Influencer Marketing Tingkatkan Brand Awareness dan Kualitas Merek Gym di Yogyakarta

Ilustrasi by AI

Strategi influencer marketing terbukti mampu meningkatkan brand awareness, keterlibatan pelanggan, dan persepsi kualitas merek pada industri kebugaran di Yogyakarta. Temuan ini dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Business Analytics melalui penelitian yang dilakukan oleh Aziz Ikko Wanaden Mantofani dan Alldila Nadhira Ayu Setyaning dari Universitas Islam Indonesia. Penelitian tersebut meneliti pengaruh pemasaran influencer terhadap konsumen Optimum Gym Yogyakarta yang menggunakan influencer kebugaran “Om Yudis” sebagai bagian dari strategi promosi digital mereka.

Penelitian ini muncul di tengah pertumbuhan industri kebugaran Indonesia yang semakin pesat setelah pandemi COVID-19. Masyarakat kini semakin sadar pentingnya kesehatan fisik dan gaya hidup aktif. Data industri menunjukkan bahwa sektor olahraga Indonesia diperkirakan mencapai nilai Rp39,45 triliun pada 2024, sementara industri gym terus berkembang seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang rutin berolahraga.

Di Yogyakarta, tren tersebut terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga. Persaingan antar pusat kebugaran pun semakin ketat, sehingga gym tidak hanya bersaing dari fasilitas dan harga, tetapi juga dari strategi pemasaran digital untuk menarik perhatian konsumen muda.

Peneliti menilai influencer marketing menjadi salah satu strategi yang paling efektif di era media sosial. Melalui platform seperti Instagram dan TikTok, influencer dapat membangun hubungan emosional dengan audiens dan memengaruhi keputusan konsumen melalui konten yang dianggap autentik dan terpercaya. Dalam penelitian ini, Optimum Gym bekerja sama dengan Om Yudis, seorang influencer kebugaran lokal yang rutin membagikan konten latihan, motivasi olahraga, dan aktivitas gym di media sosial.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Sebanyak 229 responden mengikuti survei online, namun hanya 142 data yang dinyatakan valid untuk dianalisis lebih lanjut.

Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting:

  • Influencer marketing berpengaruh positif terhadap brand awareness dengan koefisien 0,649.
  • Influencer marketing meningkatkan customer brand engagement dengan koefisien 0,441.
  • Influencer marketing juga meningkatkan overall brand quality dengan koefisien 0,311.
  • Customer brand engagement memiliki pengaruh terbesar terhadap overall brand quality dengan koefisien 0,540.
  • Brand awareness tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap overall brand quality.

Penelitian menemukan bahwa keterlibatan pelanggan atau customer brand engagement menjadi faktor paling penting dalam membangun persepsi kualitas merek. Konsumen yang aktif berinteraksi dengan konten gym di media sosial cenderung memiliki pandangan lebih positif terhadap kualitas layanan dan fasilitas gym.

Menurut peneliti, sekadar mengenalkan merek belum cukup untuk menciptakan persepsi kualitas yang kuat. Konsumen perlu terlibat secara langsung melalui interaksi, komentar, partisipasi komunitas, hingga pengalaman menggunakan layanan gym. Oleh karena itu, strategi pemasaran berbasis influencer dinilai akan lebih efektif jika mampu mendorong keterlibatan aktif audiens, bukan hanya meningkatkan popularitas merek.

Penelitian juga menunjukkan bahwa Om Yudis memiliki peran penting dalam membangun hubungan emosional antara konsumen dan Optimum Gym. Konten latihan, video motivasi, dan aktivitas kebugaran yang dibagikan secara rutin mampu mendorong audiens untuk lebih aktif berinteraksi dengan brand.

Aziz Ikko Wanaden Mantofani dan Alldila Nadhira Ayu Setyaning menyimpulkan bahwa influencer marketing dapat menjadi strategi digital yang efektif bagi industri jasa, khususnya sektor kebugaran. Namun, keberhasilan strategi tersebut sangat bergantung pada kemampuan brand dalam membangun keterlibatan pelanggan secara berkelanjutan.

Temuan ini dinilai relevan bagi pelaku industri kebugaran, bisnis jasa, dan praktisi pemasaran digital di Indonesia. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, strategi pemasaran berbasis influencer yang mampu membangun hubungan emosional dengan pelanggan dinilai dapat membantu meningkatkan loyalitas konsumen dan memperkuat citra merek jangka panjang.

Profil Penulis

  • Aziz Ikko Wanaden Mantofani -  Universitas Islam Indonesia 
  • Alldila Nadhira Ayu Setyaning -Universitas Islam Indonesia

Sumber Penelitian

Mantofani, A. I. W., & Setyaning, A. N. A. (2026). The Impact of Influencer Marketing on Brand Awareness, Customer Brand Engagement, and Overall Brand Quality: Evidence from Optimum Gym Yogyakarta. Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), Vol. 6 No. 2, April 2026, halaman 197–214. 

DOI: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i2.16400

URL : https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijba

Posting Komentar

0 Komentar