Pelatihan Literasi Digital dan Kewirausahaan Inklusif Tingkatkan Kemandirian Pemuda Difabel di Palembang

Ilustrasi by AI

Tim peneliti dari Stisipol Candradimuka yang dipimpin oleh Femi Asteriniah menjalankan program pemberdayaan bagi pemuda penyandang disabilitas di Kota Palembang pada tahun 2026. Program ini mengangkat pentingnya literasi digital dan pelatihan wirausaha produk pangan inklusif untuk mendongkrak kemandirian ekonomi serta partisipasi sosial kelompok rentan di tengah tantangan stigma masyarakat.

Penyandang disabilitas sering kali menghadapi hambatan struktural dalam mengakses pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik akibat stigma sosial serta keterbatasan lingkungan. Khususnya bagi kelompok pemuda difabel, keterbatasan akses terhadap keterampilan modern membuat mereka sulit bersaing di pasar kerja. Oleh karena itu, intervensi melalui peningkatan kapasitas digital dan ekonomi sangat mendesak untuk mengubah pandangan masyarakat yang kerap melihat penyandang disabilitas sebagai objek belaka, bukan subjek pembangunan.

Program pengabdian ini dilaksanakan selama dua bulan di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Budi Karsa Palembang dengan melibatkan 50 peserta muda berusia 16 hingga 30 tahun. Menggandeng Asosiasi Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Palembang, kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi seminar literasi digital, motivasi bisnis, pelatihan praktik pembuatan pangan sehat bebas gluten (seperti pempek gluten-free, sosis sehat, dan saus tomat prebiotik), serta pendampingan branding produk.

Hasil kegiatan menunjukkan perubahan positif yang signifikan pada peserta:

  • Pemahaman peserta terhadap penggunaan media sosial dan pemasaran digital meningkat, di mana mereka mulai mengerti cara memperluas pasar melalui platform online.
  • Peserta memperoleh keterampilan praktis baru dalam mengolah produk makanan sehat yang higienis serta bernilai jual tinggi.
  • Adanya peningkatan motivasi mandiri, rasa percaya diri, serta kemampuan komunikasi sosial yang efektif di antara para peserta.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Femi Asteriniah dan tim Stisipol Candradimuka membuktikan bahwa pelatihan berbasis komunitas dapat membuka peluang ekonomi baru bagi penyandang disabilitas. Dampak jangka panjangnya, program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada poin pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, serta pengurangan kesenjangan sosial.

Profil Singkat Penulis

  • Femi Asteriniah, Bambang Suprianto, Nopriawan Mahriadi, Sutinah Dodi Saputra, M. Nugraha Abi Putra – Akademisi dan Peneliti dari Stisipol Candradimuka, Indonesia, yang berfokus pada bidang administrasi publik, tata kelola kolaboratif, dan pemberdayaan masyarakat.

Sumber Penelitian

Posting Komentar

0 Komentar