Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Negeri Makassar mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi game edukasi berbasis Android, "Secil" (Serial Belajar Si Kecil), efektif meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak usia 5–6 tahun secara signifikan
Penelitian yang dipublikasikan pada Juli 2026 dalam Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) ini disusun oleh A. Sulastrianingsih, Azizah Amal, Rika Kurnia R, dan Muhammad Akil Musi
Memahami Tantangan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini
Bahasa reseptif adalah kemampuan anak untuk menerima, memproses, dan memahami bahasa lisan maupun simbol visual sebelum mereka mampu mengekspresikannya dalam bentuk ucapan
Dalam dunia pendidikan anak usia dini (PAUD), penilaian bahasa reseptif sering kali masih bergantung pada jawaban lisan anak
Metodologi Penelitian: Membandingkan Game Digital dan Metode Konvensional
Penelitian kuasi-eksperimental ini dilakukan pada Mei hingga Juni 2026 di TK Babul Ilmi, Bulukumba, Sulawesi Selatan, Indonesia
Kelompok Eksperimen (14 anak): Mengikuti pembelajaran menggunakan aplikasi game edukasi Secil dengan panduan guru
. Kelompok Kontrol (14 anak): Mengikuti pembelajaran konvensional menggunakan media cerita dan film animasi
.
Eksperimen berlangsung selama delapan pertemuan, mencakup tes awal (pretest), enam sesi intervensi, dan tes akhir (posttest)
Temuan Utama: Efektivitas Pembelajaran Berbasis Game Digital
Hasil analisis data menunjukkan peningkatan skor kemampuan bahasa reseptif yang jauh lebih tinggi pada kelompok yang belajar menggunakan aplikasi Secil
Berikut adalah ringkasan temuan utama penelitian
- Peningkatan Skor Rata-rata: Kelompok eksperimen mencatat kenaikan nilai rata-rata (mean gain) sebesar 13,57 poin (dari 15,93 menjadi 29,50), sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami kenaikan sebesar 6,86 poin (dari 14,93 menjadi 21,79).
- Pergeseran Kategori Perkembangan: Pada tes akhir, sebanyak 72% anak (10 dari 14) di kelompok eksperimen berhasil mencapai kategori "Sangat Baik". Sebaliknya, pada kelompok kontrol, hanya 14% anak (2 dari 14) yang mampu mencapai kategori tersebut.
- Signifikansi Statistik: Uji Mann-Whitney U terhadap skor posttest menunjukkan nilai $p = .006$ ($p < .05$)
. Hal ini membuktikan bahwa anak-anak yang belajar menggunakan game edukasi Secil mencapai tingkat kemampuan bahasa reseptif yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang belajar dengan metode konvensional .
Implikasi dan Dampak Bagi Dunia Pendidikan
Hasil penelitian ini memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan anak usia dini, pendidik, dan orang tua
Aplikasi Secil membantu anak berlatih memahami instruksi melalui tindakan nyata tanpa beban harus langsung berbicara
Para peneliti menekankan bahwa keberhasilan intervensi ini tidak lepas dari peran guru sebagai fasilitator
Profil Penulis
Penelitian ini disusun oleh tim akademisi dari Universitas Negeri Makassar, Indonesia
- A. Sulastrianingsih, S.Pd. – Peneliti di bidang Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Universitas Negeri Makassar
. - Dr. Azizah Amal, S.Pd., M.Pd. – Dosen dan peneliti di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Makassar
. - Dr. Rika Kurnia R, S.Pd., M.Pd. (Penulis Korespondensi) – Dosen dan peneliti di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Makassar (Email: rika.kurnia@unm.ac.id)
. - Dr. Muhammad Akil Musi, S.Pd., M.Pd. – Dosen dan pakar perkembangan anak di Universitas Negeri Makassar
.
Sumber Penelitian
Judul Artikel: The Effectiveness of the "Secil" Educational Game on Receptive Language in Early Childhood: An Interdisciplinary PerspectiveJurnal: Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA)
Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 6, No. 7, hlm. 961–968)
0 Komentar