Green Marketing Dorong Minat Beli Produk Ramah Lingkungan, Pengetahuan Konsumen Jadi Kunci

Ilustrasi by AI

FORMOSA NEWS - Malang - Penelitian terbaru oleh Lina Budiarti dari Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Negeri Malang bersama Sudarmiatin dan Agus Hermawan mengungkap bahwa strategi green marketing terbukti meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk ramah lingkungan UMKM di Indonesia. Studi yang dipublikasikan pada 2026 ini menegaskan bahwa pengetahuan lingkungan konsumen berperan penting dalam memperkuat pengaruh tersebut, menjadikannya faktor krusial dalam keberhasilan pemasaran berkelanjutan.

Isu lingkungan kini menjadi perhatian global, termasuk di Indonesia yang menghadapi tantangan serius seperti perubahan iklim, polusi, dan masalah sampah. Dalam konteks ini, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut untuk tidak hanya bersaing secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan jumlah UMKM yang mencapai puluhan juta unit, strategi pemasaran yang inovatif dan relevan menjadi kebutuhan mendesak.

Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah green marketing—strategi pemasaran yang menekankan aspek ramah lingkungan dalam produk dan proses bisnis. Namun, efektivitas strategi ini terhadap keputusan konsumen masih menjadi perdebatan. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang tidak konsisten, sehingga diperlukan kajian lebih mendalam.

Metode Penelitian yang Sederhana dan Terukur

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei online terhadap 122 responden yang mengetahui produk ramah lingkungan dari UMKM di Indonesia. Responden dipilih dengan kriteria tertentu, seperti berusia di atas 18 tahun, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, dan belum pernah membeli produk tersebut.

Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala penilaian, kemudian dianalisis menggunakan metode statistik berbasis model struktural (PLS-SEM). Mayoritas responden adalah perempuan (70,5 persen), berusia 18–24 tahun, dan sebagian besar merupakan mahasiswa.

Temuan Utama Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan beberapa poin penting:

  • Green marketing berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen.
  • Pengetahuan lingkungan memperkuat pengaruh tersebut.
  • Model penelitian mampu menjelaskan 63 persen variasi minat beli konsumen.

Artinya, semakin baik strategi pemasaran yang menonjolkan aspek ramah lingkungan, semakin tinggi kemungkinan konsumen tertarik membeli produk tersebut. Namun, efek ini menjadi jauh lebih kuat ketika konsumen memiliki pemahaman yang baik tentang isu lingkungan.

Mengapa Pengetahuan Lingkungan Penting?

Pengetahuan lingkungan membantu konsumen memahami dampak dari pilihan konsumsi mereka. Konsumen yang sadar lingkungan cenderung lebih kritis dalam menilai klaim produk, mampu membedakan antara produk benar-benar ramah lingkungan dan sekadar strategi “greenwashing”.

Dalam penelitian ini, pengetahuan lingkungan terbukti menjadi faktor penguat. Konsumen yang memahami isu lingkungan lebih mudah diyakinkan oleh strategi green marketing, sehingga lebih terdorong untuk membeli.

Strategi Praktis untuk UMKM

Penelitian ini juga memberikan panduan konkret bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan minat beli konsumen melalui green marketing, antara lain:

  • Green product: menggunakan bahan ramah lingkungan dan dapat didaur ulang
  • Green price: menetapkan harga yang mencerminkan kualitas dan biaya keberlanjutan
  • Green place: memilih saluran distribusi yang mendukung praktik ramah lingkungan
  • Green promotion: mengedukasi konsumen melalui kampanye lingkungan

Strategi ini tidak hanya meningkatkan daya tarik produk, tetapi juga membangun citra bisnis yang bertanggung jawab.

Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Usaha

Temuan ini memiliki implikasi luas. Bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, green marketing bukan sekadar tren, melainkan strategi nyata untuk meningkatkan daya saing. Bagi konsumen, penelitian ini menegaskan pentingnya literasi lingkungan dalam mengambil keputusan pembelian.

Secara lebih luas, pendekatan ini dapat mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat menuju pola yang lebih berkelanjutan. Jika diterapkan secara konsisten, hal ini berpotensi mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas ekonomi.

Lina Budiarti dari Universitas Negeri Malang menekankan bahwa keberhasilan green marketing tidak hanya bergantung pada strategi bisnis, tetapi juga pada tingkat kesadaran konsumen. Edukasi publik menjadi kunci agar upaya pemasaran ramah lingkungan benar-benar efektif.

Profil Penulis

  • Lina Budiarti – Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Negeri Malang, fokus pada pemasaran dan keberlanjutan
  • Sudarmiatin – Dosen Ilmu Manajemen, Universitas Negeri Malang, ahli pemasaran dan UMKM
  • Agus Hermawan – Akademisi Ilmu Manajemen, Universitas Negeri Malang, bidang strategi bisnis dan pemasaran

Sumber Penelitian

Budiarti, L., Sudarmiatin, & Hermawan, A. (2026). The Role of Environmental Knowledge in the Relationship between Green Marketing and Purchase Intention of Eco-Friendly Products of MSMEs. Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR), Vol. 5 No. 4, 1025–1036.

Posting Komentar

0 Komentar