Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Jakarta - Pusat Musik Nusantara di BSD City, Upaya Modern Lestarikan Musik Tradisional Indonesia. Penelitian yang dilakukan oleh Christ Ibenz Sareng Sakoikoi bersama Maria Sudarwani dan Sri Pare Eni dari Universitas Kristen Indonesia dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa pentingnya menghadirkan ruang modern untuk melestarikan musik tradisional Indonesia yang kian tergerus arus globalisasi.
Penelitian yang dilakukan oleh Christ Ibenz Sareng Sakoikoi bersama Maria Sudarwani dan Sri Pare Eni dari Universitas Kristen Indonesia menyoroti bahwa musik Nusantara bukan sekadar hiburan, tetapi juga identitas budaya dan media komunikasi sosial yang diwariskan secara turun-temurun.
Tantangan Pelestarian Musik Tradisional
Indonesia memiliki kekayaan alat musik tradisional seperti gamelan, angklung, kolintang, hingga sasando. Namun, modernisasi yang cepat membuat eksistensinya semakin terpinggirkan. Generasi muda cenderung lebih akrab dengan musik populer daripada musik daerah. Melihat kondisi tersebut, para peneliti dari Universitas Kristen Indonesia merancang sebuah solusi berbasis ruang fisik: Pusat Musik Nusantara yang tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga pusat edukasi, pelatihan, dan apresiasi budaya.
Menggabungkan Tradisi dan Arsitektur Modern
Penelitian yang dilakukan oleh Christ Ibenz Sareng Sakoikoi bersama Maria Sudarwani dan Sri Pare Eni dari Universitas Kristen Indonesia menyoroti bahwa musik Nusantara bukan sekadar hiburan, tetapi juga identitas budaya dan media komunikasi sosial yang diwariskan secara turun-temurun.
Tantangan Pelestarian Musik Tradisional
Indonesia memiliki kekayaan alat musik tradisional seperti gamelan, angklung, kolintang, hingga sasando. Namun, modernisasi yang cepat membuat eksistensinya semakin terpinggirkan. Generasi muda cenderung lebih akrab dengan musik populer daripada musik daerah. Melihat kondisi tersebut, para peneliti dari Universitas Kristen Indonesia merancang sebuah solusi berbasis ruang fisik: Pusat Musik Nusantara yang tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga pusat edukasi, pelatihan, dan apresiasi budaya.
Menggabungkan Tradisi dan Arsitektur Modern
Konsep utama penelitian ini adalah pendekatan Arsitektur Nusantara Masa Kini, yaitu menggabungkan elemen tradisional dengan teknologi dan desain modern. Pendekatan ini terlihat dari penggunaan bentuk atap khas daerah, material lokal, hingga filosofi bangunan tradisional yang diadaptasi ke dalam desain kontemporer. Bangunan dirancang menyerupai konsep tubuh manusia kepala, badan, dan kaki yang menjadi ciri khas arsitektur tradisional Indonesia. Elemen ini diterjemahkan ke dalam bentuk atap, ruang utama, dan struktur panggung. Selain itu, ornamen tradisional seperti ukiran kayu dan motif batik juga diintegrasikan ke dalam desain interior dan eksterior untuk memperkuat identitas budaya.
Lokasi Strategis di BSD City
BSD City dipilih sebagai lokasi karena merupakan kawasan urban yang berkembang pesat dengan potensi besar di sektor industri kreatif. Lahan seluas 25.700 meter persegi di Jalan Pahlawan Taruna dirancang menjadi pusat kegiatan seni yang mudah diakses masyarakat. Lingkungan sekitar yang didominasi bangunan modern justru menjadi alasan kuat kehadiran pusat musik ini. Tujuannya adalah menghadirkan kembali unsur tradisional di tengah lanskap urban kontemporer.
Fasilitas Lengkap untuk Edukasi dan Pertunjukan
Pusat Musik Nusantara dirancang sebagai kawasan terpadu dengan berbagai fungsi utama, antara lain:
Lokasi Strategis di BSD City
BSD City dipilih sebagai lokasi karena merupakan kawasan urban yang berkembang pesat dengan potensi besar di sektor industri kreatif. Lahan seluas 25.700 meter persegi di Jalan Pahlawan Taruna dirancang menjadi pusat kegiatan seni yang mudah diakses masyarakat. Lingkungan sekitar yang didominasi bangunan modern justru menjadi alasan kuat kehadiran pusat musik ini. Tujuannya adalah menghadirkan kembali unsur tradisional di tengah lanskap urban kontemporer.
Fasilitas Lengkap untuk Edukasi dan Pertunjukan
Pusat Musik Nusantara dirancang sebagai kawasan terpadu dengan berbagai fungsi utama, antara lain:
- Ruang pameran alat musik tradisional.
- Auditorium dan ruang pertunjukan musik.
- Ruang pendidikan dan pelatihan musik.
- Studio latihan dan rekaman.
- Area publik dan administrasi.
- Fasilitas parkir dan ruang pendukung lainnya.
Total luas bangunan mencapai lebih dari 17.000 meter persegi. Desain ruang juga memperhatikan kualitas akustik, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara agar nyaman bagi pengunjung.
Profil Penulis
Christ Ibenz Sareng Sakoikoi merupakan peneliti dan mahasiswa arsitektur di Universitas Kristen Indonesia yang fokus pada desain berbasis budaya lokal.
M. Maria Sudarwani, S.T., M.T., dan Prof. Dr. Ing. Sri Pare Eni, L.M.A.R.S., yang merupakan akademisi dan pakar arsitektur di Universitas Kristen Indonesia dengan keahlian di bidang perancangan arsitektur dan budaya.
Sumber Penelitian
Christ Ibenz Sareng Sakoikoi, M. Maria Sudarwani, S.T., M.T., Prof. Dr. Ing. Sri Pare Eni“Designing the Nusantara Music Center with a Contemporary Nusantara Architectural Approach in the BSD City Area” Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 2 tahun 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i2.15
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas
Profil Penulis
Christ Ibenz Sareng Sakoikoi merupakan peneliti dan mahasiswa arsitektur di Universitas Kristen Indonesia yang fokus pada desain berbasis budaya lokal.
M. Maria Sudarwani, S.T., M.T., dan Prof. Dr. Ing. Sri Pare Eni, L.M.A.R.S., yang merupakan akademisi dan pakar arsitektur di Universitas Kristen Indonesia dengan keahlian di bidang perancangan arsitektur dan budaya.
Sumber Penelitian
Christ Ibenz Sareng Sakoikoi, M. Maria Sudarwani, S.T., M.T., Prof. Dr. Ing. Sri Pare Eni“Designing the Nusantara Music Center with a Contemporary Nusantara Architectural Approach in the BSD City Area” Formosa Journal of Applied Sciences, Vol. 5 No. 2 tahun 2026.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i2.15
URL: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

0 Komentar