Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Tentukan Struktur Modal Sektor Properti Indonesia
Struktur modal perusahaan properti dan real estate di Indonesia dipengaruhi signifikan oleh profitabilitas dan ukuran perusahaan, sementara leverage operasional tidak menunjukkan pengaruh berarti. Temuan ini diungkap oleh Felita Wihelmina Karepu, Jullie J. Sondakh, dan Rudy J. Pusung dari Universitas Sam Ratulangi dalam penelitian yang dipublikasikan tahun 2026. Hasil ini penting karena memberikan gambaran faktor utama dalam pengambilan keputusan pendanaan di sektor properti yang tengah beradaptasi pascapandemi.
Sektor properti dan real estate memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam memenuhi kebutuhan hunian dan mendorong sektor lain seperti konstruksi dan perbankan. Namun, dalam periode 2021–2024, sektor ini mengalami fluktuasi pertumbuhan akibat kenaikan suku bunga kredit dan harga material bangunan. Kondisi tersebut membuat perusahaan harus lebih cermat dalam menentukan struktur modal agar tetap stabil secara finansial.
Cara Penelitian Dilakukan
Penelitian ini menganalisis 27 perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024, dengan total 108 data observasi. Data diolah menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat pengaruh beberapa faktor terhadap struktur modal.
Variabel yang diteliti meliputi:
- Profitabilitas
- Operating leverage
- Ukuran perusahaan
- Struktur modal
Temuan Utama
Hasil penelitian menunjukkan pola pengaruh yang jelas:
- Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal
- Ukuran perusahaan juga berpengaruh signifikan
- Operating leverage tidak berpengaruh signifikan
Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan yang lebih menguntungkan cenderung mengandalkan pendanaan internal, sementara perusahaan dengan ukuran lebih besar memiliki akses lebih luas terhadap pendanaan eksternal.
Makna Temuan
Penelitian ini menguatkan teori Pecking Order, di mana perusahaan lebih memilih menggunakan laba ditahan sebelum mencari pendanaan dari luar.
Felita Wihelmina Karepu dan tim dari Universitas Sam Ratulangi menjelaskan bahwa profitabilitas yang tinggi memungkinkan perusahaan mengurangi ketergantungan pada utang, sehingga risiko keuangan dapat ditekan.
Di sisi lain, ukuran perusahaan mencerminkan stabilitas dan kredibilitas, sehingga perusahaan besar lebih mudah memperoleh pinjaman atau sumber dana eksternal lainnya.
Dampak bagi Dunia Usaha dan Kebijakan
Temuan ini memberikan implikasi penting:
- Perusahaan perlu meningkatkan profitabilitas untuk memperkuat struktur modal
- Perusahaan besar dapat memanfaatkan akses pendanaan eksternal secara optimal
- Pengelolaan risiko keuangan perlu mempertimbangkan komposisi utang dan ekuitas secara seimbang
- Pemerintah dan regulator dapat mendukung stabilitas sektor properti melalui kebijakan pembiayaan
Bagi investor, hasil ini menjadi dasar penting dalam menilai kesehatan keuangan dan strategi pendanaan perusahaan properti.
Profil Penulis
- Felita Wihelmina Karepu, S.E. – Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
- Jullie J. Sondakh, S.E., M.M. – Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
- Rudy J. Pusung, S.E., M.M. – Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Sumber Penelitian
Judul: The Effect of Profitability, Operating Leverage, and Company Size on the Capital Structure of Property and Real Estate Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021–2024
Jurnal: International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE)
Tahun: 2026
DOI: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i2.12

0 Komentar