Pengaruh Pemasaran Hijau, Pemasaran Konten, dan Kesadaran Lingkungan terhadap Keputusan Pembelian Mobil Listrik Honda di Jawa Barat

Ilustrasi by AI

Cirebon- Green Marketing dan Konten Digital Pengaruhi Keputusan Pembelian Mobil Listrik Honda di Jawa Barat. Penelitian dilakukan oleh Medina Rachmadini, Zico Subekti, dan Rahmadi dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Hasil studi dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA) Vol. 6 No. 1 (Februari 2026).

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Medina Rachmadini, Zico Subekti, dan Rahmadi dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menunjukkan bahwa green marketing, content marketing, dan kesadaran lingkungan memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian mobil listrik Honda di Jawa Barat.

Perubahan Preferensi Konsumen di Era Kendaraan Ramah Lingkungan

Perkembangan teknologi digital, perubahan kondisi ekonomi, serta meningkatnya perhatian terhadap pemanasan global mendorong perubahan strategi pemasaran perusahaan otomotif. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan harga dan kualitas produk, tetapi juga dampak lingkungan dari produk yang mereka gunakan.

Konsep green marketing muncul sebagai strategi yang menekankan proses produksi, distribusi, hingga promosi yang lebih ramah lingkungan. Strategi ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap merek.

Di sisi lain, content marketing melalui media digital dan media sosial menjadi sarana penting bagi perusahaan untuk menjangkau konsumen secara lebih luas dan efisien.

Kombinasi antara strategi pemasaran berkelanjutan dan kesadaran lingkungan masyarakat terbukti mampu memengaruhi sikap konsumen terhadap produk ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik.

Penurunan Penjualan Honda Jadi Latar Belakang Penelitian

Penelitian ini juga dipicu oleh fenomena penurunan penjualan mobil Honda dalam beberapa tahun terakhir. Data yang ditampilkan dalam penelitian menunjukkan bahwa penjualan mobil Honda mengalami penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir.

Data penjualan menunjukkan:

  • 2023: sekitar 12.000 unit
  • 2024: sekitar 6.000 unit
  • 2025: sekitar 1.000 unit

Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan minat konsumen serta meningkatnya persaingan dari produsen mobil listrik baru, seperti BYD, yang menawarkan inovasi teknologi dan citra merek yang berorientasi pada keberlanjutan.

Perubahan preferensi konsumen terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan otomotif untuk menyesuaikan strategi pemasaran mereka.

Survei terhadap Konsumen Mobil Listrik Honda

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menganalisis hubungan antara tiga variabel utama:

  1. Green marketing
  2. Content marketing
  3. Kesadaran lingkungan

Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 pemilik mobil listrik Honda di Jawa Barat. Jumlah responden tersebut dianggap memadai untuk menghasilkan analisis statistik yang stabil sesuai dengan metode penelitian yang digunakan.

Analisis ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketiga faktor tersebut memengaruhi keputusan pembelian konsumen, yang merupakan tahap akhir dalam proses pengambilan keputusan konsumen.

Content Marketing Menjadi Faktor Paling Berpengaruh

Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel penelitian memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian mobil Honda.

Temuan utama penelitian meliputi:

  • Green Marketing → Keputusan Pembelian
    T-statistik: 3,762 | p-value: 0,000
  • Content Marketing → Keputusan Pembelian
    T-statistik: 10,448 | p-value: 0,000
  • Kesadaran Lingkungan → Keputusan Pembelian
    T-statistik: 3,270 | p-value: 0,001

Di antara ketiga variabel tersebut, content marketing memiliki pengaruh paling kuat terhadap keputusan pembelian konsumen.

Penelitian ini juga menemukan nilai R-square sebesar 0,915, yang berarti sekitar 91,5% variasi keputusan pembelian konsumen dapat dijelaskan oleh kombinasi green marketing, content marketing, dan kesadaran lingkungan.

Peran Konten Digital dalam Membangun Hubungan dengan Konsumen

Strategi content marketing memungkinkan perusahaan menyampaikan informasi tentang inovasi teknologi, keunggulan produk, dan nilai keberlanjutan kepada konsumen secara lebih efektif.

Melalui media sosial dan platform digital, perusahaan dapat membangun komunikasi yang lebih interaktif dengan konsumen. Konten yang informatif, menarik, dan relevan dapat meningkatkan keterikatan emosional konsumen terhadap merek.

Ketika konsumen merasa terhubung dengan sebuah merek, tingkat kepercayaan dan loyalitas mereka cenderung meningkat, sehingga mendorong keputusan pembelian.

Kesadaran Lingkungan Mendorong Perilaku Konsumen Ramah Lingkungan

Kesadaran lingkungan juga menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian kendaraan listrik.

Konsumen yang memiliki tingkat kesadaran lingkungan tinggi cenderung mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam memilih produk. Mereka lebih tertarik pada kendaraan yang memiliki:

  • teknologi rendah emisi
  • efisiensi energi tinggi
  • konsep produksi yang ramah lingkungan

Dalam konteks kendaraan listrik, konsumen dengan kesadaran lingkungan tinggi bahkan bersedia mengeluarkan biaya lebih besar karena melihat kendaraan tersebut sebagai investasi jangka panjang yang mendukung kelestarian lingkungan.

Implikasi bagi Industri Otomotif

Hasil penelitian ini memberikan beberapa implikasi strategis bagi industri otomotif, terutama dalam menghadapi persaingan di pasar kendaraan listrik.

Perusahaan disarankan untuk:

  • memperkuat strategi green marketing
  • memaksimalkan penggunaan content marketing digital
  • meningkatkan edukasi konsumen mengenai isu lingkungan dan teknologi ramah lingkungan

Integrasi ketiga strategi tersebut dapat membantu perusahaan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat citra merek sebagai produsen kendaraan yang peduli terhadap keberlanjutan.

Kesimpulan

Penelitian ini menunjukkan bahwa green marketing, content marketing, dan kesadaran lingkungan secara bersama-sama memiliki pengaruh besar terhadap keputusan pembelian mobil listrik Honda di Jawa Barat.

Di antara ketiga faktor tersebut, content marketing menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan konsumen, yang menegaskan pentingnya strategi komunikasi digital dalam pemasaran modern.

Integrasi antara pemasaran berkelanjutan dan edukasi lingkungan menjadi kunci bagi perusahaan otomotif untuk meningkatkan daya saing dalam era kendaraan ramah lingkungan.

Profil Penulis

  • Medina Rachmadini- Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Zico Subekti- Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Rahmadi- Universitas Swadaya Gunung Jati

Sumber Penelitian

Rachmadini, M., Subekti, Z., & Rahmadi. (2026).The Influence of Green Marketing, Content Marketing, and Environmental Awareness on the Purchase Decision of Honda Electric Cars in West Java. Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), Vol. 6 No. 1, 145–162.

DOI: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i1.16226

URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijba


Posting Komentar

0 Komentar