Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Semarang - Kasus kegagalan audit berskala global seperti runtuhnya raksasa properti Evergrande di China, skandal Wirecard di Jerman, hingga kebangkrutan FTX di Amerika Serikat telah mengguncang kepercayaan investor global . Temuan ini diungkapkan dalam riset Yulianti, bersama rekan akademisi Dian Indriana Trilestari dan Nurdhiana dalam artikel keuangan yang dipublikasikan pada Jurnal Manajemen Bisnis, Akuntansi dan Keuangan (JAMBAK) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa memetakan faktor perilaku dan kompetensi teknologi yang menentukan kredibilitas laporan keuangan di Indonesia .
Dilema Tenggat Waktu dan Integritas Digital
Lingkungan audit modern saat ini dihadapkan pada disrupsi teknologi masif dan volume data transaksi yang sangat besar . Di sisi lain, auditor sering kali terjebak dalam tekanan waktu (time pressure) akibat tenggat pelaporan yang sangat ketat . Studi ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan menyebarkan kuesioner terstruktur berbasis digital kepada 347 auditor aktif di Indonesia . Para responden mencakup auditor junior, senior, supervisor, manajer, hingga auditor internal yang berbasis di berbagai kantor akuntan publik dan divisi audit internal perusahaan . Data yang terkumpul kemudian diuji menggunakan teknik statistik canggih Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) melalui perangkat lunak AMOS untuk menganalisis hubungan antar-variabel secara simultan .
Lima Temuan Utama Kunci Kredibilitas Laporan Keuangan
Melalui pengujian model struktural, riset ini berhasil membuktikan lima faktor utama yang memengaruhi kualitas hasil audit di Indonesia :
.
Implikasi bagi Dunia Bisnis dan Kebijakan Publik
Hasil penelitian ini memberikan pesan yang kuat bagi para pelaku usaha, regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan organisasi profesi akuntan di Indonesia . Transformasi teknologi di dunia akuntansi terbukti tidak akan pernah bisa menggantikan posisi integritas moral dan independensi seorang auditor .
Profil Penulis
Yulianti, S.E., M.Si., Ak. – Dosen dan peneliti di Universitas Semarang. Berfokus pada bidang keahlian Akuntansi Keperilakuan, Auditing, dan Etika Profesi .
Dian Indriana Trilestari, S.E., M.Si. – Akademisi di Universitas Semarang dengan spesialisasi riset pada Manajemen Keuangan dan Sistem Informasi Akuntansi .
Nurdhiana, S.E., M.Si., Akt. – Peneliti di Universitas Semarang yang mendalami bidang Audit Kontemporer dan Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance) .
Sumber Penelitian
Yulianti, Dian Indirana Trilestari, Nurdhiana. Exploring Behavioral Factors Affecting Audit Quality in Contemporary Auditing Environments. Jurnal Manajemen Bisnis, Akuntansi dan Keuangan (JAMBAK), Vol. 5, No. 1, 2026: 67-86.
DOI:https://doi.org/10.55927/jambak.v5i1.5
URL: https://journaljambak.my.id/index.php/jambak
Dilema Tenggat Waktu dan Integritas Digital
Lingkungan audit modern saat ini dihadapkan pada disrupsi teknologi masif dan volume data transaksi yang sangat besar
Lima Temuan Utama Kunci Kredibilitas Laporan Keuangan
Melalui pengujian model struktural, riset ini berhasil membuktikan lima faktor utama yang memengaruhi kualitas hasil audit di Indonesia
- Komitmen Etika Menjadi Pondasi Terkuat: Perilaku etis yang berlandaskan integritas, kejujuran, dan tanggung jawab moral memiliki pengaruh positif paling dominan dalam mendongkrak kualitas audit
. - Independensi Menangkal Intervensi: Sikap objektif, netral, dan bebas dari tekanan kepentingan klien terbukti signifikan meningkatkan kredibilitas opini akuntan publik
. - Kompetensi Audit Digital Mempercepat Deteksi: Kemampuan auditor dalam mengoperasikan sistem audit digital, analisis data besar (big data analytics), serta prosedur berbasis teknologi terbukti krusial dalam memproses data keuangan yang kompleks secara efektif
. - Skeptisisme Profesional Mengungkap Manipulasi: Cara berpikir kritis dan evaluasi tajam terhadap bukti-bukti yang disodorkan manajemen perusahaan secara langsung meminimalkan risiko lolosnya salah saji material
. - Tekanan Waktu Merusak Kualitas Kerja: Berbanding terbalik dengan faktor lainnya, beban kerja yang berlebihan dan batas waktu yang tidak realistis berdampak negatif karena memicu keputusan prematur dan pemangkasan prosedur audit wajib
.
Implikasi bagi Dunia Bisnis dan Kebijakan Publik
Hasil penelitian ini memberikan pesan yang kuat bagi para pelaku usaha, regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan organisasi profesi akuntan di Indonesia
Profil Penulis
Yulianti, S.E., M.Si., Ak. – Dosen dan peneliti di Universitas Semarang. Berfokus pada bidang keahlian Akuntansi Keperilakuan, Auditing, dan Etika Profesi
Dian Indriana Trilestari, S.E., M.Si. – Akademisi di Universitas Semarang dengan spesialisasi riset pada Manajemen Keuangan dan Sistem Informasi Akuntansi
Nurdhiana, S.E., M.Si., Akt. – Peneliti di Universitas Semarang yang mendalami bidang Audit Kontemporer dan Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance)
Sumber Penelitian
Yulianti, Dian Indirana Trilestari, Nurdhiana. Exploring Behavioral Factors Affecting Audit Quality in Contemporary Auditing Environments. Jurnal Manajemen Bisnis, Akuntansi dan Keuangan (JAMBAK), Vol. 5, No. 1, 2026: 67-86.
DOI:

0 Komentar