Dinamika Moralitas dan Spiritualitas Modern
Di era modern, masyarakat global semakin terbuka terhadap berbagai pemikiran filosofis dan tradisi keagamaan
Pendekatan Studi Literatur Komparatif
Untuk menjawab dinamika tersebut, tim peneliti menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research)
Temuan Utama dan Perbandingan Paradigma
Penelitian ini memaparkan perbedaan fundamental sekaligus titik temu antara Etika Konghucu dan Soteriologi Kristen mengenai sumber, makna, dan tujuan keselamatan
- Perspektif Etika Konghucu: Keselamatan tidak dimaknai sebagai pelepasan dari dosa atau jaminan kehidupan kekal setelah kematian
. Keselamatan adalah pencapaian hidup yang harmonis, teratur, dan bermoral melalui usaha mandiri, disiplin diri, serta penerapan nilai-nilai utama seperti ren (kemanusiaan/kasih sayang), li (tata krama dan keteraturan sosial), dan yi (kebenaran dan keadilan) . Orientasi utamanya adalah pembentukan pribadi ideal (junzi) dan pembentukan dimensi hubungan horizontal antarmanusia . - Perspektif Soteriologi Kristen: Keselamatan sepenuhnya dipahami sebagai karya anugerah (grace) dari Allah melalui penebusan Yesus Kristus yang membebaskan manusia dari kuasa dosa serta memulihkan hubungan vertikal antara manusia dan Sang Pencipta
. Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri semata-mata melalui usaha moral atau perbuatan baik . - Titik Temu dan Posisi Perbuatan Baik: Kedua ajaran sepakat akan pentingnya kehidupan yang bermoral
. Namun, Konfuzianisme menempatkan moralitas sebagai sarana utama untuk mencapai keselamatan (keharmonisan) , sedangkan teologi Kristen memposisikan hidup bermoral dan perbuatan baik sebagai buah atau hasil nyata dari keselamatan yang telah diterima melalui iman .
Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teologi kontekstual dan pendidikan beragama
Profil Penulis
Khezia Laurent Fiorentina Sitompul, S.Th. – Peneliti utama dan akademisi dari Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung, berfokus pada bidang Teologi Sistematika dan Etika Kristen
Elsa Patricia Silalahi, S.Th. – Peneliti dan akademisi dari Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung, memiliki keahlian dalam bidang Studi Literatur Agama dan Soteriologi Kontekstual
Victor Deak, M.Th. – Dosen dan peneliti di Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung, ahli dalam bidang Teologi Dogmatika dan Dialog Antarumat Beragama
Sumber Penelitian
Sitompul, K. L. F., Silalahi, E. P., & Deak, V. (2026). Salvation as a Moral Life: An Ethical Analysis of Confucianism and His Challenge to the Concept of Christian Soteriology. Indonesian Journal of Christian Education and Theology (IJCET), 5(3), 295–300.
URL:

0 Komentar