Padangsidimpuan- Kemiringan Lereng Pengaruhi Sifat Tanah di Lahan Sawit
Padang Lawas. Penelitian yang dilakukan Sohibul Mikrat Nasution, Yusriani
Nasution, Erwin Syah Lubis, Rasmita Adelina, dan Dini Puspita Yanty dari
Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan yang dipublikasikan dalam International
Journal of Integrated Science and Technology (IJIST) Vol. 4 No. 2 (Februari
2026).
Penelitian
yang dilakukan Sohibul Mikrat Nasution, Yusriani Nasution, Erwin Syah Lubis,
Rasmita Adelina, dan Dini Puspita Yanty Kemiringan lereng terbukti
berpengaruh terhadap sifat fisik dan kimia tanah di lahan kelapa sawit, yang
ditemukan bahwa perbedaan kelas
lereng berkaitan dengan variasi tekstur tanah, pH, kandungan C-organik, serta
unsur hara makro seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).
Tiga
Kelas Lereng Jadi Fokus Penelitian
Tim
peneliti menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling pada tiga
kelas kemiringan lereng:
- Lereng
landai (0–15%)
- Lereng
curam (16–30%)
- Lereng
sangat curam (31–45%)
Parameter
yang dianalisis meliputi:
- Tekstur
tanah
- Derajat
keasaman (pH)
- Kandungan
karbon organik (C-organik)
- Unsur
hara makro: nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K)
Pendekatan
ini bertujuan memahami hubungan kompleks antara kondisi topografi dan kualitas
tanah di lahan sawit.
Lereng dan Risiko Degradasi Tanah
Kemiringan
lereng berperan penting dalam proses erosi dan distribusi bahan organik.
Semakin curam lereng, potensi kehilangan lapisan atas tanah (topsoil) semakin
tinggi. Padahal lapisan ini mengandung unsur hara penting bagi pertumbuhan
tanaman.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa variasi kemiringan lereng memengaruhi distribusi
tekstur dan kandungan hara tanah. Pada lereng yang lebih curam, kandungan bahan
organik cenderung lebih rendah akibat erosi permukaan dan pencucian unsur hara.
Sebaliknya,
pada lereng landai, akumulasi bahan organik relatif lebih baik karena aliran
air permukaan lebih terkendali.
pH dan Unsur Hara Ikut Terpengaruh
Perbedaan
kemiringan juga berkorelasi dengan tingkat keasaman tanah. Tanah pada lereng
tertentu menunjukkan variasi pH yang dapat memengaruhi ketersediaan unsur hara.
Unsur
nitrogen, fosfor, dan kalium sebagai hara utama tanaman sawit menunjukkan pola
distribusi yang berbeda pada masing-masing kelas lereng. Kondisi ini
berimplikasi langsung pada produktivitas tanaman dan strategi pemupukan.
Penelitian
ini menegaskan bahwa pengelolaan lahan sawit tidak bisa diseragamkan tanpa
mempertimbangkan kondisi topografi.
Implikasi
untuk Konservasi Lahan Sawit
Temuan
penelitian menguatkan bahwa kemiringan lereng memiliki hubungan kompleks dengan
sifat tanah dan harus menjadi dasar dalam perencanaan konservasi lahan.
Strategi
yang direkomendasikan antara lain:
- Penerapan
teknik konservasi tanah pada lereng curam
- Penggunaan
tanaman penutup tanah untuk mengurangi erosi
- Penyesuaian
dosis pupuk berdasarkan kondisi lereng
- Pembuatan
terasering pada lahan sangat curam
Tanpa
pengelolaan yang tepat, lahan sawit di daerah berbukit berisiko mengalami
degradasi kesuburan dalam jangka panjang.
Kontribusi
bagi Perkebunan Berkelanjutan
Penelitian
ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit
yang berkelanjutan. Dengan memahami hubungan antara kemiringan lereng dan sifat
tanah, pengelola kebun dapat:
- Meningkatkan
efisiensi pemupukan
- Mengurangi
kehilangan unsur hara
- Menekan
laju erosi
- Menjaga
produktivitas jangka panjang
Pendekatan
berbasis data ilmiah dinilai krusial dalam menghadapi tantangan degradasi lahan
dan perubahan iklim.
Profil Penulis
- Sohibul Mikrat Nasution- Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
- Yusriani Nasution- Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
- Erwin Syah Lubis- Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
- Rasmita Adelina- Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
- Dini Puspita Yanty- Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan
Sumber Penelitian
Nasution, S. M., Nasution, Y., Lubis, E. S., Adelina, R., & Yanty, D. P. (2026). The Relationship of Slopes to Soil Properties on Oil Palm Land. International Journal of Integrated Science and Technology (IJIST), Vol. 4 No. 2, 112–121.
DOI: https://doi.org/10.59890/ijist.v4i2.285
URL: https://ntlmultitechpublisher.my.id/index.php/ijist

0 Komentar