Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Manado - Strategi Akuntansi Biaya: Metode Full Costing Bantu UMKM Tetapkan Harga Jual Lebih Adil dan Kompetitif. Penelitian yang dilakukan oleh Syalommita B.M. Ratu, Victorina Z. Tirayoh, dan Fanda D.P. Rundengan dari Universitas Sam Ratulangi dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 6 Tahun 2026 menyoroti bahwa bagaimana penerapan metode full costing dalam akuntansi biaya mampu mengoptimalkan penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) serta harga jual akhir .
Penelitian yang dilakukan oleh Syalommita B.M. Ratu, Victorina Z. Tirayoh, dan Fanda D.P. Rundengan dari Universitas Sam Ratulangi menyoroti bahwa pendekatan akuntansi yang sistematis memberikan landasan harga yang lebih bersahabat bagi konsumen tanpa mengorbankan proyeksi laba usaha secara keseluruhan .
Mengapa Estimasi Tradisional Berisiko Bagi UMKM?
Selama ini, banyak pelaku industri rumah tangga menetapkan harga produk mereka hanya dengan mengacu pada tren pasar dan perkiraan kasar atau metode estimatif . Pola bisnis konvensional semacam ini dinilai berisiko dalam jangka panjang. Pemilik UD. Anyen Pia, Marthin Pelealu, mengungkapkan bahwa pencatatan pengeluaran harian di usahanya masih bersifat sederhana dan belum mengelompokkan komponen biaya secara terstruktur sesuai standar akuntansi yang lazim . Sebelum penelitian ini dilakukan, UD. Anyen Pia memperkirakan HPP kue pia mereka berada di angka Rp500 per unit, dengan harga jual Rp700 untuk pasokan rumah makan dan Rp800 untuk kemitraan warung . Namun, perhitungan mandiri tersebut belum memisahkan secara rinci antara pengeluaran yang secara langsung membentuk fisik produk dengan biaya pendukung operasional umum lainnya . Hal inilah yang mendorong para peneliti dari Universitas Sam Ratulangi untuk merumuskan ulang struktur pembiayaan usaha tersebut agar lebih transparan dan efisien .
Menyederhanakan Metode Analisis Biaya
Dalam proses pengumpulan data yang berlangsung sejak Maret 2025, tim peneliti menerapkan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus yang mendalam . Mereka melakukan wawancara langsung dengan pemilik usaha, mengamati secara dekat proses produksi harian kue pia di pabrik, serta membedah catatan keuangan sederhana yang dimiliki mitra . Data kuantitatif yang terkumpul kemudian diolah menggunakan formulasi metode full costing . Dalam dunia akuntansi manajemen, full costing merupakan metode penentuan harga pokok yang menjumlahkan secara komprehensif seluruh elemen biaya produksi . Struktur biaya ini secara ketat hanya memasukkan unsur-unsur yang berkontribusi langsung pada manufaktur produk, meliputi:
. Dalam prinsip akuntansi biaya modern, pengeluaran distribusi tersebut diklasifikasikan sebagai beban usaha atau biaya komersial, bukan bagian dari pengeluaran manufaktur langsung di dalam dapur produksi .
Temuan Utama: Harga Pokok Produksi Turun Hingga 20 Persen
Melalui rekonstruksi biaya yang dilakukan oleh Syalommita B.M. Ratu dan tim sejawatnya dari Universitas Sam Ratulangi, ditemukan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara metode taksiran tradisional milik UD. Anyen Pia dengan perhitungan terstandar full costing:
Hasil studi kasus ini membawa implikasi praktis yang luar biasa bagi pengembangan UMKM di Indonesia, khususnya di sektor industri makanan ringan. Penurunan harga jual teoretis dari Rp800 menjadi Rp700 per produk bukan berarti menurunkan performa usaha, melainkan sebuah peluang strategi pemasaran yang sangat menguntungkan . Dengan menawarkan harga yang lebih kompetitif dan ramah di kantong konsumen, UD. Anyen Pia berpotensi memperluas pangsa pasar baru, menarik lebih banyak agen kemitraan, dan melipatgandakan volume penjualan harian secara signifikan . Di sisi lain, pembukuan keuangan internal menjadi jauh lebih sehat, rapi, dan tepercaya apabila pemilik usaha ingin mengajukan modal usaha ke lembaga keuangan formal. Penulis merekomendasikan agar manajemen UD. Anyen Pia dan pelaku UMKM sejenis mulai beralih menggunakan pembukuan digital berbasis full costing guna memonitor performa bisnis secara real-time demi mencapai efisiensi biaya yang berkesinambungan .
Profil Peneliti
Syalommita B.M. Ratu, S.Ak.: Merupakan lulusan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi . Ia memiliki fokus keahlian di bidang akuntansi biaya, manajemen keuangan UMKM, dan sistem pelaporan keuangan sektor bisnis lokal.
Victorina Z. Tirayoh, S.E., M.Si., Ak.: Dosen senior dan akademisi aktif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi . Ia mendalami kajian akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, serta pendampingan tata kelola keuangan UMKM.
Fanda D.P. Rundengan, S.E., M.Si.: Staf pengajar dan peneliti di lingkungan Universitas Sam Ratulangi . Ia memiliki kepakaran mendalam pada analisis kelayakan bisnis, akuntansi biaya, dan optimalisasi strategi harga industri kreatif.
Sumber Peneliti
Syalommita B.M. Ratu, Victorina Z. Tirayoh, dan Fanda D.P. Rundengan. Application of Full Costing Method in Determining Production Cost and Selling Price (Case Study at UD. Anyen Pia) / Penerapan Metode Full Costing dalam Penentuan Harga Pokok Produksi dan Harga Jual (Studi Kasus pada UD. Anyen Pia). Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 7, Tahun 2026 (Halaman 1437-1452)
DOI :https://doi.org/10.55927/fjas.v4i11.74
URL:https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Penelitian yang dilakukan oleh Syalommita B.M. Ratu, Victorina Z. Tirayoh, dan Fanda D.P. Rundengan dari Universitas Sam Ratulangi menyoroti bahwa pendekatan akuntansi yang sistematis memberikan landasan harga yang lebih bersahabat bagi konsumen tanpa mengorbankan proyeksi laba usaha secara keseluruhan
Mengapa Estimasi Tradisional Berisiko Bagi UMKM?
Selama ini, banyak pelaku industri rumah tangga menetapkan harga produk mereka hanya dengan mengacu pada tren pasar dan perkiraan kasar atau metode estimatif
Menyederhanakan Metode Analisis Biaya
Dalam proses pengumpulan data yang berlangsung sejak Maret 2025, tim peneliti menerapkan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus yang mendalam
- Biaya Bahan Baku Langsung: Pengeluaran untuk tepung terigu, minyak goreng, gula, garam, vanili, air, serta bahan isian seperti cokelat dan keju
. - Biaya Tenaga Kerja Langsung: Gaji harian untuk 8 orang pekerja yang meracik dan memanggang kue pia sebesar Rp50.000 per orang per hari
. - Biaya Overhead Pabrik Tetap: Penggunaan daya listrik bulanan dan penyusutan aset mesin oven pemanggang yang dihitung dengan metode garis lurus selama estimasi masa manfaat 10 tahun
. - Biaya Overhead Pabrik Variabel: Kebutuhan tabung gas LPG 3 kg sebanyak 2 tabung per hari untuk operasional pemanggangan kue
.
Temuan Utama: Harga Pokok Produksi Turun Hingga 20 Persen
Melalui rekonstruksi biaya yang dilakukan oleh Syalommita B.M. Ratu dan tim sejawatnya dari Universitas Sam Ratulangi, ditemukan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara metode taksiran tradisional milik UD. Anyen Pia dengan perhitungan terstandar full costing:
- Total HPP Bulanan Lebih Efisien: Berdasarkan catatan kapasitas produksi rata-rata sebanyak 5.000 unit kue pia per hari (atau total 120.000 unit per bulan), kalkulasi tradisional mandiri menghasilkan angka pengeluaran kumulatif sebesar Rp59.784.000 per bulan
. Sementara itu, dengan metode full costing, total HPP riil yang ditemukan hanya bernilai Rp49.122.000 per bulan . - Efisiensi Angka HPP Per Produk: Penerapan metode full costing menyajikan nilai HPP yang lebih rendah sebesar 17,83% dibandingkan taksiran awal usaha
. Secara matematis, biaya pembuatan riil satu unit kue pia sebenarnya hanya menyentuh angka Rp400, sedangkan taksiran awal pemilik usaha berada di angka Rp500 per unit . Terdapat selisih pengeluaran sebesar Rp100 per produk yang selama ini tidak ditempatkan pada pos akuntansi yang tepat . - Penetapan Harga Jual Lebih Murah: Ketika kalkulasi HPP baru sebesar Rp400 ini dikombinasikan dengan metode cost plus pricing (menambahkan biaya total dengan target keuntungan) menggunakan margin laba ideal sebesar 60%, diperoleh harga jual objektif sebesar Rp700 per unit
. Angka ini tercatat 12,5% lebih murah jika dibandingkan dengan harga jual eceran tertinggi yang selama ini ditetapkan oleh pemilik usaha kepada warung-warung, yaitu sebesar Rp800 .
Hasil studi kasus ini membawa implikasi praktis yang luar biasa bagi pengembangan UMKM di Indonesia, khususnya di sektor industri makanan ringan. Penurunan harga jual teoretis dari Rp800 menjadi Rp700 per produk bukan berarti menurunkan performa usaha, melainkan sebuah peluang strategi pemasaran yang sangat menguntungkan
Profil Peneliti
Syalommita B.M. Ratu, S.Ak.: Merupakan lulusan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi
Victorina Z. Tirayoh, S.E., M.Si., Ak.: Dosen senior dan akademisi aktif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi
Fanda D.P. Rundengan, S.E., M.Si.: Staf pengajar dan peneliti di lingkungan Universitas Sam Ratulangi
Sumber Peneliti
Syalommita B.M. Ratu, Victorina Z. Tirayoh, dan Fanda D.P. Rundengan. Application of Full Costing Method in Determining Production Cost and Selling Price (Case Study at UD. Anyen Pia) / Penerapan Metode Full Costing dalam Penentuan Harga Pokok Produksi dan Harga Jual (Studi Kasus pada UD. Anyen Pia). Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol. 5, No. 7, Tahun 2026 (Halaman 1437-1452)
DOI :
URL:

0 Komentar