Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Makassar - Literasi Keuangan Syariah Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Meningkat Lewat Program Pasar Modal Syariah. Pengabdian yang dilakukan oleh A. Ifayani Haanurat bersama Sukmawati, Sahabuddin Nanda, Muchriana Muchran, Andi Mappatompo, Wa Ode Rayyani, Zalkha Soraya, dan M. Yusuf K dari Universitas Muhammadiyah Makassar dalam artikel pengabdian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Community Services (AJCS) edisi Vol. 5 No. 3 Tahun 2026 menyoroti bahwa literasi keuangan syariah dinilai masih rendah di kalangan mahasiswa Indonesia yang belajar di luar negeri, padahal mereka berpotensi menjadi agen pengembangan ekonomi Islam global.
Pengabdian yang dilakukan oleh A. Ifayani Haanurat bersama Sukmawati, Sahabuddin Nanda, Muchriana Muchran, Andi Mappatompo, Wa Ode Rayyani, Zalkha Soraya, dan M. Yusuf K dari Universitas Muhammadiyah Makassar menyoroti bahwa Program bertajuk Islamic Finance and Indonesia’s Sharia Capital Market: Investment Opportunities for Students Abroad ini dirancang untuk memperkenalkan peluang investasi syariah Indonesia sekaligus memperkuat pemahaman nilai ekonomi Islam.
Latar Belakang: Literasi Syariah Mahasiswa Masih Terbatas
Pengabdian yang dilakukan oleh A. Ifayani Haanurat bersama Sukmawati, Sahabuddin Nanda, Muchriana Muchran, Andi Mappatompo, Wa Ode Rayyani, Zalkha Soraya, dan M. Yusuf K dari Universitas Muhammadiyah Makassar menyoroti bahwa Program bertajuk Islamic Finance and Indonesia’s Sharia Capital Market: Investment Opportunities for Students Abroad ini dirancang untuk memperkenalkan peluang investasi syariah Indonesia sekaligus memperkuat pemahaman nilai ekonomi Islam.
Latar Belakang: Literasi Syariah Mahasiswa Masih Terbatas
Pasar modal syariah Indonesia terus berkembang dengan instrumen seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah. Namun, partisipasi investor muda masih menghadapi tantangan literasi. Mahasiswa Indonesia di luar negeri menjadi kelompok strategis karena memiliki akses ke perspektif global sekaligus berpotensi menyebarkan praktik investasi syariah Indonesia. Tim Universitas Muhammadiyah Makassar menilai keterbatasan informasi terstruktur tentang pasar modal syariah Indonesia membuat mahasiswa sulit memahami mekanisme investasi yang sesuai prinsip Islam. Selain itu, digitalisasi ekonomi global menuntut generasi muda memiliki literasi keuangan yang kuat agar mampu mengambil keputusan investasi yang bertanggung jawab.
Metode Edukasi Hybrid dan Partisipatif
Program dijalankan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis teori ekonomi Islam. Kegiatan dilakukan secara hybrid dengan sesi tatap muka di Universitas Al-Azhar Kairo dan sesi daring melalui konferensi video.
Metode yang digunakan meliputi:
- Penyampaian materi keuangan syariah.
- Penjelasan mekanisme pasar modal syariah Indonesia.
- Pengenalan instrumen investasi syariah.
- Diskusi interaktif dengan praktisi.
- Sesi tanya jawab dan refleksi peserta.
Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan diskusi. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk melihat perubahan pemahaman peserta selama program berlangsung.
Temuan Utama: Pemahaman Investasi Syariah Meningkat
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep keuangan Islam dan pasar modal syariah Indonesia. Indikator peningkatan terlihat dari partisipasi aktif peserta serta kemampuan mereka mengaitkan investasi dengan nilai ekonomi Islam.
Beberapa temuan utama meliputi:
- Mahasiswa memahami prinsip investasi bebas riba, gharar, dan maysir.
- Peserta mengenal instrumen investasi syariah Indonesia.
- Diskusi menunjukkan peningkatan kesadaran tanggung jawab sosial investasi.
- Peserta mampu menghubungkan investasi dengan nilai keadilan dan transparansi.
- Terjadi peningkatan minat terhadap pasar modal syariah Indonesia.
Peneliti mencatat bahwa mahasiswa mulai melihat investasi bukan hanya sebagai aktivitas mencari keuntungan, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi sosial dan penguatan ekonomi umat.
Dampak: Mahasiswa Berpotensi Jadi Agen Ekonomi Islam Global
Program ini juga memperkuat jejaring akademik internasional antara perguruan tinggi Muhammadiyah–Aisyiyah, mahasiswa Indonesia di Mesir, dan praktisi pasar modal syariah. Kolaborasi tersebut membuka peluang edukasi lanjutan serta pendampingan investasi syariah bagi mahasiswa. Menurut tim Universitas Muhammadiyah Makassar, pendekatan edukasi berbasis nilai Islam membantu mahasiswa memahami investasi sebagai bagian dari tanggung jawab moral. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk membangun generasi investor yang etis dan berkelanjutan. Program ini juga menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dapat ditingkatkan melalui model edukasi lintas negara. Mahasiswa Indonesia di luar negeri berpotensi menjadi penghubung antara praktik keuangan global dan ekonomi Islam Indonesia
Profil Penulis
A. Ifayani Haanurat merupakan akademisi bidang ekonomi Islam dari Universitas Muhammadiyah Makassar yang fokus pada literasi investasi syariah dan perilaku investor.
Sukmawati adalah dosen Universitas Muhammadiyah Makassar dengan keahlian keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi.
Sahabuddin Nanda ari Universitas Muhammadiyah Makassar meneliti pengembangan pasar modal syariah dan literasi keuangan mahasiswa.
Dampak: Mahasiswa Berpotensi Jadi Agen Ekonomi Islam Global
Program ini juga memperkuat jejaring akademik internasional antara perguruan tinggi Muhammadiyah–Aisyiyah, mahasiswa Indonesia di Mesir, dan praktisi pasar modal syariah. Kolaborasi tersebut membuka peluang edukasi lanjutan serta pendampingan investasi syariah bagi mahasiswa. Menurut tim Universitas Muhammadiyah Makassar, pendekatan edukasi berbasis nilai Islam membantu mahasiswa memahami investasi sebagai bagian dari tanggung jawab moral. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk membangun generasi investor yang etis dan berkelanjutan. Program ini juga menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dapat ditingkatkan melalui model edukasi lintas negara. Mahasiswa Indonesia di luar negeri berpotensi menjadi penghubung antara praktik keuangan global dan ekonomi Islam Indonesia
Profil Penulis
A. Ifayani Haanurat merupakan akademisi bidang ekonomi Islam dari Universitas Muhammadiyah Makassar yang fokus pada literasi investasi syariah dan perilaku investor.
Sukmawati adalah dosen Universitas Muhammadiyah Makassar dengan keahlian keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi.
Sahabuddin Nanda ari Universitas Muhammadiyah Makassar meneliti pengembangan pasar modal syariah dan literasi keuangan mahasiswa.
Muchriana Muchran dari Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan peneliti ekonomi Islam dan keuangan syariah serta penulis korespondensi penelitian ini.
Andi Mappatompo dari Universitas Muhammadiyah Makassar berfokus pada manajemen investasi dan pasar modal.
Wa Ode Rayyani dari Universitas Muhammadiyah Makassar meneliti akuntansi syariah dan inklusi keuangan Islam.
Zalkha Soraya dari Universitas Muhammadiyah Makassar memiliki bidang kajian literasi ekonomi Islam dan pemberdayaan mahasiswa.
M. Yusuf K dari Universitas Muhammadiyah Makassar berfokus pada pengembangan ekonomi syariah dan pendidikan keuangan Islam.
Sumber Penelitian
Haanurat, A. Ifayani, Sukmawati, Sahabuddin Nanda, Muchriana Muchran, Andi Mappatompo, Wa Ode Rayyani, Zalkha Soraya, dan M. Yusuf K. 2026. “Islamic Finance and Indonesia’s Sharia Capital Market: Investment Opportunities for Students Abroad.” Asian Journal of Community Services (AJCS), Vol. 5 No. 3, 165–174.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i3.8
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs
Sumber Penelitian
Haanurat, A. Ifayani, Sukmawati, Sahabuddin Nanda, Muchriana Muchran, Andi Mappatompo, Wa Ode Rayyani, Zalkha Soraya, dan M. Yusuf K. 2026. “Islamic Finance and Indonesia’s Sharia Capital Market: Investment Opportunities for Students Abroad.” Asian Journal of Community Services (AJCS), Vol. 5 No. 3, 165–174.
DOI: https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i3.8
URL: https://journalajcs.my.id/index.php/ajcs

0 Komentar