Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Philipina - PFAS di Tempat Kerja Jadi Ancaman Serius: Biaya Hukum dan Kesehatan Lebih Besar dari Kompensasi Karyawan. Penelitian yang dilakukan oleh Kimberly Long Holt dari Health and Safety Concepts – Environmental Health & Safety dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 4 Tahun 2026 menyoroti bahwa bagaimana paparan PFAS tidak hanya berdampak pada kesehatan pekerja, tetapi juga memicu risiko hukum dan finansial yang jauh lebih besar bagi perusahaan.
Penelitian yang dilakukan oleh Kimberly Long Holt dari Health and Safety Concepts – Environmental Health & Safety menyoroti bahwa kelompok bahan kimia sintetis yang sangat tahan terhadap panas, air, dan minyak.
Paparan Tinggi Terjadi di Dunia Kerja
Berbeda dengan masyarakat umum, pekerja di sektor tertentu mengalami paparan PFAS yang lebih tinggi dan berlangsung lama. Industri berisiko tinggi meliputi manufaktur bahan kimia, pemadam kebakaran, pelapisan logam, tekstil, hingga sektor kesehatan.
Penelitian ini mengidentifikasi empat jalur utama paparan PFAS di tempat kerja:
Penelitian yang dilakukan oleh Kimberly Long Holt dari Health and Safety Concepts – Environmental Health & Safety menyoroti bahwa kelompok bahan kimia sintetis yang sangat tahan terhadap panas, air, dan minyak.
Paparan Tinggi Terjadi di Dunia Kerja
Berbeda dengan masyarakat umum, pekerja di sektor tertentu mengalami paparan PFAS yang lebih tinggi dan berlangsung lama. Industri berisiko tinggi meliputi manufaktur bahan kimia, pemadam kebakaran, pelapisan logam, tekstil, hingga sektor kesehatan.
Penelitian ini mengidentifikasi empat jalur utama paparan PFAS di tempat kerja:
- Inhalasi (pernapasan): partikel atau uap PFAS di udara.
- Kontak kulit: dari bahan atau peralatan yang mengandung PFAS.
- Ingesti (tertelan): dari tangan atau permukaan yang terkontaminasi.
- Kontak mata: percikan atau aerosol kimia.
Sebagian besar pekerja bahkan terpapar melalui beberapa jalur sekaligus, sehingga meningkatkan risiko akumulasi dalam tubuh.
Dampak Kesehatan: Dari Kolesterol Hingga Kanker
Penulis menjelaskan bahwa bukti ilmiah terbaru menunjukkan PFAS berdampak serius pada kesehatan manusia. Beberapa efek utama yang ditemukan antara lain:
Dampak Kesehatan: Dari Kolesterol Hingga Kanker
Penulis menjelaskan bahwa bukti ilmiah terbaru menunjukkan PFAS berdampak serius pada kesehatan manusia. Beberapa efek utama yang ditemukan antara lain:
- Peningkatan kadar kolesterol.
- Penurunan sistem kekebalan tubuh.
- Gangguan hormon tiroid.
- Kerusakan hati.
- Risiko kanker, terutama ginjal dan testis.
Pada 2023, International Agency for Research on Cancer (IARC) bahkan mengklasifikasikan salah satu jenis PFAS, yaitu PFOA, sebagai karsinogen bagi manusia. Paparan di tempat kerja terbukti jauh lebih tinggi dibanding populasi umum. Pada pekerja industri fluorokimia, kadar PFAS dalam darah bisa mencapai ribuan nanogram per mililiter, jauh di atas kisaran normal 1–3 ng/mL.
Biaya Risiko: Litigasi Lebih Mahal dari Kompensasi Pekerja
Salah satu temuan paling penting dalam studi ini adalah perbandingan biaya risiko. Holt menunjukkan bahwa:
Biaya Risiko: Litigasi Lebih Mahal dari Kompensasi Pekerja
Salah satu temuan paling penting dalam studi ini adalah perbandingan biaya risiko. Holt menunjukkan bahwa:
- Biaya kompensasi pekerja relatif kecil.
- Biaya litigasi dan pembersihan lingkungan jauh lebih besar.
- Banyak biaya tersebut tidak lagi ditanggung asuransi.
Contoh nyata adalah penyelesaian kasus PFAS oleh perusahaan 3M pada 2023 yang mencapai USD 10,3 miliar akibat pencemaran air. Dengan semakin banyaknya perusahaan asuransi yang mengecualikan PFAS dari polis mereka, risiko finansial kini sepenuhnya ditanggung perusahaan.
Implikasi bagi Dunia Industri dan Kebijakan
Temuan ini memiliki dampak luas, terutama bagi:
Implikasi bagi Dunia Industri dan Kebijakan
Temuan ini memiliki dampak luas, terutama bagi:
- Perusahaan: perlu audit bahan kimia dan strategi manajemen risiko.
- Pemerintah: memperkuat regulasi dan pengawasan.
- Pekerja: meningkatkan kesadaran dan perlindungan kesehatan.
- Asuransi: menyesuaikan model risiko jangka panjang.
Penulis menegaskan bahwa PFAS bukan lagi risiko masa depan, melainkan masalah nyata yang sudah terjadi di banyak tempat kerja.
Profil Penulis
Kimberly Long Holt adalah praktisi dan peneliti di bidang Environmental Health & Safety yang berafiliasi dengan Health and Safety Concepts. Ia memiliki keahlian dalam manajemen risiko, keselamatan kerja, dan kepatuhan regulasi lingkungan, khususnya terkait bahan kimia berbahaya di industri.
Sumber Penelitian
Holt, Kimberly Long. 2026. PFAS in the Workplace: A Risk Manager’s Framework for Occupational Exposure, Regulatory Compliance, and Total Cost of Risk in 2026. Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 4.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i4.39
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Profil Penulis
Kimberly Long Holt adalah praktisi dan peneliti di bidang Environmental Health & Safety yang berafiliasi dengan Health and Safety Concepts. Ia memiliki keahlian dalam manajemen risiko, keselamatan kerja, dan kepatuhan regulasi lingkungan, khususnya terkait bahan kimia berbahaya di industri.
Sumber Penelitian
Holt, Kimberly Long. 2026. PFAS in the Workplace: A Risk Manager’s Framework for Occupational Exposure, Regulatory Compliance, and Total Cost of Risk in 2026. Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 4.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i4.39
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

0 Komentar