Pengaruh komunikasi dari mulut ke mulut (Word of Mouth) serta kualitas layanan terhadap keputusan pembelian konsumen di Sikoseda Coffee Shop, Pamulang, Tangerang Selatan, diteliti oleh Muhammad Radja Ariev dan Veta Lidya Delimah Pasaribu dari Universitas Pamulang
Industri kedai kopi di wilayah perkotaan seperti Tangerang Selatan berkembang pesat tidak hanya sebagai tempat menikmati minuman, tetapi juga sebagai ruang sosial dan bekerja
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner berskala Likert
Hasil analisis statistik menunjukkan beberapa temuan utama sebagai berikut:
- Uji parsial membuktikan bahwa Word of Mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu $6,236 > 1,985$ dan tingkat signifikansi $0,00 < 0,05$
. - Kualitas pelayanan terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan perolehan nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu $3,289 > 1,985$ dan tingkat signifikansi $0,01 < 0,05$
. - Uji simultan menunjukkan bahwa Word of Mouth dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung $31,458 > 3,093$ dan signifikansi $0,00 < 0,05$
.
Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi para pelaku usaha bisnis kuliner untuk terus memperkuat strategi pemasaran melalui pengalaman pelanggan yang positif serta menjaga kualitas layanan yang konsisten
Profil Penulis
- Muhammad Radja Ariev – Peneliti dan mahasiswa di Universitas Pamulang.
- Veta Lidya Delimah Pasaribu – Dosen dan peneliti di Universitas Pamulang dengan keahlian di bidang manajemen pemasaran.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel: The Effect of Word of Mouth and Service Quality on Consumer Purchase Decisions at Sikoseda Coffee Shop Pamulang South Tangerang
- Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.27
0 Komentar