Studi terbaru yang dipublikasikan pada Juli 2026 mengkaji tipologi keterlibatan warga dalam pengelolaan destinasi warisan budaya Candi Patakan di Kabupaten Lamongan
Sektor pariwisata berbasis warisan budaya memegang peranan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian identitas lokal
Untuk membedah dinamika tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus di Desa Pataan, Kabupaten Lamongan
Berdasarkan analisis data di lapangan, ditemukan beberapa temuan utama:
- Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan wisata Candi Patakan saat ini masih berada pada kategori partisipasi pasif
. - Warga hanya menerima informasi dan menjalankan program yang telah diputuskan oleh pihak luar
. - Warga Desa Pataan sebenarnya memiliki kesadaran dan antusiasme yang sangat tinggi untuk bergotong royong, merawat kebersihan area candi, serta mendukung festival budaya secara mandiri tanpa ada unsur paksaan
. - Kendala utama di lapangan adalah ketiadaan ruang diskusi terbuka serta minimnya wewenang dan kekuasaan bagi masyarakat untuk terlibat aktif sebagai perencana maupun pengambil keputusan strategis
.
Temuan ini membawa implikasi besar bagi perumusan kebijakan pembangunan pariwisata daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan
Profil Penulis
- Eni Febrianti: Peneliti dan akademisi di Departemen Ilmu Administrasi Publik, Universitas Padjadjaran, Indonesia
. - Femi Asteriniah: Peneliti dari Stasiun Candradimuka, Indonesia
. - Bambang Suprianto: Peneliti dari Stasiun Candradimuka, Indonesia
. - Tolentino De Araujo: Akademisi dari Universitas Nasional Timor Lorosa'e
.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel: Typology of Community Participation in the Development of Patakan Temple in Lamongan Regency
- Nama Jurnal: Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS), Vol. 4, No. 7, Juli 2026
- DOI:
https://doi.org/10.55927/cjas.v4i7.201
0 Komentar