Flash Sale Jadi Faktor Terkuat Pengaruhi Keputusan Belanja di Shopee, Studi Ungkap

Gambar dibuat oleh AI

Penelitian tahun 2026 oleh Desi Sentia Wati, Tezar Arianto, dan Ade Tiara Yulinda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Bengkulu menemukan bahwa strategi digital seperti affiliate marketing, cashback, dan flash sale berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Shopee. Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Finance and Business Management ini menegaskan bahwa flash sale menjadi faktor paling kuat dalam mendorong konsumen untuk segera membeli, terutama di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat.

Perubahan Perilaku Konsumen di Era E-Commerce

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berbelanja. Platform e-commerce seperti Shopee kini menjadi pilihan utama karena kemudahan akses, variasi produk, dan promosi yang menarik.

Namun, banyaknya pilihan justru membuat keputusan pembelian menjadi lebih kompleks. Konsumen sering dihadapkan pada ketidakpastian informasi, risiko produk, serta banjir promosi yang membingungkan. Dalam kondisi ini, strategi pemasaran digital memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan konsumen.

Tiga strategi yang paling banyak digunakan adalah affiliate marketing, cashback, dan flash sale. Ketiganya memiliki pendekatan berbeda—mulai dari rekomendasi influencer hingga insentif harga dan tekanan waktu.

Metodologi: Survei Mahasiswa sebagai Konsumen Digital

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 130 responden, yang merupakan mahasiswa manajemen Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk melihat pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan pembelian.

Dalam model analisis pada halaman 6, hubungan antara ketiga strategi pemasaran (affiliate marketing, cashback, flash sale) dan keputusan pembelian digambarkan sebagai faktor yang saling memengaruhi perilaku konsumen secara simultan.

Temuan Utama: Flash Sale Paling Dominan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, tetapi dengan tingkat kekuatan yang berbeda.

Berdasarkan hasil regresi:

  • Flash sale memiliki pengaruh paling kuat dengan koefisien 0,430
  • Affiliate marketing berpengaruh signifikan dengan koefisien 0,231
  • Cashback juga berpengaruh positif dengan koefisien 0,180
  • Ketiga faktor secara bersama-sama meningkatkan keputusan pembelian konsumen

Artinya, promosi berbatas waktu seperti flash sale paling efektif dalam mendorong konsumen untuk segera melakukan transaksi.

Mengapa Flash Sale Sangat Efektif?

Flash sale bekerja dengan menciptakan rasa urgensi dan kelangkaan. Konsumen merasa harus segera membeli agar tidak kehilangan kesempatan.

Fenomena ini dikenal sebagai Fear of Missing Out (FOMO), yaitu tekanan psikologis yang membuat seseorang takut ketinggalan peluang. Dalam kondisi ini, keputusan pembelian sering terjadi secara impulsif, tanpa pertimbangan panjang.

Penelitian ini menegaskan bahwa tekanan waktu dan diskon besar menjadi kombinasi yang sangat kuat dalam memengaruhi perilaku konsumen.

Peran Affiliate Marketing dan Cashback

Selain flash sale, dua strategi lainnya juga memiliki peran penting:

Affiliate Marketing
Strategi ini memanfaatkan influencer atau pihak ketiga untuk merekomendasikan produk. Kepercayaan terhadap sumber informasi menjadi kunci keberhasilan.

Menurut Tezar Arianto dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, rekomendasi yang kredibel mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong keputusan pembelian.

Cashback
Program cashback memberikan insentif finansial kepada konsumen setelah transaksi. Hal ini meningkatkan persepsi nilai dan membuat konsumen merasa mendapatkan keuntungan tambahan.

Namun, penelitian juga mencatat bahwa cashback yang terlalu kompleks dapat mengurangi efektivitasnya.

Implikasi bagi Bisnis dan Industri E-Commerce

Temuan ini memberikan panduan strategis bagi pelaku bisnis digital:

  1. Optimalkan flash sale sebagai alat utama konversi
    Promosi berbatas waktu terbukti paling efektif mendorong pembelian cepat.
  2. Tingkatkan kualitas konten affiliate
    Kepercayaan konsumen sangat bergantung pada kredibilitas influencer atau affiliator.
  3. Sederhanakan program cashback
    Mekanisme yang transparan dan mudah dipahami akan meningkatkan daya tarik.
  4. Integrasikan strategi pemasaran digital
    Kombinasi antara informasi, insentif, dan tekanan psikologis terbukti paling efektif.

Penelitian ini juga menekankan bahwa strategi pemasaran tidak boleh berdiri sendiri. Integrasi berbagai pendekatan justru memberikan dampak yang lebih besar terhadap perilaku konsumen.

Dampak bagi Konsumen

Bagi konsumen, hasil penelitian ini membantu memahami bagaimana keputusan pembelian sering dipengaruhi oleh faktor eksternal, bukan hanya kebutuhan.

Kesadaran ini penting agar konsumen dapat lebih bijak dalam berbelanja, terutama saat menghadapi promosi agresif seperti flash sale.

Sumber Penelitian

Wati, D. S., Arianto, T., & Yulinda, A. T. (2026). Affiliate Marketing, Cashback, and Flash Sales as Drivers of Consumer Purchase Decisions in Shopee. International Journal of Finance and Business Management (IJFBM), Vol. 4 No. 2, 175–186.

Posting Komentar

0 Komentar