Tatang Suherman dan Nani Nurani Mukhsin dari Universitas Muhammadiyah Jakarta meneliti bagaimana grup nasyid legendaris Raihan mempertahankan citra positif mereka di mata publik
Latar Belakang
Media massa memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik, mengubah sikap, dan mendorong tindakan masyarakat
Metodologi Penelitian
Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan pengamatan mendalam dan wawancara terhadap tiga narasumber kunci
Temuan Utama
Berdasarkan hasil analisis, berikut adalah aktivitas hubungan media yang dilakukan oleh grup Raihan
- Raihan aktif melakukan siaran pers, konferensi pers, kunjungan media, dan wawancara untuk memperkuat publikasi
. - Citra positif Raihan terbentuk melalui kombinasi persepsi, motivasi, stimulus, dan sikap yang diterima dengan baik oleh pendengar di berbagai negara
. - Grup ini menerapkan model komunikasi dua arah yang seimbang, menjadikan media sebagai mitra strategis, bukan sekadar alat promosi
. - Meskipun fungsi hubungan masyarakat (humas) sempat memiliki keterbatasan karena merangkap dengan tugas manajemen, hal ini tidak menghambat Raihan karena mereka telah memiliki basis penggemar yang kuat
.
Implikasi dan Dampak
Temuan ini menunjukkan bahwa kesuksesan jangka panjang sebuah entitas hiburan sangat bergantung pada pengelolaan hubungan media yang berkelanjutan dan jujur
Profil Penulis
- Tatang Suherman: Universitas Muhammadiyah Jakarta.
- Nani Nurani Mukhsin: Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Media Relations Activities in Shaping Image Group Nasyid Raihan
- Jurnal: Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS)
- Tahun: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.55927/cjas.v4i6.189
0 Komentar