Pelatihan Bercerita untuk Meningkatkan Daya Tarik Destinasi Wisata Benang Stokel dan Benang Kelambu bagi Para Pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Benstol, Desa Aik Berik

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Nusa Tenggara Barat - Seni Bercerita Dongkrak Kunjungan Wisatawan dan Promosi Digital Air Terjun Benang Stokel Lombok. Pengabdian ini diungkapkan dalam riset Dwi Putra Buana Sakti, Siti Nurmayanti, Santi Nururly, I Nyoman Nugraha Ardana Putra, Dita Alviita Dakota dari Universitas Mataram dalam artikel pengabdian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Community Services (AJCS) edisi Vol. 5 No. 7 Tahun 2026 menyoroti bahwa untuk mengubah pola pengelolaan wisata yang sebelumnya hanya berfokus pada keindahan visual dan fasilitas dasar, menjadi pengalaman berwisata yang kaya akan makna sejarah, cerita rakyat, serta kearifan lokal.

Menghubungkan Keindahan Alam dengan Cerita Rakyat
Desa Aik Berik di Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, memiliki potensi wisata alam yang sangat kuat melalui Air Terjun Benang Stokel dan Air Terjun Benang Kelambu. Meski keindahan alamnya menarik perhatian, evaluasi awal menunjukkan bahwa wisatawan umumnya hanya menikmati aspek visual tanpa memahami nilai budaya di balik destinasi tersebut. Anggota Pokdarwis Benstol sebelumnya cenderung memberikan informasi praktis seputar lokasi tanpa mengemas sejarah lokal, legenda, dan tradisi masyarakat ke dalam tur pemanduan yang terstruktur. Selain itu, promosi di media sosial belum dimanfaatkan secara optimal untuk membangun ikatan emosional dengan calon pengunjung.

Pelatihan dan Pendampingan Berbasis Partisipasi

Untuk mengatasi tantangan ini, akademisi Universitas Mataram merancang program pengabdian masyarakat yang terbagi dalam lima tahapan sistematis: sosialisasi, pelatihan storytelling, penerapan teknologi digital, pendampingan lapangan, serta evaluasi programPara peserta diajak menggali potensi cerita lokal, menyusun narasi tur yang komunikatif, serta menyimulasikan pemanduan wisata. Tim peneliti juga membantu memasang lima papan informasi berbasis cerita di titik-titik strategis area air terjun agar wisatawan dapat memahami latar belakang budaya destinasi secara mandiri. Di sektor digital, pengelola dibimbing memproduksi konten fotografi, video, dan narasi menarik untuk diunggah secara konsisten di media sosial.

Lonjakan Pengikut Media Sosial dan Angka Kunjungan
Program pendampingan ini mencatatkan sejumlah capaian positif yang signifikan:

  • Kepuasan Peserta: Sebanyak 85% peserta (17 dari 20 anggota Pokdarwis) menyatakan puas dengan materi dan metode pelatihan yang diberikan.
  • Produksi Konten: Pengelola berhasil memproduksi lebih dari 30 konten digital berkualitas yang memadukan keindahan alam dengan identitas budaya.
  • Pertumbuhan Media Sosial: Jumlah pengikut akun Instagram resmi Desa Wisata Aik Berik meningkat 40%, dari 192 pengikut menjadi 269 pengikut selama empat bulan program berlangsung.
  • Peningkatan Kunjungan Wisatawan: Catatan Pokdarwis menunjukkan peningkatan angka kunjungan wisatawan sebesar 30% dibandingkan dengan periode empat bulan sebelum pelaksanaan program.
Dampak Bagi Ekosistem Wisata Berkelanjutan
Penerapan storytelling memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan dunia pariwisata. Narasi budaya yang disampaikan pemandu mampu memperkuat ikatan emosional wisatawan dengan destinasi (place attachment), yang pada akhirnya mendorong perilaku wisata yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Keterlibatan aktif warga lokal sebagai pemilik cerita juga memperkuat identitas budaya serta memberikan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui kemitraan langsung antara akademisi dan komunitas desa.

Profil Penulis
Dwi Putra Buana Sakti, S.E., M.M. – Dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, berfokus pada bidang manajemen, pemasaran, dan pengembangan bisnis pariwisata.
Dr. Siti Nurmayanti, S.E., M.Si. – Dosen dan akademisi Universitas Mataram dengan keahlian di bidang manajemen sumber daya manusia dan strategi organisasi.
Santi Nururly, S.E., M.M. – Peneliti dan pengajar di Universitas Mataram yang mendalami bidang manajemen operasional dan pemberdayaan masyarakat.
I Nyoman Nugraha Ardana Putra, S.E., M.Si. – Akademisi Universitas Mataram yang aktif dalam riset keuangan dan pengelolaan destinasi wisata.
Dita Alviita Dakota, S.E., M.M. – Peneliti Universitas Mataram yang memfokuskan kajian pada promosi digital dan komunikasi pemasaran.

Sumber Penelitian
Sakti, D. P. B., Nurmayanti, S., Nururly, S., Putra, I. N. N. A., & Dakota, D. A. (2026). Storytelling Training to Enhance the Attractiveness of the Benang Stokel and Benang Kelambu Tourist Destinations for the Managers of Benstol Tourism Awareness Group (Pokdarwis), Aik Berik Village. Asian Journal of Community Services (AJCS), Vol. 5 No. 8, Halaman 501-510.
DOI:
https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i8.45
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs

Posting Komentar

0 Komentar