Kebijakan percepatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi pajak terbukti menjadi instrumen fiskal yang efektif dalam mendongkrak likuiditas bisnis dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional pascakrisis
Pandemi COVID-19 sebelumnya telah memukul telak perekonomian Indonesia hingga mencatatkan kontraksi pertumbuhan sebesar -2,07% pada tahun 2020 akibat pembatasan aktivitas, penurunan daya beli, serta gangguan rantai pasok global
Dalam mengkaji fenomena ini, penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi runtut waktu (time series) berdasarkan data resmi dari Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bank Indonesia
Hasil analisis statistik menunjukkan beberapa temuan utama sebagai berikut:
- Pengaruh Positif Restitusi Pajak: Setiap kenaikan restitusi pajak terbukti memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pemulihan ekonomi, di mana peningkatan restitusi pajak sebesar 1% berkontribusi langsung pada kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,018%
. - Dampak Tekanan Inflasi: Inflasi tercatat memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pemulihan ekonomi, karena lonjakan harga menurunkan daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya produksi
. - Peran Suku Bunga Acuan: BI Rate juga memberikan dampak negatif dan signifikan, di mana tingkat suku bunga yang tinggi cenderung memperingkih minat investasi serta menekan pengeluaran pinjaman bagi dunia usaha maupun rumah tangga
. - Ketahanan Ekonomi Jangka Panjang: Berdasarkan koefisien determinasi, sebesar 78,1% variasi pemulihan ekonomi dapat dijelaskan oleh model yang melibatkan restitusi pajak, inflasi, dan BI Rate
.
Keberhasilan pemulihan ekonomi Indonesia yang berhasil bangkit di atas 5% pada tahun-tahun berikutnya menunjukkan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter
Profil Penulis
- Novita – Peneliti dan akademisi di Universitas Widya Dharma Pontianak
. - Wendy – Peneliti dan akademisi di Universitas Widya Dharma Pontianak
.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel Jurnal: Tax Restitution Policy Accrelation in Supporting Post-Crisis Economic Recovery: Evidence From Indonesia
- Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.2 - URL Resmi:
https://dmimultitechpublisher.my.id/index.php/ijma
0 Komentar