Empat Faktor Ini Jadi Penentu Minat Warga Samarinda Menggunakan DANA E-Wallet

Created by AI

FORMOSA NEWS - Persepsi risiko, kemudahan penggunaan, manfaat, dan keamanan menjadi faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat menggunakan aplikasi DANA sebagai dompet digital. Temuan ini diungkap dalam penelitian yang dilakukan Syachrul, Almasari Aksenta, dan Siti Nurhasanah dari Politeknik Negeri Samarinda dan dipublikasikan pada International Journal of Applied and Scientific Research (IJASR) Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026. Hasil penelitian ini penting karena memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang mendorong masyarakat semakin percaya menggunakan pembayaran digital di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Perkembangan teknologi finansial (financial technology/fintech) telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi. Pembayaran yang sebelumnya didominasi uang tunai kini semakin bergeser menuju sistem pembayaran digital atau cashless. Dompet digital (e-wallet) menjadi salah satu inovasi yang paling banyak digunakan karena menawarkan transaksi yang lebih praktis, cepat, dan efisien hanya melalui telepon pintar.

Indonesia sendiri telah memiliki puluhan penyedia layanan e-wallet yang memperoleh izin resmi dari Bank Indonesia. Di antara berbagai layanan tersebut, DANA menjadi salah satu platform dengan jumlah pengguna terbesar. Tingginya jumlah unduhan aplikasi menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan dompet digital untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran belanja, transfer dana, hingga pembayaran layanan publik.

Menurut peneliti, pertumbuhan penggunaan DANA juga didukung oleh semakin luasnya kolaborasi dengan berbagai sektor, seperti UMKM, sistem parkir elektronik, pembayaran retribusi, hingga layanan pemerintahan berbasis digital. Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai faktor yang memengaruhi minat masyarakat menggunakan DANA menjadi semakin penting bagi pengembang aplikasi maupun pembuat kebijakan.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim peneliti melakukan survei terhadap 100 pengguna DANA di Kota Samarinda yang berasal dari berbagai kelompok usia, profesi, dan latar belakang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 27. Sebelum analisis dilakukan, seluruh instrumen penelitian telah melewati pengujian validitas dan reliabilitas sehingga dinilai layak digunakan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel yang diteliti sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap niat masyarakat menggunakan DANA. Bahkan ketika diuji secara bersamaan, seluruh faktor tersebut mampu menjelaskan sebagian besar keputusan pengguna dalam memilih aplikasi dompet digital tersebut.

Temuan utama penelitian meliputi:

  • Persepsi risiko menjadi faktor yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap minat menggunakan DANA. Semakin rendah risiko yang dirasakan pengguna, seperti kekhawatiran kehilangan saldo atau kegagalan transaksi, semakin tinggi pula keinginan mereka menggunakan aplikasi.
  • Kemudahan penggunaan turut meningkatkan minat masyarakat. Pengguna lebih tertarik menggunakan aplikasi yang mudah dipelajari, sederhana dioperasikan, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan transaksi.
  • Manfaat yang dirasakan juga berpengaruh positif. Pengguna merasa DANA mampu membuat transaksi lebih efektif, menghemat waktu, dan meningkatkan efisiensi aktivitas keuangan sehari-hari.
  • Keamanan menjadi faktor penting lainnya. Rasa aman terhadap perlindungan data pribadi maupun dana yang tersimpan membuat pengguna lebih percaya menggunakan layanan tersebut secara berkelanjutan.

Analisis statistik menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara keempat faktor tersebut dengan niat menggunakan DANA. Nilai koefisien korelasi (R) mencapai 0,909, sedangkan koefisien determinasi (R² = 0,826) menunjukkan bahwa sekitar 82,6% variasi minat masyarakat menggunakan DANA dapat dijelaskan oleh persepsi risiko, kemudahan penggunaan, manfaat, dan keamanan. Sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian.

Penelitian juga menemukan bahwa persepsi risiko justru menjadi variabel yang paling dominan. Artinya, meskipun masyarakat menginginkan aplikasi yang mudah digunakan dan bermanfaat, rasa aman dari risiko kehilangan dana maupun penyalahgunaan informasi pribadi tetap menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan menggunakan layanan keuangan digital.

Menurut Syachrul dan tim peneliti dari Politeknik Negeri Samarinda, hasil ini menunjukkan bahwa pengembang dompet digital perlu terus meningkatkan sistem keamanan, sekaligus menjaga kemudahan penggunaan dan manfaat layanan agar pengguna tetap percaya serta bersedia menggunakan aplikasi dalam jangka panjang. Kepercayaan pengguna menjadi fondasi utama keberhasilan layanan pembayaran digital di tengah persaingan industri fintech yang semakin ketat.

Temuan tersebut juga memiliki implikasi yang luas. Bagi perusahaan fintech, hasil penelitian dapat menjadi dasar dalam merancang fitur keamanan, antarmuka aplikasi, dan layanan pelanggan yang lebih baik. Bagi pemerintah, penelitian ini memberikan bukti bahwa peningkatan keamanan transaksi digital dapat mempercepat transformasi menuju masyarakat tanpa uang tunai (cashless society). Sementara bagi pelaku UMKM dan sektor publik, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap dompet digital berpotensi memperluas penggunaan pembayaran elektronik dalam berbagai layanan.

Peneliti merekomendasikan agar penelitian selanjutnya melibatkan responden dari wilayah lain di Indonesia sehingga hasilnya dapat menggambarkan perilaku pengguna e-wallet secara lebih luas. Selain itu, faktor-faktor lain seperti promosi, kualitas layanan, loyalitas pengguna, maupun pengaruh gaya hidup digital juga dinilai layak untuk dikaji pada penelitian berikutnya.

Profil Penulis

Syachrul merupakan peneliti dari Politeknik Negeri Samarinda yang memiliki ketertarikan pada bidang administrasi bisnis, perilaku konsumen, pemasaran digital, serta adopsi teknologi finansial. Penelitian ini disusun bersama Almasari Aksenta dan Siti Nurhasanah, yang juga berasal dari Politeknik Negeri Samarinda, dengan fokus pada perilaku pengguna layanan keuangan digital dan transformasi ekonomi berbasis teknologi.

Sumber Penelitian

Judul Artikel: The Effect of Perceived Risk, Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, and Security on the Intention to Use the DANA E-Wallet in Samarinda City

Penulis: Syachrul, Almasari Aksenta, Siti Nurhasanah

Jurnal: International Journal of Applied and Scientific Research (IJASR)

Volume/Nomor: Vol. 4 No. 4 (2026), Halaman 203–218

DOI: https://doi.org/10.59890/ijasr.v4i4.232

Posting Komentar

0 Komentar