Keterlibatan Karyawan Hijau Dorong Keberlanjutan Kerja di Bank Digital, Studi Universitas Mercu Buana

Ilustrasi by AI

FORMOSA NEWS - Jakarta - Penelitian terbaru oleh Hernita Suci Pratiwi dan Suprapto dari Universitas Mercu Buana, dipublikasikan tahun 2026, mengungkap bahwa keterlibatan karyawan dalam program ramah lingkungan berperan besar dalam menjaga keberlanjutan perilaku kerja di sektor perbankan digital. Studi ini penting karena industri digital banking menghadapi tekanan untuk tetap efisien sekaligus berkelanjutan secara lingkungan di tengah percepatan transformasi teknologi. 

Penelitian dilakukan pada karyawan divisi layanan pelanggan BCA Digital, salah satu bank digital di Indonesia yang mengintegrasikan prinsip ESG dalam operasionalnya. Hasilnya menunjukkan bahwa keberhasilan strategi keberlanjutan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh motivasi dan keterlibatan karyawan dalam nilai-nilai lingkungan. 

Tantangan SDM di Era Perbankan Digital

Transformasi digital membuat bank harus memberikan layanan cepat dan responsif, yang meningkatkan tekanan kerja bagi karyawan, terutama di lini layanan pelanggan. Kondisi ini dapat menurunkan performa, meningkatkan turnover, dan mengganggu keberlanjutan tenaga kerja jika tidak diimbangi strategi pengelolaan sumber daya manusia yang tepat. 

Pendekatan manajemen SDM berbasis lingkungan atau green human resource management mulai dipandang sebagai solusi. Strategi ini menekankan pembentukan budaya kerja ramah lingkungan, peningkatan motivasi karyawan untuk mendukung keberlanjutan, serta penciptaan iklim organisasi yang mendorong perilaku hijau.

Metode Penelitian Singkat

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan seluruh 130 karyawan tetap divisi layanan pelanggan BCA Digital sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). 

Model penelitian menguji hubungan antara:

  • keterlibatan karyawan hijau (green employee engagement)
  • iklim organisasi hijau (green organizational climate)
  • motivasi kerja hijau (green work motivation)
  • keberlanjutan perilaku kerja hijau (green employee sustainability)

Temuan Utama Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan beberapa poin penting:

1. Keterlibatan karyawan berpengaruh besar
Semakin aktif karyawan terlibat dalam program lingkungan perusahaan, semakin tinggi konsistensi perilaku kerja berkelanjutan yang mereka tunjukkan.

2. Motivasi kerja hijau menjadi faktor kunci
Motivasi yang berorientasi lingkungan terbukti mendorong karyawan menjalankan praktik kerja ramah lingkungan secara konsisten.

3. Iklim organisasi tidak langsung berpengaruh
Lingkungan kerja yang mendukung keberlanjutan ternyata tidak otomatis membuat karyawan berperilaku hijau, kecuali jika didukung motivasi internal.

4. Peran motivasi sebagai penghubung
Motivasi kerja hijau berfungsi sebagai mediator yang menjembatani pengaruh keterlibatan dan iklim organisasi terhadap perilaku kerja berkelanjutan. 

Model penelitian juga menunjukkan kemampuan penjelasan yang sangat kuat, dengan variabel-variabel penelitian mampu menjelaskan sekitar 82,7% variasi perilaku keberlanjutan karyawan

Dampak bagi Dunia Kerja dan Industri Digital

Temuan ini memberi pesan jelas bagi organisasi digital: kebijakan ramah lingkungan saja tidak cukup. Perusahaan perlu membangun keterlibatan emosional karyawan serta memupuk motivasi pribadi mereka terhadap keberlanjutan.

Dalam konteks perbankan digital, strategi ini dapat diterapkan melalui:

  • sistem kerja paperless yang melibatkan karyawan secara aktif
  • penghargaan bagi kontribusi lingkungan
  • pelatihan keberlanjutan berbasis perilaku
  • kepemimpinan yang memberi teladan praktik hijau

Jika diterapkan konsisten, strategi tersebut dapat meningkatkan retensi karyawan, efisiensi operasional, serta reputasi perusahaan dalam praktik bisnis berkelanjutan.

Pandangan Peneliti

Hernita Suci Pratiwi dari Universitas Mercu Buana menekankan bahwa keterlibatan karyawan tidak sekadar partisipasi administratif.

Menurutnya, keterlibatan yang kuat menciptakan komitmen emosional terhadap tujuan lingkungan perusahaan, yang kemudian memicu motivasi dan perilaku berkelanjutan jangka panjang. 

Peneliti juga menyarankan organisasi memperkuat komunikasi nilai keberlanjutan dan memastikan kebijakan lingkungan benar-benar dipahami serta diinternalisasi oleh karyawan.

Profil Penulis

Hernita Suci Pratiwi
Peneliti bidang manajemen sumber daya manusia dan keberlanjutan organisasi
Universitas Mercu Buana

Suprapto
Dosen dan peneliti manajemen organisasi serta perilaku kerja berkelanjutan
Universitas Mercu Buana

Sumber Penelitian

Pratiwi, H. S., & Suprapto. (2026).
The Influence of Green Employee Engagement and Green Organization Climate on Green Employee Sustainability Mediated by Green Work Motivation Among Employees in the Customer Service Division of BCA Digital.
Asian Journal of Applied Business and Management, Vol. 5 No. 1.

Posting Komentar

0 Komentar