Persepsi Nasabah Bank tentang Adopsi Layanan Perbankan Agen di Dodoma, Tanzania


FORMOSA NEWS-Tanzania

Persepsi Nasabah Tentukan Adopsi Agency Banking di Tanzania, Studi Julius Macha Ungkap Faktor Utamanya

Layanan agency banking semakin penting untuk memperluas akses keuangan di negara berkembang. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Julius Macha dari Institute of Finance Management, Tanzania, mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah bank dalam menggunakan layanan agency banking di Dodoma, Tanzania. Studi ini dipublikasikan pada tahun 2026 dalam jurnal International Journal of Business and Management Practices.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan layanan, keamanan transaksi, dan pengaruh sosial memiliki peran penting dalam mendorong nasabah menggunakan agency banking. Sebaliknya, biaya transaksi ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah.

Temuan ini penting karena agency banking menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan inklusi keuangan di wilayah yang sulit dijangkau oleh kantor cabang bank konvensional.

Solusi Akses Perbankan di Wilayah Terbatas

Di banyak negara berkembang, termasuk Tanzania, masyarakat di daerah terpencil sering mengalami kesulitan mengakses layanan perbankan. Pembangunan kantor cabang bank membutuhkan biaya besar dan infrastruktur yang memadai, sehingga banyak wilayah belum terlayani.

Agency banking hadir sebagai solusi. Dalam sistem ini, bank bekerja sama dengan pihak ketiga seperti toko ritel, kantor pos, supermarket, atau agen uang digital untuk menyediakan layanan perbankan dasar kepada masyarakat.

Melalui agen tersebut, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi, seperti:

-setor dan tarik tunai

-transfer uang

-pembayaran tagihan

-pendaftaran kartu debit atau kredit

Model ini memungkinkan layanan keuangan menjangkau komunitas yang sebelumnya tidak memiliki akses bank.

Menurut Macha, peningkatan akses keuangan memiliki dampak sosial yang luas. Layanan keuangan yang mudah diakses dapat membantu mengurangi kemiskinan, membuka peluang usaha, meningkatkan tabungan masyarakat, serta mendorong pemberdayaan ekonomi.

Survei terhadap 200 Nasabah Bank

Untuk memahami faktor yang memengaruhi penggunaan agency banking, Julius Macha melakukan survei terhadap 200 nasabah bank di Dodoma, ibu kota administratif Tanzania.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Metode ini digunakan untuk menguji hubungan antara berbagai persepsi nasabah dan keputusan mereka menggunakan layanan agency banking.

Penelitian memfokuskan pada empat faktor utama:

-persepsi biaya transaksi

-persepsi kemudahan layanan

-persepsi keamanan

-pengaruh norma sosial atau opini lingkungan sekitar

Data dari responden kemudian dianalisis untuk melihat faktor mana yang paling kuat memengaruhi keputusan nasabah.

Kemudahan dan Keamanan Jadi Faktor Terkuat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan layanan menjadi faktor paling penting dalam mendorong adopsi agency banking. Nasabah lebih cenderung menggunakan layanan ini ketika agen mudah dijangkau dan transaksi dapat dilakukan dengan cepat.

Selain kemudahan, persepsi keamanan juga sangat berpengaruh. Nasabah akan menggunakan layanan jika mereka percaya bahwa transaksi melalui agen aman dan dana mereka terlindungi.

Faktor lain yang juga terbukti berpengaruh adalah norma subjektif, yaitu pengaruh dari orang-orang di sekitar nasabah. Rekomendasi dari keluarga, teman, atau tokoh masyarakat dapat meningkatkan kepercayaan terhadap layanan agency banking.

Sebaliknya, penelitian menemukan bahwa persepsi biaya transaksi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan layanan ini. Dengan kata lain, nasabah tidak terlalu mempertimbangkan biaya selama layanan dianggap mudah dan aman.

Strategi yang Direkomendasikan untuk Bank

Berdasarkan hasil penelitian, Julius Macha memberikan beberapa rekomendasi strategis bagi perbankan.

Pertama, bank perlu memperluas jaringan agen agar layanan semakin mudah dijangkau masyarakat. Semakin dekat lokasi agen dengan komunitas, semakin besar kemungkinan nasabah menggunakan layanan tersebut.

Kedua, bank harus memperkuat sistem keamanan transaksi untuk meningkatkan kepercayaan nasabah. Hal ini dapat dilakukan melalui teknologi keamanan digital, pelatihan agen, serta sistem pengawasan yang lebih ketat.

Ketiga, bank perlu memanfaatkan pengaruh sosial di masyarakat. Kampanye edukasi, promosi berbasis komunitas, serta penyebaran informasi melalui tokoh lokal dapat mempercepat penerimaan masyarakat terhadap layanan ini.

Menurut Macha, pendekatan berbasis komunitas dapat membantu membangun kepercayaan publik.

“Kesadaran masyarakat dan rekomendasi dari lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam membentuk sikap positif terhadap agency banking,” jelasnya.

Mendorong Inklusi Keuangan

Temuan penelitian ini juga memiliki implikasi penting bagi kebijakan pembangunan sektor keuangan.

Dengan memperluas layanan agency banking, bank dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadap sistem perbankan formal. Hal ini berpotensi meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain itu, keberadaan agen bank di tingkat komunitas juga dapat menciptakan peluang usaha baru dan membuka lapangan kerja.

Model layanan ini semakin relevan di era digital, ketika penggunaan telepon seluler dan teknologi finansial berkembang pesat di banyak negara berkembang.

Profil Penulis

Julius Macha adalah akademisi dan peneliti di Institute of Finance Management, Tanzania. Bidang keahliannya meliputi keuangan inklusif, layanan perbankan digital, serta perilaku konsumen dalam sektor jasa keuangan. Penelitiannya banyak berfokus pada bagaimana inovasi layanan keuangan dapat memperluas akses perbankan di negara berkembang.

Sumber Penelitian

Macha, Julius. 2026. “Bank Customers’ Perception on the Adoption of Agency Banking Services in Dodoma, Tanzania.” International Journal of Business and Management Practices, Vol. 4 No. 1, halaman 31–48.
DOI: https://doi.org/10.59890/ijbmp.v4i1.147

https://mrymultitechpublisher.my.id/index.php/ijbmp



Posting Komentar

0 Komentar