Penelitian tahun 2026 oleh Abdul Rahman Safiih dari Universitas Pamulang bersama H. M. Sidik Priadana dan Atty Tri Juniarti dari Universitas Pasundan mengungkap bahwa kepuasan kerja menjadi faktor paling menentukan dalam membentuk komitmen profesional dosen di perguruan tinggi swasta wilayah Tangerang Raya. Studi ini penting karena menyoroti tantangan nyata dunia pendidikan tinggi, mulai dari beban kerja tinggi hingga mobilitas dosen yang meningkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, perguruan tinggi swasta menghadapi tekanan serius seperti ketimpangan kualitas, rendahnya akreditasi unggul, serta tingginya rasio dosen terhadap mahasiswa. Kondisi ini berdampak langsung pada kepuasan kerja dan loyalitas dosen terhadap profesinya. Di sisi lain, meningkatnya mobilitas tenaga kerja profesional menunjukkan bahwa dosen kini semakin mempertimbangkan kesejahteraan dan peluang karier sebelum bertahan di institusi.
Penelitian ini melibatkan 253 dosen dari 12 perguruan tinggi swasta program studi manajemen di Provinsi Banten. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis untuk melihat hubungan antara lingkungan kerja kampus, kepribadian dosen, kepuasan kerja, dan komitmen profesional.
Hasil utama penelitian menunjukkan:
- Iklim organisasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dosen
- Kepribadian dosen memiliki pengaruh lebih kuat terhadap kepuasan kerja
- Pengaruh langsung iklim organisasi terhadap komitmen relatif kecil
- Kepuasan kerja menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan komitmen profesional
- Model penelitian mampu menjelaskan lebih dari 76% variasi komitmen dosen
Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai “jembatan utama” antara faktor organisasi dan karakter individu dalam membentuk komitmen dosen terhadap profesinya.
Abdul Rahman Safiih dari Universitas Pamulang menyatakan bahwa lingkungan kerja yang suportif, komunikasi yang baik, serta sistem penghargaan yang adil akan meningkatkan kepuasan dosen, yang pada akhirnya memperkuat komitmen profesional mereka. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan kepribadian, seperti kemampuan beradaptasi dan kestabilan emosi, dalam menghadapi tuntutan akademik.
Implikasi penelitian ini cukup luas. Bagi perguruan tinggi, hasil ini menjadi dasar untuk memperbaiki iklim organisasi melalui kebijakan yang lebih adil, dukungan karier, dan sistem evaluasi yang transparan. Bagi dosen, pengembangan kompetensi personal menjadi kunci untuk meningkatkan kepuasan dan keberlanjutan karier. Sementara bagi pembuat kebijakan, temuan ini dapat digunakan untuk merancang strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan tinggi.
Profil Penulis
- Abdul Rahman Safiih - Universitas Pamulang
- H. M. Sidik Priadana - Universitas Pasundan
- Atty Tri Juniarti - Universitas Pasundan
Sumber Penelitian
Safiih, A. R., Priadana, H. M. S., & Juniarti, A. T. (2026). Determinants of Job Satisfaction and Its Influence on Lecturers' Commitment to the Profession. International Journal of Education and Life Sciences (IJELS), Vol. 4 No. 3, hlm. 293–302.

0 Komentar