sebelum dimanfaatkan bagi pelayanan gereja . - Media Pembelajaran Iman: Ibadah Sasi menjadi sarana pendidikan agama yang membumi, mengajarkan nilai-nilai kepedulian, disiplin, dan solidaritas sosial secara praktis di luar ruang kelas
. - Benteng Hadapi Eksploitasi: Nilai etis dalam ibadah Sasi menjadi perlawanan kultural terhadap keserakahan ekonomi dan eksploitasi alam yang dipicu oleh industri pertambangan dan pasar modern
.
Hasil studi ini menunjukkan bagaimana lembaga keagamaan dan pendidik dapat memanfaatkan tradisi lokal untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan global
Profil Penulis
Mike Makahenggang adalah akademisi dan peneliti yang menempuh pendidikan di Universitas Kristen Indonesia
Sumber Penelitian
MikeMakahenggang: Culture and Faith Encounter Spaces: An Intercultural Approach to Sasi Worship in Formulating Contextual and Responsive Christian Religious Strategies. Indonesian Journal of Christian Education and Theology (IJCET). Vol. 5, No. 2, hlm. 267-274.
DOI :
URL:

0 Komentar