Identitas Katolik dalam Praktik: Survei tentang Kesadaran dan Pemahaman tentang Katekismus Dasar di Kalangan Mahasiswa



Gambar Ilustrasi AI

ORMOSA NEWS - Filipina - Pemahaman Katekismus Mahasiswa Katolik Tinggi, Namun Kedalaman Iman Masih Terbatas. Penelitian yang  dilakukan oleh Margelyn L. Goaynon, Jomar Troy P. Abregana, Ermito R. Dayaba, Christine Faith G. Marpa, Ivan D. Tata, Shane Dee C. Tinanyag, Benedict L. Angco Jr., dan Evan P. Taja-on dari San Isidro College dalam artikel agama yang dipublikasikan pada Indonesian Journal of Christian Education and Theology (IJCET) edisi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 menyoroti bahwa mahasiswa Katolik memiliki tingkat kesadaran tinggi terhadap ajaran dasar Gereja, tetapi pemahaman mendalam mereka tentang makna iman masih terbatas.

Kesenjangan antara Praktik Iman dan Pemahaman Ajaran
Katekismus Gereja Katolik merupakan rujukan resmi ajaran iman yang mencakup doktrin, liturgi, moral, dan doa. Dalam pendidikan Katolik, katekismus berfungsi membentuk karakter moral dan identitas iman mahasiswa. Namun, banyak mahasiswa aktif dalam praktik keagamaan seperti misa, doa, dan devosi, tanpa sepenuhnya memahami dasar teologis dari praktik tersebut. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ekspresi iman mahasiswa lebih bersifat kebiasaan daripada pemahaman sadar. Pada tahap usia mahasiswa masa penting pembentukan identitas intelektual dan moral keterbatasan pemahaman iman dapat menghambat integrasi antara keyakinan dan kehidupan sehari-hari.

Metodologi: Survei 196 Mahasiswa dari Tujuh Fakultas
Penelitian dilakukan di San Isidro College menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sebanyak 196 mahasiswa dari tujuh program studi dipilih melalui stratified random sampling untuk memastikan representasi lintas disiplin dan tingkat studi.
Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur dua aspek utama:
  • Kesadaran terhadap ajaran dasar katekismus
  • Pemahaman terhadap makna ajaran tersebut
Instrumen telah diuji reliabilitasnya dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan pola umum pemahaman iman mahasiswa.

Temuan Utama: Kesadaran Tinggi, Pemahaman Dasar
Hasil penelitian menunjukkan pola konsisten: mahasiswa memiliki kesadaran iman yang tinggi, tetapi pemahaman konseptual masih pada tingkat dasar.
Tingkat kesadaran ajaran katekismus: tinggi
  • Kesadaran ajaran Katolik: skor rata-rata 5,38.
  • Integrasi dalam kehidupan sehari-hari: 5,46.
  • Peran iman dalam kehidupan: 5,51.
  • Relasi dan komunitas: 5,41.
  • Identitas iman dan praktik: 5,26.
Secara keseluruhan, mahasiswa menunjukkan familiaritas kuat terhadap ajaran Katolik dan relevansinya dalam kehidupan sosial dan pribadi.

Tingkat pemahaman ajaran katekismus: dasar

  • Iman dan kepercayaan: 5,27 (familiaritas dasar).
  • Sakramen dan ibadat: 5,27 (familiaritas dasar).
  • Moral dan ajaran sosial: 5,34 (pemahaman baik).
  • Iman dalam kehidupan: 5,33 (pemahaman baik).
  • Identitas iman: 5,19 (familiaritas dasar).

Temuan ini menunjukkan mahasiswa lebih memahami aspek iman yang terkait tindakan moral sehari-hari dibandingkan aspek teologis atau simbolik seperti sakramen dan identitas iman.

Implikasi bagi Pendidikan Katolik
Hasil penelitian memiliki implikasi langsung bagi lembaga pendidikan Katolik dan pembinaan iman mahasiswa:
Penguatan katekese di perguruan tinggi - Program pembinaan iman perlu menekankan refleksi makna, bukan hanya praktik religius.
Integrasi iman dan kehidupan akademik - Pembelajaran harus membantu mahasiswa menghubungkan ajaran iman dengan keputusan moral dan identitas diri.

Profil Penulis
Margelyn L. Goaynon, M.A. – Dosen pendidikan agama Katolik, San Isidro College.
bidang katekese dan formasi iman.
Jomar Troy P. Abregana, M.A. – Pengajar pendidikan Kristen dan spiritualitas pemuda, San Isidro College.
Ermito R. Dayaba, M.A. – Akademisi pendidikan Katolik dan pengembangan karakter.
Christine Faith G. Marpa, M.A. – Peneliti pendidikan iman dan identitas religius mahasiswa.
Ivan D. Tata, M.A. – Dosen teologi pastoral dan pendidikan iman.
Shane Dee C. Tinanyag, M.A. – Peneliti spiritualitas dan pembinaan iman muda.
Benedict L. Angco Jr., M.A. – Akademisi pendidikan Katolik dan moral sosial.
Evan P. Taja-on, Ph.D. – Profesor pendidikan religius dan spiritualitas di San Isidro College;
Bidang Keahlian: pendidikan iman dan pembentukan karakter
.

Sumber Penelitian
Goaynon, Margelyn L., Abregana, Jomar Troy P., Dayaba, Ermito R., Marpa, Christine Faith G., Tata, Ivan D., Tinanyag, Shane Dee C., Angco Jr., Benedict L., & Taja-on, Evan P. 2026. Catholic Identity in Practice: A Survey on Awareness and Understanding of the Basic Catechism Among College Students. Indonesian Journal of Christian Education and Theology (IJCET), Vol. 5 No. 1, Februari 2026, hlm. 31–38.
DOI: https://doi.org/10.55927/ijcet.v5i1.4
URL: https://journalijcet.my.id/index.php/ijcet

Posting Komentar

0 Komentar