Perilaku inovatif karyawan di tempat kerja tidak berdiri sendiri, melainkan terbentuk dari interaksi kompleks antara faktor psikologis, sosial, organisasional, dan digital
Dalam dinamika bisnis modern, inovasi tidak lagi menjadi monopoli divisi riset dan pengembangan formal, melainkan bersumber dari inisiatif harian karyawan dalam memecahkan masalah
Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review) berdasarkan panduan ketat PRISMA 2020
Hasil sintesis data mengungkapkan beberapa temuan utama yang merinci peta ekosistem perilaku inovatif:
- Evolusi Enam Era: Riset IWB berkembang melalui enam fase, mulai dari era awal struktur organisasi (1960–1989), era konseptualisasi kreativitas individu (1990–2005), era pengukuran dan pertukaran sosial (2006–2015), era integrasi anteseden multi-level (2016–2020), era konsolidasi dan ulasan (2021–2023), hingga era digital dan multi-level terbaru (2024–2026)
. - Enam Klaster Tematik: Literatur IWB terbagi ke dalam enam fokus utama, yaitu kepemimpinan, mekanisme psikologis, dukungan organisasi dan manajemen sumber daya manusia (MSDM), iklim organisasi, faktor kepribadian individu, serta konteks digital
. - Model Ekosistem Empat Lapis: Penelitian menegaskan bahwa IWB muncul dari interaksi empat lapisan ekosistem: sumber daya psikologis individu, faktor sosial-relasional, sistem dukungan organisasi, dan konteks digital
.
Temuan ini membawa implikasi praktis yang luas bagi dunia usaha, manajemen SDM, serta perumusan kebijakan perusahaan. Organisasi yang ingin meningkatkan inovasi tidak cukup hanya mengandalkan satu aspek saja, seperti melatih kepemimpinan atau menyediakan teknologi canggih secara terpisah. Menurut para penulis, perusahaan harus membangun ekosistem terintegrasi yang menyelaraskan dukungan kepemimpinan transformasional, rasa aman secara psikologis bagi karyawan, praktik MSDM yang berorientasi pada komitmen tinggi, serta infrastruktur digital yang memadai
"Inovasi bukanlah produk dari faktor pendorong yang terisolasi, melainkan hasil kemunculan (emergent outcome) dari interaksi dinamis antara sumber daya psikologis individu, faktor sosial, sistem dukungan organisasi, dan pemihakan konteks digital," tulis Nopi Oktavianti dkk. dalam studinya
.
Profil Penulis
- Nopi Oktavianti – Peneliti dan akademisi di Universitas Pamulang
. - Muhardi – Peneliti dan akademisi di Universitas Pamulang
. - Eneng Nurlaili Wangi – Peneliti dan akademisi di Universitas Pamulang
. - asya Apiranti – Peneliti dan akademisi di Universitas Pamulang
.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel Jurnal: Innovative Work Behavior as an Organizational Ecosystem: A Systematic Literature Review from Structural Origins to the Digital Era (1969–2026)
- Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.21 - URL Resmi:
https://dmimultitechpublisher.my.id/index.php/ijma
0 Komentar