Pengaruh Inovasi Layanan Tambahan terhadap Keputusan Pembelian di Resor dan Vila di Ubud yang Dimediasi oleh Niat Perilaku Turis Keluarga Multigenerasi

Ilustrasi by AI

Bali- Inovasi Layanan Tambahan di Hotel Ubud Dorong Keputusan Menginap Wisatawan Keluarga Multigenerasi. Penelitian dilakukan oleh Deasy Astrid Natalia, Komang Agus Rudi Indra Laksmana, dan I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi dari Universitas Mahendradatta. Hasil studi dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA) Vol. 6 No. 1 (Februari 2026).

Penelitian dilakukan oleh Deasy Astrid Natalia, Komang Agus Rudi Indra Laksmana, dan I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi menunjukkan bahwa inovasi layanan tambahan atau add-on services di hotel dan vila dapat menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan menginap wisatawan keluarga jenis ini.

Tren Wisata Keluarga Multigenerasi Terus Meningkat

Segmentasi wisata keluarga multigenerasi menjadi salah satu tren yang berkembang pesat dalam industri pariwisata global. Data menunjukkan bahwa hampir 47 persen wisatawan melakukan perjalanan bersama keluarga multigenerasi, meningkat sekitar 17 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di Indonesia, tren ini juga semakin kuat. Sekitar 58 persen wisatawan Indonesia berencana melakukan perjalanan keluarga lintas generasi, menjadikan destinasi seperti Bali sebagai pilihan utama.

Kawasan Ubud di Kabupaten Gianyar menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan keluarga karena menawarkan kombinasi budaya, alam, serta akomodasi resort dan vila yang luas dan ramah keluarga. Data Badan Pusat Statistik Bali mencatat bahwa wilayah Gianyar menerima lebih dari 250.000 kunjungan wisatawan domestik setiap bulan, dengan total 742.808 kunjungan selama periode Maret hingga Juni 2025.

Namun dengan lebih dari 4.500 properti akomodasi yang terdaftar di platform online di Ubud, persaingan antarhotel semakin ketat. Oleh karena itu, hotel perlu menciptakan strategi diferensiasi untuk menarik wisatawan.

Inovasi Layanan Tambahan Jadi Strategi Diferensiasi

Salah satu strategi yang semakin banyak digunakan adalah inovasi layanan tambahan atau add-on services.

Layanan ini merupakan fasilitas tambahan yang ditawarkan selain layanan inti penginapan, seperti:

  • Program budaya Bali
  • Kelas memasak tradisional
  • Paket spa dan wellness
  • Aktivitas anak-anak
  • Transportasi pribadi dari dan ke bandara

Layanan tambahan ini memberikan nilai pengalaman yang lebih lengkap bagi wisatawan, terutama bagi keluarga multigenerasi yang memiliki kebutuhan berbeda di setiap kelompok usia.

Penelitian pada Empat Resort dan Vila di Ubud

Penelitian dilakukan pada empat properti akomodasi di Ubud, yaitu:

  • Tanah Gajah, A Resort by Hadiprana
  • The Royal Pita Maha
  • Bhuwana Ubud Hotel and Farming
  • Purana Suite Ubud

Sebanyak 90 responden wisatawan keluarga multigenerasi yang pernah menginap di salah satu properti tersebut dipilih sebagai sampel penelitian.

Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 18 indikator penelitian yang mengukur tiga variabel utama:

  1. Inovasi layanan tambahan
  2. Niat perilaku wisatawan (behavioral intention)
  3. Keputusan pembelian atau keputusan menginap

Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0.

Inovasi Layanan Tambahan Meningkatkan Minat dan Keputusan Menginap

Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi layanan tambahan memiliki pengaruh positif terhadap niat perilaku wisatawan dan keputusan pembelian.

Beberapa temuan utama penelitian antara lain:

1. Inovasi layanan tambahan meningkatkan niat wisatawan untuk menggunakan layanan tersebut
Koefisien pengaruh menunjukkan nilai β = 0,517 (p = 0,000).

2. Inovasi layanan tambahan juga memengaruhi keputusan pembelian secara langsung
Nilai pengaruh tercatat β = 0,297 (p = 0,006).

3. Niat perilaku wisatawan sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian
Hubungan ini menunjukkan nilai β = 0,457 (p = 0,000).

Selain itu, penelitian menemukan bahwa niat perilaku wisatawan berperan sebagai mediator antara inovasi layanan tambahan dan keputusan pembelian.

Artinya, inovasi layanan tambahan tidak hanya memengaruhi keputusan pembelian secara langsung, tetapi juga melalui proses psikologis berupa niat dan sikap positif wisatawan terhadap layanan tersebut.

Nilai Pengalaman Menjadi Faktor Penting

Penelitian menunjukkan bahwa wisatawan keluarga multigenerasi sangat menghargai layanan tambahan yang memberikan pengalaman unik bagi seluruh anggota keluarga.

Inovasi layanan seperti aktivitas budaya, kelas memasak, atau paket wellness memungkinkan keluarga dari berbagai generasi untuk berpartisipasi bersama dalam satu pengalaman wisata.

Namun penelitian juga menemukan bahwa banyak layanan tambahan di hotel-hotel Ubud mulai terlihat serupa. Hal ini membuat layanan tersebut kurang memiliki daya pembeda antarhotel.

Akibatnya, wisatawan sering melihat layanan tambahan hanya sebagai standar industri, bukan sebagai inovasi yang benar-benar unik.

Tantangan: Layanan Tambahan Mulai Menjadi Standar Industri

Penelitian mengungkap fenomena menarik yang disebut sebagai “komoditisasi layanan tambahan”.

Banyak resort dan vila di Ubud menawarkan jenis layanan tambahan yang hampir sama, seperti program budaya, spa, aktivitas anak, dan transportasi bandara.

Ketika semua hotel menawarkan layanan serupa, maka keunggulan kompetitif dari inovasi layanan tambahan menjadi berkurang.

Untuk mengatasi hal ini, hotel perlu mengembangkan inovasi yang lebih personal dan kreatif.

Rekomendasi untuk Industri Perhotelan

Penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi strategis bagi pengelola hotel dan vila, antara lain:

  • Mengembangkan layanan tambahan yang lebih personal dan unik bagi keluarga multigenerasi
  • Menciptakan paket pengalaman keluarga yang menggabungkan beberapa layanan sekaligus
  • Menggunakan strategi komunikasi pemasaran yang menonjolkan pengalaman keluarga
  • Menawarkan paket layanan keluarga dengan harga yang lebih menarik

Contoh inovasi yang disarankan antara lain:

  • Paket memasak keluarga dengan resep yang dapat disesuaikan
  • Program spa bersama antara kakek-nenek dan cucu
  • Aktivitas budaya keluarga dengan pendongeng lokal
  • Paket petualangan khusus untuk kakek-nenek dan cucu

Kesimpulan

Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi layanan tambahan memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan wisatawan keluarga multigenerasi untuk menginap di resort dan vila di Ubud.

Niat perilaku wisatawan terbukti menjadi faktor penting yang menjembatani hubungan antara inovasi layanan dan keputusan pembelian.

Dalam persaingan industri pariwisata yang semakin ketat, hotel dan vila perlu terus menciptakan inovasi layanan yang unik, personal, dan mampu memberikan pengalaman bersama bagi seluruh anggota keluarga lintas generasi.

Profil Penulis

  • Deasy Astrid Natalia-  Universitas Mahendradatta 
  • Komang Agus Rudi Indra Laksmana-  Universitas Mahendradatta 
  • I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi-  Universitas Mahendradatta 

Sumber Penelitian

Natalia, D. A., Laksmana, K. A. R. I., & Srikandi, I. G. A. D. W. (2026). The Influence of Add-on Service Innovation on Purchasing Decisions at Resorts and Villas in Ubud Mediated by the Behavioral Intention of Multigenerational Family Tourists. Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA), Vol. 6 No. 1, 173–184.

DOI: https://doi.org/10.55927/ijba.v6i1.16249

URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijba


Posting Komentar

0 Komentar