Penelitian yang dimuat dalam Formosa Journal of Multidisciplinary Research itu dilakukan pada lingkungan Denma PusdikArmed di Cimahi. Dalam konteks organisasi militer, personel organik memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan administrasi, pelayanan internal, serta kelancaran operasional organisasi. Karena itu, kualitas kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dalam pencapaian tujuan organisasi.
Ada kesenjangan antara kinerja aktual dan harapan organisasi
Peneliti menemukan bahwa kinerja personel TNI AD di Denma PusdikArmed secara umum sudah berjalan baik, tetapi masih terdapat ruang untuk peningkatan. Data yang dikumpulkan menunjukkan masih ada personel yang berada pada kategori “cukup”, sementara standar kinerja yang diharapkan organisasi setidaknya berada pada kategori tinggi.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena kesenjangan kinerja dapat berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas, produktivitas, dan pencapaian tujuan organisasi.
Salah satu persoalan yang ditemukan berkaitan dengan dukungan organisasi. Berdasarkan wawancara, pelaksanaan pelatihan masih terbatas, belum merata, dan belum dilakukan secara berkelanjutan. Akibatnya, kesempatan personel untuk mengembangkan kompetensi belum sepenuhnya sama.
Selain itu, peneliti melihat adanya persoalan motivasi kerja. Sebagian personel masih menjalankan pekerjaan sebagai rutinitas tanpa menunjukkan inisiatif yang kuat untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Pola kerja yang monoton dan pemanfaatan teknologi yang belum optimal juga menjadi perhatian dalam penelitian tersebut.
Penelitian melibatkan 36 peserta
Hasil pengujian menunjukkan seluruh pernyataan dalam kuesioner dinyatakan valid. Nilai Cronbach’s Alpha untuk dukungan organisasi sebesar 0,814, motivasi kerja 0,815, dan kinerja 0,638.
Dukungan atasan menjadi aspek paling kuat
Secara deskriptif, persepsi personel terhadap dukungan organisasi memperoleh skor rata-rata 3,81 dan masuk kategori kuat. Aspek dukungan dari atasan memperoleh nilai tertinggi, yakni 3,86. Sementara itu, aspek keadilan memperoleh nilai terendah, yaitu 3,78.
Sementara itu, kinerja personel memperoleh skor rata-rata 3,79 dan masuk kategori baik. Aspek tanggung jawab menjadi yang tertinggi dengan skor 3,89, sedangkan disiplin memperoleh skor terendah, yaitu 3,71. Artinya, kualitas kerja personel sudah dinilai baik, tetapi kedisiplinan masih menjadi salah satu area yang perlu diperkuat.
Dukungan organisasi dan motivasi menjelaskan 55,1 persen variasi kinerja
Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 13,365 + 0,418 X1 + 0,355 X2. Angka tersebut menunjukkan hubungan positif antara dukungan organisasi yang dirasakan maupun motivasi kerja dengan kinerja personel. Semakin kuat dukungan organisasi yang dirasakan, semakin baik pula kinerja; demikian juga ketika motivasi kerja meningkat.
Besarnya kontribusi kedua faktor tersebut tercermin dari nilai R² sebesar 0,551 atau 55,1 persen. Dengan demikian, dukungan organisasi dan motivasi kerja secara bersama-sama menjelaskan 55,1 persen variasi kinerja personel dalam penelitian ini, sedangkan 44,9 persen lainnya berkaitan dengan faktor lain yang tidak diteliti.
Rekomendasi untuk meningkatkan kinerja
Dian Nofiana dan Khaerul Rizal Abdurahman merekomendasikan agar Denma PusdikArmed memperkuat aspek keadilan melalui pembagian tugas yang proporsional, pemerataan kesempatan pengembangan diri, serta pengambilan keputusan yang transparan.
Dukungan dari atasan yang sudah dinilai baik juga perlu dipertahankan melalui bimbingan, pendampingan, dan perhatian terhadap kebutuhan personel. Untuk meningkatkan motivasi, organisasi dapat menetapkan target kerja yang jelas, melakukan evaluasi kinerja secara objektif, serta memberikan penghargaan atas pencapaian personel, termasuk pencapaian kecil.
Peneliti juga menyarankan pelatihan berkelanjutan, pengembangan kompetensi, dan evaluasi kinerja secara berkala untuk mempertahankan kualitas kerja yang sudah baik. Untuk penelitian berikutnya, faktor seperti kepuasan kerja, komitmen organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompetensi dapat ditambahkan agar pemahaman mengenai faktor yang memengaruhi kinerja menjadi lebih luas.
Profil penulis
Dian Nofiana merupakan penulis pertama dan corresponding author penelitian ini dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani. Bidang kajian yang tercermin dalam artikel adalah manajemen sumber daya manusia, khususnya dukungan organisasi, motivasi kerja, dan kinerja personel. Artikel mencantumkan nama Dian Nofiana dan alamat kontak akademik, tetapi tidak mencantumkan gelar akademik penulis.
Khaerul Rizal Abdurahman merupakan penulis kedua dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani. Artikel juga tidak mencantumkan gelar akademiknya secara eksplisit.
0 Komentar