Deli Serdang, Sumatera Utara— Optimalisasi Biaya dan
Keuntungan Budidaya Ikan Gurami Melalui Penerapan Persamaan Linear Dua Variabel
Berbantuan Aplikasi Cymath. Penelitian ini dilakukan oleh Arisan Candra
Nainggolan dan Sondang Noverica dari Program Studi Pendidikan Matematika
Universitas Katolik Santo Thomas, yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengabdian
Masyarakat Formosa (JPMF) pada Februari 2026.
Penelitian yang dilakukan oleh Arisan Candra Nainggolan dan Sondang Noverica mengungkapkan bahwa matematika sederhana berbasis aplikasi dapat membantu petani mengoptimalkan biaya dan meningkatkan potensi keuntungan budidaya ikan gurami.
Krisis pakan
pascabencana dan pilihan gurami sebagai solusi
Banjir dan longsor yang melanda 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara
menyebabkan kerusakan lahan pertanian dan gangguan distribusi bahan baku pakan.
Harga pakan ternak pabrikan meningkat tajam. Warga Desa Tanjung Anom yang
sebagian besar memiliki usaha sampingan di sektor perikanan dan peternakan
terdampak langsung.
Dalam kondisi tersebut, ikan gurami dipilih sebagai alternatif strategis.
Gurami dikenal tahan terhadap kondisi air dengan oksigen rendah, tingkat
kematian relatif rendah, serta memiliki permintaan pasar yang stabil.
Keunggulan lainnya, gurami dapat mengonsumsi pakan alternatif dalam proporsi
besar tanpa mengganggu pertumbuhan optimal.
Arisan Candra Nainggolan dan Noverica menekankan bahwa kombinasi pakan pabrikan dan pakan alternatif dapat menekan biaya secara signifikan. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pelet, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal seperti daun-daunan, dedak, azolla, dan limbah pertanian.
Matematika
jadi alat hitung biaya produksi
Dalam pelatihan, peserta diajarkan membangun model sederhana seperti:
- Total pakan harian.
- Harga masing-masing jenis pakan.
- Total biaya yang tersedia.
Model tersebut kemudian
dimasukkan ke aplikasi Cymath untuk mendapatkan solusi cepat dan terstruktur.
Salah satu contoh kasus yang diberikan adalah kombinasi pelet dan
hijauan dengan total 12 kg pakan dan total biaya Rp60.000 per hari. Hasil
perhitungan menunjukkan komposisi optimal:
- 3 kg pelet
- 9 kg hijauan
Komposisi ini memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus menjaga biaya tetap sesuai anggaran.Peserta juga mempraktikkan perhitungan jumlah kolam berdasarkan anggaran pembuatan. Dari simulasi biaya Rp8.000.000 dengan kombinasi kolam tanah dan kolam terpal, perhitungan menunjukkan proporsi kolam tanah dan terpal yang paling realistis secara finansial. Dari 20 peserta, 18 orang memilih kolam terpal karena biaya awal lebih rendah dan perawatan lebih mudah.
Tiga temuan
utama kegiatan
Berdasarkan evaluasi kuesioner dan observasi selama pelatihan, tim
mencatat tiga temuan utama:
- Seluruh peserta mampu menggunakan aplikasi Cymath untuk menyelesaikan soal optimasi sederhana.
- Kombinasi pakan alternatif menurunkan ketergantungan pada pelet dan membuka peluang penghematan hingga signifikan.
- Kolam terpal menjadi pilihan paling diminati karena fleksibel dan cocok untuk skala usaha kecil-menengah.
Selain itu, jenis pakan alternatif yang paling banyak dipilih peserta adalah hijauan (daun pepaya, daun talas, kangkung) dan tanaman air seperti azolla serta lemna.
Teknologi
sederhana, dampak nyata
Pendekatan ini menunjukkan bahwa literasi matematika dan literasi
digital dapat berjalan beriringan. Dengan bantuan aplikasi gratis di ponsel, petani
dapat:
- Menghitung kebutuhan pakan secara presisi.
- Mengontrol biaya produksi sebelum memulai siklus budidaya.
- Membuat keputusan investasi kolam berdasarkan simulasi matematis.
- Menghindari kerugian akibat perhitungan manual yang tidak akurat.
Implikasi
bagi pendidikan dan pemberdayaan desa
Program ini memperlihatkan bahwa perguruan tinggi dapat berperan langsung
dalam membantu masyarakat mengatasi masalah ekonomi melalui pendekatan ilmiah
yang aplikatif. Model pelatihan berbasis Service Learning memungkinkan
mahasiswa dan dosen terlibat langsung dalam pemecahan masalah nyata.
Rekomendasi
yang dihasilkan antara lain:
- Pelatihan lanjutan optimasi biaya produksi berbasis aplikasi digital.
- Pengembangan modul sederhana matematika terapan untuk petani dan pelaku UMKM.
- Pendampingan jangka panjang agar praktik budidaya lebih terstruktur.
- Integrasi literasi digital dalam program pemberdayaan ekonomi desa.
Profil
Penulis
- Arisan Candra Nainggolan- Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Katolik Santo Thomas.
- Sondang Noverica- Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Katolik Santo Thomas.
Sumber
Penelitian
Nainggolan, A. C., &
Noverica, S. (2026). Optimizing the Cost and Profit of Gourami Fish
Cultivation Through the Application of Cymath Application-Assisted Two-Variable
Linear Equations.
Jurnal Pengabdian
Masyarakat Formosa (JPMF), Vol. 5 No. 1, hlm. 1–14.
DOI: https://doi.org/10.55927/jpmf.v5i1.132
URL Resmi: https://ntlformosapublisher.org/index.php/jpmf
0 Komentar