Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Cirebon - Motivasi Lebih Berpengaruh daripada Manajemen dalam Mendorong Keaktifan Jakmania Cirebon. Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Rizky bersama Dharliana Hardjowikarto dan Juwita dari Universitas Swadaya Gunung Jati dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Management Analytics (AJMA) edisi Vol. 5 No. 2 Tahun 2026 menyoroti bahwa motivasi anggota memiliki pengaruh kuat terhadap keterlibatan mereka, sementara manajemen sumber daya manusia justru tidak menunjukkan dampak signifikan.
Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Rizky bersama Dharliana Hardjowikarto dan Juwita dari Universitas Swadaya Gunung Jati menyoroti bahwa bagaimana komunitas berbasis relawan, seperti suporter sepak bola, bergerak bukan semata karena sistem organisasi, melainkan dorongan emosional dan rasa memiliki.
Latar Belakang: Komunitas Suporter yang Terus Berkembang
Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Rizky bersama Dharliana Hardjowikarto dan Juwita dari Universitas Swadaya Gunung Jati menyoroti bahwa bagaimana komunitas berbasis relawan, seperti suporter sepak bola, bergerak bukan semata karena sistem organisasi, melainkan dorongan emosional dan rasa memiliki.
Latar Belakang: Komunitas Suporter yang Terus Berkembang
The Jakmania Cirebon merupakan komunitas pendukung Persija Jakarta yang berdiri sejak 2009 dan kini memiliki sekitar 130 anggota aktif. Komunitas ini berkembang dari inisiatif sederhana hingga menjadi organisasi yang terstruktur, bahkan resmi terdaftar sebagai bagian dari jaringan Jakmania pusat pada 2025. Sebagai komunitas suporter, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada partisipasi aktif anggotanya. Keterlibatan ini tidak hanya menentukan keberlangsungan komunitas, tetapi juga mencerminkan loyalitas, solidaritas, dan identitas kolektif para anggotanya. Dalam konteks organisasi modern, manajemen sumber daya manusia (SDM) biasanya dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan kinerja dan partisipasi. Namun, penelitian ini mempertanyakan apakah pendekatan tersebut juga berlaku dalam komunitas berbasis hobi dan relawan.
Metodologi: Survei Anggota Aktif
Metodologi: Survei Anggota Aktif
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 anggota aktif The Jakmania Cirebon sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur tiga variabel utama:
- Manajemen sumber daya manusia (struktur organisasi, pembagian tugas, pembinaan).
- Motivasi anggota (rasa cinta klub, solidaritas, kepuasan emosional).
- Keterlibatan anggota (keaktifan, komitmen, partisipasi).
Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik PLS-SEM untuk melihat hubungan antarvariabel secara menyeluruh.
Temuan Utama: Motivasi Jadi Kunci
Temuan Utama: Motivasi Jadi Kunci
Hasil penelitian menunjukkan perbedaan mencolok antara peran manajemen dan motivasi:
- Motivasi anggota berpengaruh signifikan dan positif terhadap keterlibatan
- Manajemen sumber daya manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan
Secara statistik, motivasi memiliki pengaruh kuat dengan nilai koefisien 0,706 dan signifikansi tinggi. Sebaliknya, manajemen SDM hanya mencatat pengaruh kecil dan tidak signifikan. Selain itu, model penelitian mampu menjelaskan sekitar 74,8% variasi keterlibatan anggota, yang menunjukkan bahwa kombinasi faktor yang diteliti cukup kuat dalam menjelaskan perilaku anggota komunitas.
Implikasi: Strategi Komunitas Perlu Berubah
Hasil penelitian ini memiliki dampak praktis yang luas, terutama bagi pengelola komunitas, organisasi relawan, hingga klub olahraga.
Implikasi: Strategi Komunitas Perlu Berubah
Hasil penelitian ini memiliki dampak praktis yang luas, terutama bagi pengelola komunitas, organisasi relawan, hingga klub olahraga.
Beberapa implikasi penting antara lain:
- Fokus pada penguatan motivasi anggota. Program komunitas sebaiknya dirancang untuk meningkatkan rasa kebersamaan, seperti kegiatan sosial, diskusi, dan event non-formal.
- Pendekatan organisasi yang lebih fleksibel. Struktur formal tetap diperlukan, tetapi harus diimbangi dengan pendekatan kekeluargaan dan komunikasi terbuka.
- Pengakuan non-materi lebih efektif. Apresiasi berupa pengakuan sosial dan pengalaman emosional terbukti lebih bermakna dibandingkan insentif formal.
- Pentingnya ruang partisipasi inklusif. Komunitas perlu memastikan semua anggota memiliki kesempatan berkontribusi, baik anggota lama maupun baru.
Temuan ini juga relevan bagi organisasi lain yang berbasis komunitas, seperti organisasi mahasiswa, komunitas hobi, hingga gerakan sosial.
Profil Penulis
Muhammad Rizky – Peneliti di bidang manajemen organisasi dan komunitas, Universitas Swadaya Gunung Jati
Dharliana Hardjowikarto – Akademisi manajemen dengan fokus pada perilaku organisasi, Universitas Swadaya Gunung Jati
Juwita – Peneliti bidang manajemen sumber daya manusia dan dinamika kelompok, Universitas Swadaya Gunung Jati
Sumber Penelitian
Muhammad Rizky, Dharliana Hardjowikarto, Juwita (2026). The Impact of Human Resource Management and Member Motivation on Member Engagement in the Jakmania Cirebon. AAsian Journal of Management Analytics (AJMA), Vol. 5 No. 2, hlm. 281-294.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajma.v5i2.16451
URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajma
Sumber Penelitian
Muhammad Rizky, Dharliana Hardjowikarto, Juwita (2026). The Impact of Human Resource Management and Member Motivation on Member Engagement in the Jakmania Cirebon. AAsian Journal of Management Analytics (AJMA), Vol. 5 No. 2, hlm. 281-294.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajma.v5i2.16451
URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajma

0 Komentar