Patriot Single Window Bekasi Dinilai Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Digital


Gambar dibuat oleh AI

BEKASI, Formosa News — Digitalisasi pelayanan pemerintah di Kota Bekasi menunjukkan hasil positif setelah penerapan Patriot Single Window (PSW), sebuah platform yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu kanal digital. Temuan ini berasal dari penelitian Vidya Zahra Salsabilla, Rita Rahmawati, dan Neng Virly Apriliyani dari Universitas Djuanda, Bogor, yang diterbitkan pada 2026. Penelitian tersebut menemukan bahwa penerapan PSW berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik digital, dengan kontribusi sebesar 36,4 persen.

Hasil tersebut penting karena pemerintah daerah semakin bergantung pada teknologi untuk menyediakan layanan yang lebih mudah diakses, cepat, transparan, dan terintegrasi. Dalam konteks Kota Bekasi, Patriot Single Window dirancang agar masyarakat tidak perlu mengakses banyak sistem berbeda atau datang langsung ke kantor pelayanan untuk memperoleh berbagai layanan administrasi.

Satu Platform untuk Berbagai Layanan Pemerintah

Patriot Single Window merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital di Pemerintah Kota Bekasi. Platform ini mengintegrasikan sejumlah layanan yang sebelumnya tersedia melalui organisasi perangkat daerah (OPD) secara terpisah.

Berdasarkan informasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi yang dikutip dalam penelitian, layanan yang tersedia mencakup administrasi kependudukan, perizinan dan investasi, pengaduan masyarakat, layanan kesehatan, pajak daerah, informasi publik, layanan tenaga kerja dan UMKM, serta pemantauan proses layanan digital.

Konsep single window memungkinkan masyarakat menggunakan satu kanal untuk mengakses berbagai layanan pemerintah. Menurut kajian yang digunakan Salsabilla, Rahmawati, dan Apriliyani, integrasi seperti ini dapat mengurangi fragmentasi pelayanan dan membuat proses administrasi lebih konsisten serta efisien.

PSW juga dikembangkan dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan tujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik melalui teknologi informasi.

Penelitian Melibatkan 100 Pengguna

Untuk mengukur pengaruh PSW terhadap kualitas pelayanan, Vidya Zahra Salsabilla, Rita Rahmawati, dan Neng Virly Apriliyani dari Universitas Djuanda menggunakan survei kuantitatif terhadap pengguna Patriot Single Window.

Populasi penelitian terdiri dari masyarakat yang pernah menggunakan PSW. Data yang digunakan dalam penelitian mencakup observasi, wawancara, studi literatur, serta kuesioner dengan skala penilaian 1 sampai 5. Peneliti menggunakan 100 responden yang dipilih melalui metode pengambilan sampel acak sederhana. Data kemudian dianalisis untuk melihat tingkat penerapan PSW sekaligus hubungan antara penerapan aplikasi dan kualitas pelayanan digital.

Penelitian juga mencatat bahwa jumlah pengguna terdaftar Patriot Single Window telah melampaui 5.000 pengguna di Google Play Store berdasarkan data Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi pada 2025.

Penerapan PSW Mendapat Penilaian Sangat Baik

Hasil survei menunjukkan bahwa penerapan Patriot Single Window memperoleh nilai rata-rata 4,62 dari skala 5. Penilaian ini masuk dalam kategori sangat baik.

Beberapa aspek memperoleh nilai tinggi, antara lain:

  • Integrasi layanan digital: 4,80
  • Koordinasi antarinstansi: 4,72
  • Kesiapan infrastruktur: 4,40
  • Kesiapan sumber daya manusia: 4,47
  • Pemanfaatan sistem: 4,72

Secara khusus, indikator mengenai keterhubungan layanan antarinstansi memperoleh nilai 4,83, menjadi salah satu skor tertinggi dalam penerapan PSW. Sementara kemampuan masyarakat menggunakan aplikasi untuk memperoleh layanan mendapatkan nilai 4,76.

Penilaian terhadap kualitas pelayanan publik digital juga tergolong sangat baik dengan nilai rata-rata 4,51.

Aspek kemudahan akses memperoleh nilai rata-rata 4,51, responsivitas layanan 4,44, kepastian dan kejelasan layanan 4,55, kepercayaan publik 4,55, serta kepuasan pengguna 4,62.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengguna memberikan penilaian positif terhadap kemudahan akses, kejelasan prosedur, pemantauan status layanan, keamanan, dan kemampuan layanan digital memenuhi kebutuhan mereka.

PSW Berpengaruh Signifikan terhadap Kualitas Layanan

Temuan paling penting muncul dari analisis statistik.

Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi 0,000, lebih kecil dari batas 0,05. Artinya, penerapan Patriot Single Window memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelayanan publik digital dalam data penelitian tersebut. Koefisien regresinya tercatat sebesar 0,618, dengan nilai beta standar 0,603.

Sementara itu, nilai R Square sebesar 0,364 menunjukkan bahwa penerapan PSW menjelaskan sekitar 36,4 persen variasi kualitas pelayanan publik digital dalam model penelitian. Peneliti mengategorikan tingkat pengaruh tersebut sebagai sedang.

Dengan kata lain, semakin baik penerapan PSW dalam hal integrasi layanan, koordinasi antarinstansi, kesiapan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia, dan pemanfaatan sistem, semakin baik pula kualitas pelayanan publik digital yang dirasakan pengguna.

Namun, angka 36,4 persen juga menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kualitas pelayanan masih dipengaruhi faktor lain yang tidak masuk dalam model penelitian. Peneliti menyebut antara lain literasi digital, kualitas sistem informasi, dan kepuasan pengguna sebagai aspek yang masih perlu diperkuat.

Teknologi Saja Tidak Cukup

Menurut Vidya Zahra Salsabilla, Rita Rahmawati, dan Neng Virly Apriliyani dari Universitas Djuanda, keberhasilan pelayanan digital tidak hanya bergantung pada keberadaan aplikasi.

Penelitian mereka menunjukkan bahwa integrasi layanan, koordinasi antarinstansi, stabilitas infrastruktur, kemampuan sumber daya manusia, dan tingkat pemanfaatan masyarakat perlu berjalan secara bersamaan. Temuan regresi memperlihatkan bahwa penerapan faktor-faktor tersebut berkaitan secara positif dan signifikan dengan aksesibilitas, responsivitas, kepastian layanan, kepercayaan, dan dukungan pengguna.

Penelitian juga mencatat beberapa ruang pengembangan. Infrastruktur digital perlu terus diperkuat agar sistem tetap stabil, kemampuan sumber daya manusia perlu ditingkatkan, dan sosialisasi penggunaan aplikasi kepada masyarakat perlu diperluas. Koordinasi lintas perangkat daerah juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan.

Temuan ini memberikan pelajaran bagi pemerintah daerah lain yang sedang mengembangkan layanan digital: menggabungkan banyak layanan ke dalam satu platform dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi keberhasilannya tetap bergantung pada kesiapan organisasi, teknologi, aparatur, dan masyarakat.

Profil Penulis

Vidya Zahra Salsabilla, Rita Rahmawati, dan Neng Virly Apriliyani merupakan penulis dari Universitas Djuanda, Bogor, Indonesia. Artikel mereka berfokus pada digital government, pelayanan publik digital, e-government, transformasi digital, dan kualitas pelayanan publik. Vidya Zahra Salsabilla tercatat sebagai penulis korespondensi dalam artikel tersebut.

Sumber Penelitian

Judul Artikel: The Effect of Implementing the Patriot Single Window (PSW) Application on the Quality of Digital Public Services in the Bekasi City Government
Penulis: Vidya Zahra Salsabilla, Rita Rahmawati, Neng Virly Apriliyani
Universitas: Djuanda University, Bogor, Indonesia
Jurnal: International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS)
Tahun: 2026
Volume: 4, No. 7
Halaman: 703–716
DOI: https://doi.org/10.59890/ijarss.v4i7.22
Website Jurnal: https://ijarss.my.id/index.php/ijarss/index

Posting Komentar

0 Komentar